GINA: ALAT SEDUH TERPINTAR DAN TERCANGGIH – SEJAUH INI

Alat seduh terbaru dari Goat Story ini seolah terjemahan terhadap definisi “produk masa depan”.

GOAT Story, sebuah project company asal Slovenia yang sebagian besar anggota timnya berisikan anak-anak muda penggemar desain dan sains, belum lama ini meluncurkan produk terbaru mereka yang dinamakan GINA smart coffee instrument. Produk inovatif ini diluncurkan masih dengan melibatkan Kickstarter, platform pendanaan publik terbesar di dunia yang juga mereka gunakan untuk merilis Goat Mug pada 2014 lalu.

Setelah sukses besar dengan Goat Mug, Anže Miklavec (CEO dari Goat Story) bersama dengan timnya bergerak cepat. Dua tahun kemudian, persisnya di tahun 2016 mereka kembali mengenalkan campaign baru yaitu Gina smart coffee instrument yang saat ini sedang populer di kalangan penggemar kopi spesialti di Eropa timur.

Menarik jika menyimak bagaimana Gina—yang dengan bangga mereka sebut sebagai alat seduh terpintar saat ini—bekerja. Saat pertama kali melihatnya sejujurnya saya sempat tak yakin karena penampilannya yang sederhana: dripper dari keramik, frame terpisah dari stainless steel, dan sebuah server untuk menampung kopi. Itu tok. Tidak ada tombol atau kabel penghubung apapun (selain untuk mengisi ulang baterai) yang memberi semacam petunjuk bagaimana ia bekerja dan terkoneksi dengan ponsel. Belakangan saya tahu bahwa sebuah fitur nirkabel berkonsep Bluetooh dipasang di bagian dalam alas bawahnya. Ketika kita mengakses aplikasi khusus Gina di iOs atau Android lalu mengaktifkan fitur Bluetooth di ponsel, maka ia akan segera memindai keberadaan perangkat Gina terdekat, dan melakukan pairing otomatis.

Menurut data pendukungnya, Gina bisa digunakan untuk melakukan tiga teknik seduh berbeda, antara lain pour over, immersion (yang memakai teknik perendaman), dan cold drip. Namun saat mencoba alat ini, kami baru menggunakan fitur pour over-nya saja. Berikut ulasannya.

Unduh Gina App.

Spesifikasi pabrikan.

• Gina memiliki set dripper/funnel dan penutup yang keduanya terbuat dari material keramik.

• Di bagian bawah leher dripper, terdapat valve dari material food grade stainless steel (tipe steel 304) untuk mengatur seberapa deras aliran air.

Frame dari stainless steel dan dilengkapi dengan built-in Bluetooth scale, bagian base atau alasnya dilindungi oleh silicon pad yang tahan panas.

• Selain dripper untuk pour over, Gina juga dilengkapi dengan bawaan modul tambahan dari kaca berukuran lebih kecil yang bisa dilepas pasang. Modul kaca ini dilengkapi dengan filter stainless steel dan bisa digunakan saat akan membuat cold drip atau immersion.

Pitcher / server dari material borosilicate glass yang transparan.

 

Semacam persiapan yang perlu dilakukan

Unduh Gina App. Aplikasi ini bisa diunduh di iOs dan Android. Menurut kreatornya, aplikasi Gina berfungsi lebih baik pada platform iOs—saat ini mereka sedang membenahi beberapa bugs pada versi Android. Setelah diunduh, kita perlu melakukan registrasi terlebih dahulu, bisa dengan menggunakan layanan “Facebook Login” (untuk cara lebih mudah), atau mendaftar manual dengan email.

Isi baterai. Terutama untuk Gina coffee instrument yang baru. Setelah unboxing, kita perlu mengisi baterainya terlebih dahulu setidaknya selama beberapa jam. Setiap perangkat Gina dilengkapi dengan LI-Ion battery yang konon bisa bertahan hingga 20 jam brewing time. Saat Gina tidak terkoneksi dengan Bluetooh, maka ia akan tetap berada pada mode Stand-By.

Baterai pada Gina instrument yang baru harus diisi sebelum digunakan.

Cara kerja.

1. Connect. Nyalakan fitur Bluetooth pada ponsel Anda, lalu koneksikan alat seduh Gina dengan Gina App di ponsel melalui Bluetooth. (Fitur Bluetooth akan memindai otomatis perangkat Gina instrument yang berada berdekatan).

Setelah terkoneksi, pada Gina App di ponsel akan muncul nomor seri instrumen Gina yang kita pakai. Jangan lupa kembali ke laman sebelumnya ( klik opsi bertanda < ) setelah terkoneksi.

2. Pilih opsi brewing. Kembali ke laman sebelumnya, ada 3 teknik seduh yang bisa dipilih. Pour over, immersion, dan cold drip. Kami memilih pour over di tahap ini. (Kalian bisa menggeser layar ke kiri jika ingin mengganti teknik seduh). Setelahnya, ada opsi lanjutan yang menunjukkan parameter brewing, antara lain gramasi bubuk kopi dan air yang akan dimasukkan, juga hasil akhir seduhan.

 

3. Set rasio, dan tentukan parameter brewing. Masukkan bubuk kopi ke dalam dripper keramik, dan Gina App secara otomatis akan mendeteksi seberapa banyak bubuk kopi yang telah dituang. Setelahnya tentukan rasio brewing sesuai dengan keinginan dengan menggeser garis bar di bagian tengah — saya memilih 1:17. Pintarnya instrumen ini, setelah menentukan rasio, ia akan memberikan “rekomendasi” dan perhitungan seberapa banyak hasil akhir seduhan yang harus kita dapatkan. Jika telah menentukan semua parameter, jangan lupa tare perhitungannya ke nol dan klik ‘next’.

Dengan bubuk kopi 19 gram dan memakai rasio 1:17, maka hasil akhir seduhan kopi yang didapat harus sekitar 323 gram.

 

4. Tentukan timingPada tahap ini, kita bisa menentukan seberapa lama waktu brewing dengan menggeser dial lingkaran sesuai durasi yang diinginkan. Setelahnya, klik ‘brew’ untuk mulai menyeduh.

Waktu brewing yang diset (sesuai keinginan): 3 menit

 

5. Seduh. Begitu kita menekan tombol ‘brew’, maka timer pun akan otomatis dimulai. Seduh kopi sesuai dengan timing yang telah ditentukan.

Kita bisa menentukan seberapa deras aliran air seduhan ke dalam server dengan memutar valve di bagian bawah dripper untuk mengaturnya.

 

6. Nikmati prosesnya.

 

7. Setelah selesai, klik ‘done’.

 

8. Di fase akhir, ada data hasil seduh sebagai kesimpulan yang bisa diisi dengan catatan tambahan seperti tasting notes. Kita bisa membaginya secara daring kepada sesama pengguna Gina App di berbagai negara.

 

9. Sajikan dan nikmati.

 

Pros:

Canggih. Karena hanya memerlukan ponsel, dan teknologi Bluetooth.

Mengeliminasi penggunaan scale, dan membuatnya cukup ringkas karena hanya perlu mengunduh aplikasi Gina App melalui ponsel.

– Material dripper terbuat dari keramik, material ini dikenal sangat baik untuk mempertahankan panas. Faktor ini termasuk penting dalam proses seduh untuk menjaga suhu tetap stabil.

– Bisa menggunakan filter kertas dari Goat Story, filter standar Hario V60, Chemex, atau pun filter kertas berbentuk cone lainnya yang ideal dengan corong dripper Gina. Juga bisa menggunakan filter stainless steel Kone.

– Sangat berguna untuk mereka yang sedang memelajari seduh manual karena pada aplikasi Gina App terdapat pula petunjuk dan rekomendasi sesuai dengan takaran awal yang ditentukan.

 

Cons:

– Terlihat sedikit riskan, perlu sedikit hati-hati saat mengangkat set Gina instrument—sebaiknya pegang kedua frame dan dripper-nya saat memindahkannya.

– Alat seduh ini memerlukan bantuan ponsel yang setidaknya telah didukung oleh sejumlah fitur modern.

– Tidak disarankan untuk dimasukkan ke dalam mesin dishwasher.

 

Selamat menyeduh kopi dengan Gina. 🙂

 

Yulin Masdakaty

Tukang nulis yang menyukai animasi, film-film pahlawan super, dan jalan-jalan—sambil minum kopi.

2 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published.