GUDANG CAFE LEBUH ARMENIAN PENANG

Siapa yang tak tahu soal Lebuh Armenian di George Town Penang. Jalan ini adalah salah satu jalan paling turistik yang dengan istimewa memiliki satu persinggahan ngopi yang saya suka.

SEPERTI biasa, berjalan-jalan ke Penang takkan pernah lupa untuk menelusuri jalan-jalan yang di kelilingi mural atau di sini disebu lebuh. Salah satu lebuh paling terkenal tentu saja Lebuh Armenian yang menjadi tujuan orang-orang untuk melihat mural sambil berfoto ria. Kalau saya tentu bukan perkara mural lagi jika mampir ke sini. Di sini ada sebuah kedai kopi di sebuah gedung tua bekas gudang yang disulap menjadi tempat ngopi yang asyik.

Gudang Cafe namanya. Dari luar kedai kopi ini sudah begitu cantik. Tak ada yang dipoles baru, ekteriornya sengaja dibiarkan sama seperti ratusan tahun lalu. Saat memasuki kedai saya langsung disambut sebuah mungkin jam atau mungkin alat pengukur sesuatu berwarna merah dan ukurannya setinggi orang dewasa (bahkan lebih).

Nuansa rustic sangat terasa di sini. Banyak barang-barang tua yang dibiarkan menjadi pajangan. Kursi dan meja terbuat dari kayu rustic senada dengan coffee bar yang memanjang di sebelah kiri kedai. Di sini ada lantai dua, atau lebih tepatnya lantai 1 setengah. Tapi saat kami datang bagian sini belum dibuka.

Kami memilih duduk di sebuah kursi dengan meja panjang. Sebuah meja komunal yang bisa memuat 20 orang. Karena belum ngopi saya memesan cold brew mereka yang kalau saya tidak salah di-blend dari kopi India dan Ethiopia. Sedang teman saya memesan Gudang Latte. Dari namanya mungkin benar ini signature drink mereka.

Oh iya, di sini kamu harus memesan di kasir tapi membayarnya sesaat setelah kamu selesai ngopi. Cold brew mereka sangat balance rasanya. Saya merasakan body yang asyik dengan hints jeruk yang segar. Pas memang untuk cuaca Penang yang selalu panas. Sedang Gudang Latte yang tadi dipesan teman saya memberi rasa sedikit lebih strong dari latte biasa. Sekali seruput saya langsung merasa bahwa latte ini adalah alternatif bagi mereka yang menginginkan latte yang lebih bold!

Sambil menikmati kopi dan suasana di Gudang Cafe yang lengang dan luas ini, kami tiba-tiba tertarik mencoba makanan berat. Oh iya, di sini tak hanya kopi, ada banyak pilihan main course yang cukup menggoda. Alhasil kami sepakat untuk memesan Spicy Spaghetti. Maklum sebagai orang yang doyan pedas iming-iming ‘spicy’ terasa begitu membius.

Sekian menit menunggu datanglah Spicy Spaghetti yang dihiasi udang segar dengan ukuran cukup besar. Pastanya al dente dengan bumbu seafood dan saus tiram yang manis-manis pedas. Rasa yang menyenangkan untuk lidah kami. Udangnya pun manis dan segar, cukup puas dengan pilihan pasta yang random ini.

Oh iya, Gudang Cafe ini sangat fotogenik dari segala sisi. Kekayuan dan rustic charm building yang memang sudah unik dari sananya membuat saya kagum. Jendela besar dan lukisan perempuan di dinding menambah cantiknya tempat ini. Oh iya, jika ingin ngopi tenang di sini datanglah sebelum jam makan siang atau setelah jam makan siang. Tenang, lengang dan damai.

Saat para turis mulai berdatangan, kami mulai pelan-pelan berkemas dan hijrah ke kedai kopi lainnya. Karena kopi paling enak dinikmati di tempat  yang jauh dari riuh.

Gudang Cafe Penang

 5, Gat Lebuh Armenian, George Town, 10300

George Town, Pulau Pinang, Malaysia

 

Mustika Treisna Yuliandri

A girl who lives among words, world and wow-ness. A coffee-shop traveler and social media entusiast.

No Comments Yet

Leave a Reply

Your email address will not be published.