KEDAI KOPI NIKMAT ITU BERNAMA HAKA COFFEE

Viet Nam memang sebuah negara yang terkenal dengan budaya minum kopinya. Tapi jangan kira menemukan kedai kopi spesialti adalah perkara mudah.

haka-coffee-hanoi-vietnam

DUA minggu lebih perjalanan saya ke Viet Nam kali ini. Di mana-mana saya jumpai kedai kopi. Baik itu yang menyediakan kopi tradisional seperti ca phe sua da atau kedai kopi second wave era yang menyediakan menu-menu espresso base. Saya menjelajah Kota Da Nang di Viet Nam Tengah. Sayangnya hampir tak pernah saya jumpai di kedai kopi mereka menu-menu manual brew. Hal yang sama juga sulit ditemukan di Hanoi, ibu kota Viet Nam. Jadilah saya pasrah saja saat menjelajah kota ini. Tak pernah berpikir untuk menikmati filter coffee yang sudah saya rindukan.

haka-coffee-hanoi-vietnam

Saat asyik piknik di kawasan Old Quarter dekat Danau Hoan Kiem yang tersohor itu saya melihat sebuah bangunan ruko betuliskan “Haka Coffee”. Pintu kuning yang mentereng mengundang saya untuk singgah. Awalnya tak berekspektasi apa-apa karena di Viet Nam dan mungkin di Hanoi nyaris tak saya jumpai specialty coffee shop. Namun saat berdiri di depan kedai mata saya menangkap cold dripper berdiri gagah di salah satu rak dan di coffee bar ada terpampang alat seduh manual Chemex. Tanpa ragu saya mengajak sahabat saya ngopi di sini. Ah bahagianya menemukan kedai kopi yang seperti ini.

haka-coffee-hanoi-vietnam

Haka Coffee menyambut dengan manis sekali. Barista yang sedari tadi santai di coffee bar menyapa ramah. Coffee bar berada di sisi kiri tepat di depan pintu masuk. Di sana saya melihat beragam alat seduh manual mulai dari Hario V60, Chemex, Aeropress dan lain-lain. Juga tampak dua automatic grinder dan sebuah mesin espresso yang terletak di belakang bar. Saya memilih duduk di dekat coffee bar. Di sebuah meja kecil yang hanya cukup menampung dua orang.

haka-coffee-hanoi-vietnam

haka-coffee-hanoi-vietnam

Saat memesan secangkir caffe latte dan single origin yang saya lupa namanya dan diseduh dengan Hario V60, barista-barista Haka Coffee tampak kegirangan. Mereka mengatakan bahwa jarang sekali ada orang yang memesan filter coffee di kedainya. Haka Coffee tak hanya kedai kopi saja, mereka juga menyangrai biji kopi mereka sendiri. Saya melihat aneka espresso blend dan single origin yang dikemas rapi. Pun di sebelahnya tampak roaster mini yang saya taksir mungkin berkapasitas 1 kg.

haka-coffee-hanoi-vietnam

haka-coffee-hanoi-vietnam

Meskipun berada di kawasan turis, Haka Coffee tampak begitu peduli tentang rasa kopi mereka. Caffe latte yang saya pesan ternyata enak sekali. Susu dan kopi lebur dalam kesempurnaan. Ditambah lagi dengan bonus latte art yang membuat bahagia. Sedang single origin yang diseduh tadi rasanya fruity dengan hint jasmine dan black tea. Sungguh unik sampai membuat saya menagih.

haka-coffee-hanoi-vietnam

“Vietnamese are not ready to drink coffee like you. They can’t leave ca phe sua da and robusta,” kata head barista yang sedari tadi menemani saya ngobrol. Iya sih, minuman kopi yang pekat ditambah susu kental manis memang tak mungkin terhapuskan dari orang-orang Vietnam. Bagi mereka kopi ala manual terlalu encer dan tidak seperti minum kopi. Sangkin serunya ngobrol, head barista menyeduh kopi lagi untuk kamu dengan Chemex dan itu gratis. Katanya dia senang ada orang datang ke Haka Coffee dan memiliki passion besar terhadap kopi.

haka-coffee-hanoi-vietnam

Mendapat kopi gratis (dan enak banget) tentulah membuat sore di Haka Coffee terasa lebih menyenangkan. Saya yang akhirnya harus undur diri dari ngobrol-ngobrol pun memesan sepotong New York Cheese Cake sebagai teman penghajar deadline. Sambil membuka laptop dan mencicil pekerjaan sesuap demi sesuap cheese cake yang surpringly enak dan pas jadi teman ngopi ini tandas juga. Sementara Haka Coffee semakin sore semakin ramai saja.

haka-coffee-hanoi-vietnam

Haka Coffee tak terlalu luas, jadi jika sudah lebih dari 8 orang pengunjung memenuhi kedai kopi ini maka suasana terasa menjadi kurang kondusif. Bagian belakang Haka Coffee sudah dipenuhi gerombolan turis lelaki yang sedari tadi terbahak-bahak tiada henti. Ya, mungkin ini saatnya saya harus bergantian dengan mereka menikmati duduk-duduk kerja di Haka Coffee. Sebelum pamit sang head barista memberikan beberapa nama kedai kopi spesialti yang bisa saya kunjungi di Hanoi. Ah, Haka Coffee adalah tempat ngopi kesayangan saya. Dan jika ke Hanoi, tempat yang satu ini pastilah takkan saya lewatkan. Semoga jika mampir ke Hanoi kamu juga bisa mampir ke sini ya.

haka-coffee-hanoi-vietnam

Haka Coffee

9 Hàng Dầu, Hà Nội, Vietnam

Dekat Hoan Kiem Lake

PAKET CAFE

1,399 total views, 2 views today

Mustika Treisna Yuliandri

A girl who lives among words, world and wow-ness. A coffee-shop traveler and social media entusiast.

1 Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.