HAPPY ESPRESSO BAR: NGOPI SAMBIL BERBAHAGIA

Misi utama coffee shop adalah untuk membahagiakan para pengunjungnya. Untuk saya, Happy Espresso menjalankan misinya dengan sempurna.

Ketidaksengajaan membawa saya singgah di sebuah kedai kopi yang pada sore itu tak terlalu ramai. Saya dan seorang teman berniat untuk kembali ke hotel setelah seharian berkeliling Chiang Mai. Takdir mungkin yang menggiring saya melipir ke Happy Espresso Bar. Dan sore itu seketika saya sangat menyukai apa yang namanya kebetulan.

Coffee Bar-nya Happy Espresso
Coffee Bar-nya Happy Espresso

Happy Espresso seketika menarik perhatian. Terlalu menarik rasanya untuk tak disinggahi. Motor saya saya kendarai melewati sebuah plang bernama Happy Espresso. Sebuah sign yang menarik hati dan tampaknya akan membuat sesal jika tak disinggahi. Meski sedang tak butuh kafein, saya dengan percaya diri singgah di coffee shop yang dari luar terlihat seperti rumah panggung. Cat putih dan dinding kayu eksteriornya membuat kedai kopi ini tak seperti kedai kopi modern yang ada di Chiang Mai lainnya. Dan iniah yang menjadikannya berbeda.

Ngobrol seru dengan barista
Ngobrol seru dengan barista

Ternyata kedai kopi ini hanya dibuka lantai satunya. Saat masuk saya langsung di sambut oleh coffee bar tempat berjejernya mesin espresso dan alat-alat kopi. Di luar pajangan sepeda dan nuansa vintage seketika menyeruak. Senyum manis barista perempuan yang berada di balik coffee bar memberi kesan menyenangkan. Saya memelajari menu kopi yang tergantung di dinding. Tertarik dengan banyaknya manual brew tools serta single origin yang beraneka, saya pun memesan biji kopi dari Ethiopia yang diseduh dengan V60 pour over. Sedangkan teman saya memesan iced café latte karena cuaca Chiang Mai saat itu memang sedang panas-panasnya.

Iced Cafe Latte
Iced Cafe Latte

Sambil menunggu pesanan kopi saya, saya sempat ngobrol dengan baristanya yang sangat ramah dan informatif ini. Darinya saya tahu bahwa rata-rata kedai kopi di Chiang Mai tutup pukul 6 sore. Kebiasaan masyarakatnya yang tak meminum kopi saat malam hari membuat bisnis coffee shop tak bergeliat di malam hari. Sungguh sangat berbeda dengan budaya di negeri kita ya?

Pengunjung Happy Espresso Bar
Pengunjung Happy Espresso Bar

Kopi Ethiopia saya selesai diseduh. Rasa yang diberikan agak berbeda dengan Ethiopia yang biasa saya nikmati. Karamel, cokelat dan earthy berpadu baik di lidah. Lucunya adalah di sini seduhan kopi tak hanya disajikan sekali. Barista memberikan kepada kostumer seduhan kedua dimana rasanya tak lagi sekuat yang pertama. Kalau di kota saya kopi hanya diseduh di seduhan pertama. Setelah itu bubuk kopi tak dipakai lagi.

Kopi saya sedang diseduh dengan sepenuh hati
Kopi saya sedang diseduh dengan sepenuh hati

Happy Espresso Bar ternyata menjual biji kopi dan menurut informasi baristanya juga memiliki cabang di Bangkok. Meski tak memiliki Instagram dan sosial media lain selain Facebook, tapi kedai kopi ini ternyata cukup popular di kalangan penikmat kopi. Sore itu hanya ada kami dan dua tamu lain di sini. Jadi suasana nyaman dan menyenagkan terbangun dengan sungguh baik. Apalagi baristanya dengan senang hati diajak ngobrol. Sebuah pengalaman yang tak mungkin didapatkan di kedai kopi modern yang padat pengunjung.

Biji kopi yang belum disangrai
Biji kopi yang belum disangrai

Buat saya Happy Espresso Bar adalah tempat pengunjung yang tak hanya untuk menuntaskan dahaga akan kafein, tetapi juga berbahagia karena para pekerjanya memberi kenyamanan yang sungguh layak diapresiasi. Happy Espresso makes me so happy!

 

HAPPY ESPRESSO BAR

Bumrung Buri Rd, Mueang Chiang Mai District,

Chiang Mai 50200, Thailand

 

mesin-espresso

320 total views, 4 views today

Mustika Treisna Yuliandri

A girl who lives among words, world and wow-ness. A coffee-shop traveler and social media entusiast.

No Comments Yet

Leave a Reply

Your email address will not be published.