HUNGRY BIRD COFFEE ROASTERS BALI

Bali memang tempat paling tepat untuk berkelana menemukan kopi-kopi nikmat. Dan kali ini kami menikmati kopi di Hungry Bird Coffee Roasters.

MESKI lokasinya agak sedikit jauh dari tempat kami menginap, kami tentu rela-rela saja. Mengingat Hungry Bird Coffee Roasters adalah sebuah nama yang cukup tersohor untuk industri kopi di Bali. Banyak kedai kopi yang menggunakan biji kopi mereka di kedai kopinya. Jadi kali ini hasrat untuk melipir langsung ke sini tak terbendung lagi.

Waktu saya ke sana tepat dengan waktunya brunch. Hungry Bird Coffee Roasters sedang ramai-ramainya dipenuhi mereka yang ingin sarapan dan tentunya ngopi. Kedai kopi ini banyak dipenuhi turis meski ada beberapa orang lokal yang juga lebur bersama mereka yang asing.

Kedainya cukup untuk kapasitas 40 orang di bagian indoor dan outdoor. Juga ada ruangan sangrai dan saya melihat mesin sangrai keren Probat UG15 Classic duduk manis di situ. Sebuah roaster machine yang cukup keren menurut saya. Di ruangan sangrai beberapa orang sibuk mengemas biji kopi. Benar-benar roastery yang sukses ya mengingat banyak sekali single origin yang dikemas di sini.

Di kedai kopi yang bernuansi putih-putih dan sentuhan kayu yang sangat nyaman ini saya memilih duduk di bagian indoor karena tidak mau berpanas ria di outdoor-nya. Di coffee bar beberapa orang mengantri untuk take away sedang baristanya cukup sibuk dan cekatan melayani siapa saja yang mampir memesan.

Mesin espresso cantik Synesso 3 Group berwarna biru cukup mencuri perhatian saya. Birunya itu sungguh menarik hati. Ha-ha-ha. Oh iya tentunya ditemani dengan mesin giling Mythos One Victoria Arduino dan Mahlkonig EK 43 Hitam. Karena belum ngopi dan makan sama sekali saya memesan Egg Benedict (IDR. 39.000) dan teman saya memesan Mie Goreng (IDR. 28.000). Kedua menu ini cukup mengganjal perut yang sudah tak terisi semalaman.

Oh iya sebelum menu brunch saya tiba, saya terlebih dahulu menyeruput double espresso yang saya pesan. Gila ini salah satu double espresso terbaik yang pernah saya cicipi dengan fruity, sweet dan medium acidity yang pas dalam sekali teguk. Sepertinya double espresso yang dibandrol IDR. 24.000 seketika memberi kebahagiaan yang instan. Tak menyangka nikmat kopi bisa berefek begitu cepat ya.

Sudah puas dengan menu espresso tentu sekarang giliran memesan filter coffee-nya. Hungry Bird Coffee Roasters ini cukup harum namanya dalam soal single origin. Jadi tak ada salahnya membuktikan langsung di kedainya. Saya memesan single origin Bali Natural (IDR. 25.000) yang benar-benar terasa notes lemon yang segar. Aduh Hungry Bird kamu membuat saya jatuh hati hanya dengan sekali teguk saja.

Karena puas dengan kopi-kopi yang sama pesan, akhirnya saya memboyong tiga bungkus single origin masing-masing 250 gram (IDR. 100.000 perbungkus). Mudah-mudahan mengobati rindu saya kelak akan tempat keren yang satu ini. Senang menemukan sebuah kedai kopi yang memberi kualitas terbaik pada kopinya. Jika main ke Bali saya takkan keberatan berkali-kali ngopi di sini lagi.

Hungry Bird Coffee Roasters

Jalan Raya Semat (Jl Perancak)

No.86, Tibubeneng, Kuta Utara, Tibubeneng, Kuta Utara,

Kabupaten Badung, Bali 80361

Mustika Treisna Yuliandri

A girl who lives among words, world and wow-ness. A coffee-shop traveler and social media entusiast.

No Comments Yet

Leave a Reply

Your email address will not be published.