INDUSTRY BEANS COFFEE: PERSINGGAHAN TAK TERDUGA

Kadang-kadang kita harus tersesat dulu agar bisa menemukan tempat ajaib yang tak terduga. Seperti saya yang pagi itu tak berencana ke Industry Beans Coffee tapi malah dipertemukan dengan tempat ngopi nan ajaib ini.

industry-beans-melbourne

PAGI itu saya dan beberapa teman memutuskan untuk menyambangi sebuah kedai pastry bernama Luna Croissanterie. Kami memang belum ngopi tapi entah kenapa pagi itu hasrat menengguk kafein sedikit meluntur karena keinginan makan croissant yang katanya terkenal dan enak itu lebih mendominasi. Jadilah Lune Croissanterie menjadi tempat pertama untuk memulai hari.

industry-beans-melbourne

Setelah selesai dari Lune Croissanterie, kami tidak tahu mau lanjut kemana lagi. Ah, waktu juga belum memasuki jam makan siang. Rasanya tak ada rencana yang pasti untuk menghabiskan waktu. Tapi tanpa disangka-sangka saat Uber yang kami tumpangi melaju, saya melihat sebuah papan nama yang begitu familiar. Sebuah coffee brand yang selama ini sering saya nikmati biji kopinya. Entah itu dari oleh-oleh teman atau titip beli dari siapa saja yang mampir ke Melbourne. Ya, Industry Beans Coffee. Begitu jelas namanya saya baca berulang kali. Dan meskipun tak ada niat ngopi saya tentu tak mampu untuk tidak mampir ke sini.

industry-beans-melbourne

industry-beans-melbourne

Saat memasuki kafenya, ternyata Industry Beans Coffee ini sedang penuh sesak oleh pengunjung yang sepertinya menunaikan ibadah brunch dan ngopi menjelang siang. Kami sempat mengantri kira-kira 5 menit sebelum dipersilakan duduk. Wah, ternyata coffee shop ini berdesain memanjang ke belakang. Kursi-kursi berjejer penuh manusia yang lapar. Sedang di belakang ruangan ada rak-rak penuh green bean coffee yang belum disangrai. Seperti diketahui bahwa Industry Beans Coffee yang sudah berdiri sejak 2010 ini memang menyangrai kopi mereka sendiri menggunakan Probat yang tak diragukan lagi kemampuannya. Aneka biji kopi berjejer rapi begitu menggoda untuk dinikmati.

industry-beans-melbourne

industry-beans-melbourne

Saya yang terkagum-kagum dengan tumpukan green bean yang begitu banyak akhirnya harus tersadar karena teman saya sudah memberi kode perihal kopi apa yang hendak kami teguk. Saya tentu memesan filter coffee dari single origin El Savador La Palma dengan Honey Process. Single origin varietal Bourbon ini dibandrol AUD 6 persajinya. Saat teguk pertama saya sudah merasakan ‘sentuhan’ white peach dan jeruk mandarin. Eh ternyata kata baristanya single origin ini memang memiliki cupping notes white peach, mandarin orange dan nashi pear. Segarnya ajaib!

industry-beans-melbourne

industry-beans-melbourne

Puas dengan filter coffee saya iseng pengin mencoba espresso-nya. Sebelum memesan saya bertanya dengan sang barista perihal espresso blend apa yang mereka pakai hari ini. Ternyata mereka menggunakan single origin bukan coffee blend. Single origin yang digunakan adalah Ethiopia Kayon Mountain natural process yang cupping notesnya rosehip, lychee dan stroberi. Sayang, saat saya teguk espresso yang dibandrol seharga AUD 3.8 ini saya tak mendapatkan rasa seperti yang disebutkan. Ha-ha-ha.

industry-beans-melbourne

Oh iya, saya dan teman juga sempat mencicipi dua menu brunch lezat (yang maafkan sekali saya lupa apa namanya). Kami awalnya tidak terlalu lapar tapi setelah melihat meja di kiri dan kanan makan dengan begitu lahap, rasanya kok sayang sekali tidak sekalian mencoba menu brunch unggulan mereka. Ya benar saja, menu yang direkomendasikan itu lezatnya benar-benar membuat bahagia. Serasa begitu sempurna pagi menjelang siang dengan kopi yang enak dan makanan yang sedap bukan main. Pantas saja Industry Beans Coffee ini dinobatkan sebagai best cafe versi British Restaurant & Bar Award 2014. Karena memang tempat ini mewakili segala hal yang menjadikannya begitu istimewa mulai dari rasa hingga suasana.

industry-beans-melbourne

industry-beans-melbourne

Sebagai kedai kopi yang lengkap tentu Industry Beans Coffee juga menjual aneka alat seduh manual untuk siapa saja yang membutuhkannya. Di rak pajangan saya melihat beragam alat kopi mulai dari Chemex, Aeropress, aneka paper filters hingga UpperCup. Oh iya, jika ke sini jangan lupa memboyong satu-dua jenis biji kopi. Saya sendiri membeli single origin Ethiopia Kayo Mountain seharga AUD 16 per 250 gramnya. Ah, Industry Beans Coffee ini memang persinggahan yang tak disangka-sangka hari itu. Untungnya malah memberikan pengalaman yang luar biasa juga. Jika mampir ke Melbourne, Industry Beans Coffee adalah satu nama yang tak boleh kamu lewatkan.

industry-beans-melbourne

Industry Beans

3/62 Rose St, Fitzroy VIC 3065,

Melbourne, Australia

PAKET CAFE

 

 

 

 

 

427 total views, 2 views today

Mustika Treisna Yuliandri

A girl who lives among words, world and wow-ness. A coffee-shop traveler and social media entusiast.

No Comments Yet

Leave a Reply

Your email address will not be published.