INGIN MEMBUKA USAHA KEDAI KOPI SENDIRI, SIMAK HAL INI

Ingin buka kedai kopi sendiri di rumah atau pun di tempat lain mungkin impian tiap penikmat kopi.

BUKAN perkara mudah membangun usaha kedai kopi milik kita sendiri, perlu banyak referensi dan juga tentunya trial error yang harus dihadapi. Dari mulai memilih lokasi untuk kedai kopi beroperasi, hingga menentukan rencana agar kedai kopi tetap memberikan eksistensi nyata diantara pelaku bisnis kedai kopi lainnya. Mengutip dari laman daring cafesuccesshub.com menjelaskan ada beberapa kesalahan yang kerap terjadi ketika seseorang memulai usaha kedai kopi miliknya.

Pemilihan Lokasi Kedai Kopi
Memang untuk memilih lokasi kedai kopi agak sedikit rumit dan membingungkan, tapi jangan bertindak asal pertimbangkan sebelum menentukan lokasi kedai kopi. Beberapa orang ada yang membuka usaha kedai kopi di teras rumah dengan mengusung konsep rumahan, ada juga yang memilih lokasi kedai kopi di sekitara area pertokoan. Tiap pemilik kedai kopi punya pemikiran tersendiri yang mendasari mereka untuk menentukan lokasi. Biasanya membuka kedai kopi di area baru maka rencana pemasaran harus dioptimalkan, namun jika membukanya di lokasi yang banyak persaingan maka fokusnya akan bergantung pada konsep khas kedai kopi yang ditawarkan seperti apa.

Kesepakatan Sewa Tempat
Menentukan lokasi kedai kopi sudah terencana, tapi bagaiman dengan biaya tempatnya apakah dibeli saja atau sewa untuk sekian tahun. Mereka yang menyewa tempat untuk lokasi kedai kopi dalam tahun berjangka, berpotensi dikecewakan oleh pemilik lokasi, pasalnya usaha sedang pesat pemilik lokasi menaikkan biaya sewa atau tidak mau disewakan lagi. Hal seperti ini yang harus dipertimbangkan, dan untuk yang membeli properti serta memulai kedai kopi perlu dipertimbangkan bagaimana lokasi tempat tersebut. Apakah memiliki potensi di tahun-tahun kedepannya.

credit: pixabay.com

Usaha Sampingan
Jika masih menganggap usaha kedai kopi adalah bisnis sampingan, lebih baik urungkan niat untuk membuka kedai kopi. Sebab, untuk memulai kedai kopi harus mengerahkan semuanya, agar usaha kedai kopi tidak berhenti di tengah jalan. Akan ada masanya diuji dengan permasalahan operasional kedai kopi, permasalahan persediaan dan biaya keluar, serta bagaimana cara menarik minat pengunjung. Semua hal tersebut tidak bisa diselesaikan jika menganggap kedai kopi hanya sebatas bisnis sampingan.

Merasa Paling Tahu
Seorang pemilik kedai kopi adalah orang yang mengambil keputusan di saat saat sulit untuk keberlangsungan kedai kopi. Hanya saja, untuk menjalankan kedai kopi perlu kerja sama antara pemilik dan juga para pekerja lainnya. Salah jika merasa tidak menginginkan bantuan atau menjalankan usaha kedai kopi tanpa memperhatikan pelanggan atau anggota tim. Sebagai saran untuk menemukan solusi dari setiap masalah yang nantinya dihadapi pada kedai kopi, memperhatikan pendapat orang lain juga penting.

Kurangnya Perencanaan dan Budget
Lebih baik mulai melangkah dengan perencanaan yang cermat tentang biaya keluar dan pemasukan. Bagaimana mengantisipasi biaya pajak yang harus dikeluarkan, dan tentunya perlu rencana untuk menyeimbangkan itu semua. Jika arus kas kedai kopi sedang dalam keadaan prima, maka pertimbangkan bila arus kas sedang dalam keadaan lesu, maka hal ini penting untuk direncanakan. Bahkan untuk upgrade peralatan dan perlengkapan pasti perlu perhitungan yang tepat agar budget mencukupi hingga akhir tahun.

credit: citynomads.com

Ruang Kedai Kopi yang Sesak
Memiliki ruang kedai kopi yang kecil bisa saja, tapi jika konsep dekorasi interior yang salah maka akan terkesan sesak. Bahkan untuk ruang kedai kopi yang luas sekali pun jika tidak menempatkan interior dengan benar, bisa terkesan sesak juga. Bagaimana dan dimana alur jalan pengunjung memesan pesanan harus diperhatikan, karena kedai kopi yang ramai akan tampak sesak jika interior tidak mempertimbangkan alur lalu lalang pengunjung. Untuk meluaskan ruang dengan membuatnya menjadi lantai 2 merupakan solusi, tapi pertimbangkan juga tidak sedikit orang yang kurang nyaman untuk menaiki tangga. Merencanakan ruang dengan pertimbangan bagaimana lalu lalang pengunjung menjadi penting.

Nama Brand Kurang Tepat
Banyak pemilik kedai kopi yang menginginkan nama brand yang keren untuk kedai kopi mereka. Padahal nama brand yang keren belum tentu pengunjung memahami, lebih baik pertimbangakan apakah nama brand mudah dimengerti pengunjung. Bahkan nilai lebih jika dari nama brand saja, pengunjung bisa menjadi lahan pemasaran dari mulut ke mulut. Orang-orang akan menceritakan pengalaman ngopi mereka ke banyak orang, dan lebih penting pertimbangkan unique selling proposition yang akan menjadi bahan cerita pengujung ke teman mereka lainnya.

Tidak Ada Standar Operasional
Akan sangat buruk jika kedai kopi tidak memiliki standar operasional, pengunjung akan langsung mengenali bagaimana tidak konsisten kedai kopi dalam melakukan pekerjaannya. Dari hal kecil seperti jam buka kedai kopi, harus tepat waktu tiap harinya, akan menjadi masalah jika pengunjung datang ternyata kedai kopi belum beroperasi. Menjaga 2 kesan pertama pengunjung sangatlah penting, untuk mengubah pengunjung menjadi pelanggan yang loyal. Biasanya pengunjung yang datang untuk pertama kali akan menceritakan pengalamannya, dan yang kedua jika pelayanan tidak sama dengan sebelumnya maka hal ini bisa menjadi citra yang buruk bagi kedai kopi. Maka konsisten dalam segala hal dari mulai pelayanan dan penyajian menjadi penting.

credit: freepik

Pelayanan Yang Buruk
Tentunya tiap kedai kopi berusaha memberikan layanan terbaik untuk pengunjung yang datang. Hanya saja pelayanan yang baik tidak terbatas tentang bagaimana tim secara sigap memenuhi kebutuhan pengunjung. Terlalu sering mengganti staf kedai kopi pengunjung akan menyimpulkan bahwa managemen sumber daya di kedai kopi amat buruk. Bagaimana jika ada pengunjung kedai kopi yang sudah nyaman dengan salah satu staf, mungkin akan merasa kecewa. Melatih tim dan membuat tim kita nyaman ketika melakukan pekerjaannya juga termasuk dalam upaya menciptakan pelayanan terbaik untuk pengunjung.

Rencana Persediaan Buruk
Menganalisa bagaimana arus persediaan kedai kopi menjadi penting untuk melihat bagaimana pertumbuhan kedai kopi dan menjadi indikator mengambil langkah yang perlu. Persediaan tiap minggu dan bagaimana barang tersebut dijual, berapa margin dari penjualan dan resep sajian kopi menjadi fokus serius untuk menyajikan kebutuhan untuk pengunjung. Beberapa pengunjung ada yang memfavoritkan salah satu sajian kopi, ketika sajian tersebut tidak ada karena persediaan habis, bisa saja pengunjung pergi.

Dana Darurat dan Analisa Keuangan
Tahun-tahun awal adalah masa pertumbuhan untuk kedai kopi, apakah harus melengkapi peralatan atau memperbaiki dekorasi dan hal lainnya. Maka perencanaan keuangan menjadi penting, menganalisa bagaimana pengeluaran dan pemasukan kedai kopi. Dan menyiapkan dana darurat untuk kebutuhan tahun-tahun berikutnya.

credit: EssentialCoffee.com.au

Peralatan Bermasalah
Paling krusial untuk membuka kedai kopi adalah mesin grinder dan juga mesin kopi, maka perlu menginvestasikan dana ke peralatan yang dianggap memang perlu untuk mendukung operasional nantinya. Bayangkan jika mesin di kedai kopi sering mengalami masalah dan tidak bisa membuat sajian kopi, tentunya operasional terhenti. Maka perlu melakukan perawatan berkala untuk menjaga mesin tetap prima, jangan tunggu hingga bermasalah kemudian melakukan perawatan, ini adalah anggapan yang keliru.

Kurang Menjaga Relasi dengan Pemasok Kopi
Persediaan biji kopi tentunya yang paling utama dalam usaha kedai kopi. Membangun hubungan baik dengan pemasok biji kopi adalah hal dasar agar usaha kedai kopi lancar dan sukses. Relasi yang baik sesederhana saat membayar mereka tepat waktu, diskusi jika ada masalah dengan biji kopi. Bayangkan jika pemasok kopi berhenti mengirimkan biji kopi untuk persediaan kedai kopi, tentu akan menjadi permasalahan yang serius.

Semua orang bisa membuka usaha kedai kopi impian mereka, tapi tidak semua yang berjalan sesuai impian. Maka, jangan berhenti mempelajari situasi dan belajar. Mari bersama mengopikan Indonesia.

src: cafesuccesshub.com img: pixabay.com

No Comments Yet

Leave a Reply

Your email address will not be published.