INILAH 8 ALASAN PARA PECINTA KOPI COLD BREW

Mengapa sebagian penikmat kopi memilih menikmati sajian kopi cold brew.

BAGAIMANA orang melihat sisi lain dari sajian kopi tertentu, akan menimbulkan banyak pemahaman yang berbeda. Sajian kopi manual yang begitu kaya akan rasa ternyata untuk beberapa orang tidak demikian. Ada yang beranggapan sajian kopi panas adalah yang terbaik dan sebaliknya sajian kopi dingin paling bersahabat. Semuanya hal yang menimbulkan perbedaan tentu memiliki alasannya masing-masing.

Untuk menikmati sajian kopi cold brew perlu kesabaran, sebab pada teknis proses seduhnya dibutuhkan minimal 8 jam untuk didinginkan. Penyeduhannya pun tidak menggunakan air panas seperti seduhan kopi pada umumnya, melainkan menggunakan air pada suhu biasa. Bisa dibilang inilah khas dari sajian kopi cold brew, diseduh dengan air bersuhu biasa dan diinginkan selama 8 jam di kulkas, bahkan ketika penyajiannya tiap orang memiliki kesukaannya masing-masing, menambahkan ekstrak sirup atau pun irisan buah. Secara umum, berikut alasan para pecinta kopi memilih cold brew sebagai agenda minum kopi mereka secara rutin berkala.

Karakter Rasa Yang Beda Dari Sajian Kopi Lainnya
Ekstraksi pada metode seduh cold brew memiliki perbedaan dengan ekstraksi sajian kopi pada umumnya. Proses pelepasan senyawa rasa menggunakan air biasa bersuhu ruang cenderung lebih ringan jika dibandingkan proses ekstraksi dengan air seduhan panas. Sebabnya, banyak pecinta cold brew memilih sajian ini alasannya tentang rasa.

Lebih Manis Dibandingkan Metode Seduh Lain
Karena ekstraksi rasa lebih ringan, maka senyawa rasa manis jelas ketika diteguk. Sebenarnya pada saat ekstraksi, semua sanyawa rasa terlepas hanya saja berbeda besaran jumlahnya. Keseimbangan ringan ini yang menyebabkan rasa manis begitu terasa pada sajian cold brew.

Kandungan Asam Yang Lebih Ringan
Sajian kopi cold brew memiliki kandungan asam yang ringan, sekitar 60%-70% lebih ringan daripada sajian kopi pada umumnya. Maka tidak heran jika banyak yang tanpa ragu meneguk sajian kopi cold brew walaupun memiliki keluhan pada perut.

Kandungan Kafein Yang Lebih Ringan
Pada saat penyajiannya, kopi cold brew disajikan dengan es batu, sehingga rasio air akan bertambah. Hal ini juga yang menyebabkan kopi cold brew menjadi ringan, tentunya jumlah kandungan kafein juga menjadi ringan.

credit: healthline.com

Solusi Biji Kopi Lama Yang Belum Diseduh
Jika seduh kopi manual harus menggunakan biji kopi yang segar untuk hasil sajian yang maksimal, metode seduh kopi cold brew tidak terlalu. Dengan proses seduh yang lama, penggunaan biji kopi segar atau pun sudah lama, tidak terlalu terlihat perbedaannya.

Sebagai Bahan Utama Kopi Susu
Menyediakan selalu kopi cold brew bisa menjadi solusi untuk menyajikan kopi susu dingin secara cepat. Hanya menambahkan susu dan es batu dengan menyesuaikan kesukaan, maka es kopi susu favorit siap untuk dinikmati.

Waktu Seduh Yang Butuh Kesabaran
Proses seduh kopi cold brew membutuhkan minimal 8 jam, tentu waktu yang lama dibandingkan seduhan sajian kopi lainnya yang hanya membutuhkan kurang lebih 4 menit. Tapi beberapa orang menikmati proses menunggunya, meletakkannya malam hari dan ketika siang hari tiba sajian kopi cold brew begitu menarik diteguk.

Ramah Untuk Penikmat Kopi Yang Sensitif
Sebuah kutipan menjelaskan, bahwa banyak para pecinta kopi dengan keluhan perut sensitif tidak begitu mempermasalahkan sajian kopi cold brew. Maka maknanya, sajian kopi cold brew selalu bisa dinikmati dengan segala kondisi.

Apakah kamu penikmat kopi cold brew, yuk berbagi resep favorit ketika kamu menyeduh cold brew.

src: enjoyjava.com

1 Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.