JAKARTA COFFEE WEEK 2017: PUNCAK PERAYAAN PESTA KOPI SEINDONESIA

Rangkaian roadshow yang sebelumnya dilakukan di 4 kota besar di Indonesia kini dipersatukan dalam sebuah pesta di ibukota—besar, gagah, dan luar biasa.

JAKARTA Coffee Week merupakan event tahunan berkonsep one stop shop yang digagas oleh ABCD Coffee dan sejumlah sponsor demi sebuah cita-cita mulia: mempertemukan seluruh pelaku industri kopi secara langsung dan tanpa sekat. Dari hulu ke hilir. Dari petani ke pengusaha kopi.

Tahun 2017 sekaligus menjadi musim kedua penyelenggaraannya yang mana ABCD Coffee bekerjasama dengan Hype Project, dan menggaet Bank Mandiri sebagai penggarap acara. Para pengunjung dan peminatnya disebut-sebut (jauh) lebih akbar dibandingkan tahun lalu. Setidaknya—menurut catatan panitia—event ini telah didatangi oleh sekitar 2000 pengunjung sejak pagi hingga menjelang sore hanya di hari pertama perhelatannya kemarin.

Perwakilan dari Kemendag memberi kata sambutan sebelum memulai acara.

Ada sekitar 130 booths yang terdiri dari kedai kopi, roastery, distributor mesin kopi, dan bahkan kelompok usaha kecil yang menjual ragam aksesoris kebutuhan kopi membuka lapak di sini. Antara lain diisi oleh nama-nama besar yang telah begitu familiar seperti Synesso, Djournal, Upnormal Roastery (yang konon menggunakan kapasitas watt yang sangat besar pada booth-nya), Noah’s Barn, Klinik Kopi, Cart Coffee, Say Something, dan tentu saja Otten Coffee. Para pengunjung selain bisa mendatangi berbagai booths menarik tersebut, juga bisa mencicip kopi-kopi gratis yang sebagian dibagikan oleh beberapa tenant kedai kopi.

Kopi nitro yang nikmat dari Boyle’s Coffee termasuk salah satu yang harus dicoba. :p
Menikmati kopi gratis sambil menyimak penjelasan yang diberikan oleh penyeduh kopinya.
Salah satu booth yang cukup ‘royal’.
Pengunjungnya rame!
Booth Sajwa yang ikut menampilkan live demo pembuatan cangkir keramik untuk kopi.

Salah satu bagian paling penting dari event ini adalah sebuah area khusus yang mewadahi para petani bernama Pasar Kopi. Dalam area ini, para petani dan ketua Kelompok Tani yang berasal dari 15 provinsi juga tak ketinggalan menggelar dan menawarkan kopi andalan mereka masing-masing. Di sinilah proses direct trade dimana para pengusaha dan petani kopi bisa bertemu langsung tanpa perantara, apalagi melalui perantara para tengkulak kopi, bisa terjadi. Sejujurnya, ini adalah area favorit saya karena selain bisa bertemu langsung dengan para petani yang kopi-kopinya selama ini adalah idola—contohnya saja, kopi dan petani dari Papua—saya juga menemukan kopi-kopi single origin yang sebelumnya namanya tak pernah saya dengar. Maka keputusan penyelenggara untuk mengajak serta organisasi nirlaba SCOPI (Sustainable Coffee Platform of Indonesia) untuk berpartisipasi dan ikut ambil bagian dalam acara kopi terbesar di Indonesia ini adalah langkah yang perlu diapresiasi saya kira. Karena event kopi sejatinya tidak hanya layak dinikmati oleh para pengusaha, tapi juga oleh petani yang telah mengusahakannya sejak kopi belum jadi apa-apa.

Pasar Kopi, yang mempertemukan langsung pengusaha dan petani kopi.
Bertemu langsung dengan para petani.

Melanjutkan kompetisi Aeropress yang tiga penyisihan regionalnya telah dilakukan berangkaian di Yogyakarta, Jakarta, Surabaya dan Medan secara sejak awal tahun, maka pada Jakarta Coffee Week 2017 (atau kerap disingkat dengan Jacoweek saja) kali ini adalah puncak perlombaan dan putaran finalnya. Sebanyak 79 total peserta yang terkumpul dari tiga regional timur, tengah, dan barat Indonesia akan bertarung mendapatkan tiket ke tingkat dunia, mewakili Indonesia sebagai Juara IAC 2017 dan bertanding melawan Juara Aeropress dari 50 negara lainnya di Seoul, Korea Selatan pada awal November mendatang.

Agung Kurniawan dari Partner 8, saat penyisihan untuk putaran final Aeropress.
Ken Basuki dari Smoking Barrels Coffee Roastery & Lab lolos ke putaran final.
Penonton kompetisi yang sangat antusias.
Syahreza Oethman, finalis yang juga lolos ke putaran final.
Menuju putaran final yang semakin seru.

Kalau kalian tidak sempat datang pada acara pembukaannya di hari pertama kemarin, Jakarta Coffee Week 2017 masih berlangsung hingga Minggu, 10 September nanti. Event ini diadakan di Hypeland, Pantai Indah Kapuk, Jakarta dan memiliki cukup banyak agenda seru yang mungkin akan membuat kalian, para pencinta dan penggemar kopi, berbahagia.

Sampai ketemu di event kopi berikutnya! 🙂

 

 

 

 

 

 

 

17,495 total views, 20 views today

Yulin Masdakaty

Tukang nulis yang menyukai animasi, film-film pahlawan super, dan jalan-jalan—sambil minum kopi.

2 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published.