KADAL UNIK INI MEMBANTU PERKEMBANGAN TANAMAN KOPI

Tanaman kopi bukan sekadar tanaman yang akan menghasilkan secangkir minuman yang nikmat, tanaman kopi juga rumah bagi banyak makhluk hidup. Sebuah berkah untuk alam, karena tanaman kopi termasuk salah satu bagian ekologi alam yang juga saling membutuhkan, seperti ekosistem lebah yang membantu proses penyerbukan bunga tanaman kopi, dan tanaman kopi sebagai tempat bernaung banyak burung, dll.

ADA satu spesies kadal yang ditemukan oleh kelompok peneliti asal Universitas Michigan, ternyata sangat membantu mengurangi populasi kutu serangga yang melubangi buah kopi dan membuat buah kopi menjadi busuk dari dalam biji. Hal ini mengingatkan kita, bahwa tanaman kopi merupakan salah satu tanaman yang dapat menjaga keanekaragaman hayati, tempat banyak makhluk hidup bernaung apakah itu memberikan dampak positif ataupun negatif bagi perkembangan tanaman kopi itu sendiri.

Penelitian yang dilaksanakan ini dilakukan di kebun daerah Meksiko tepatnya Finca Irlandia di Chiapas, para peneliti yang sememangnya mengambil fokus pada ekosistem kadal meneliti bagaimana spesies kadal satu ini hidup di tanaman kopi. Dan ditemukan, ternyata kadal ini tidak hidup di banyak tanaman kopi, kesimpulan ini ditemukan ketika meneliti beberapa sampel tanaman.

Ada lebih 300 spesies kadal yang hampir mirip dan juga mempunyai kemampuan mengurangi wabah kutu serangga pada tanaman kopi. Namun spesies kadal yang diteliti ini terbilang unik, karena di bagian bawah lehernya memiliki sirip berwarna dengan warna badan yang hijau. Mungkin untuk mereka yang tinggal di selatan Meksiko sudah familiar dengan kadal ini, sebab spesies ini juga ditemukan di Selatan Caroline, Georgia. Lalu bagaimana di Indonesia, sepertinya kadal bersirip ini tidak terlalu familiar, pun jika ada pastinya spesies kadal lainnya. Walau spesies lain, kemungkinan kemampuan untuk mengurangi wabah kutu serangga masihlah tetap sama. Sekilas di sini tentang kutu serangan yang mengancam pertumbuhan tanaman kopi.

Ivan Monagan merupakan salah satu dari enam peneliti, dan menemukan bahwa kadal yang dapat mengurangi hama wabah kutu seranggan banyak ditemukan ada tanaman kopi organik, sedangkan tanaman kopi yang dikelola seara non organik tidak ditemukan ada spesies kadal bernaung pada tanaman tersebut. Walaupun mungkin spesies kadal tidak signifikan mengurangi wabah kutu serangga untuk di beberapa permasalahan, namun ekologi yang berkembang ternyata memiliki efek sebab-akibat agar rantai ekosistem seimbang. Mungkin sebabnya dipicu karena perbedaan lahan dan kondisi cuaca di mana tanaman kopi tumbuh.

Kopi memang tidak akan berhenti membuat para coffee entusiast semakin jatuh hati, bukan hanya dari metode sajiannya yang ragam, beberapa hal seputar tanaman kopi juga sangat menarik perhatian. Bagaimana tanaman kopi menjadi kekayaan hayati, serta hal menarik lainnya tentang kopi ketika masih menjadi tanaman.

img & src: dailycoffeenews.com

 

 

No Comments Yet

Leave a Reply

Your email address will not be published.