KEBAHAGIAAN SINGKAT DI VERVE COFFEE ROASTERS

Tak ada alasan untuk melewatkan ritual ngopi. Begitu pun kami yang meski sedang mengikuti rangkaian acara di SCAJ, tetap mengusahakan untuk melipir ke kedai kopi.

Kesibukan di balik espresso bar.
Kesibukan di balik espresso bar.

PERJALANAN kali ini mengantarkan kaki berjalan begitu jauh hingga ke Negeri Sakura. Jauh-jauh ke Jepang tentu bukan tanpa alasan. Kami di sini dengan antusias menghadiri SCAJ (Specialty Coffee Association of Japan) yang berlokasi di Tokyo Big Sight. Acara didatangi dan dipadati seluruh coffee enthusiast inilah yang membawa kami sampai ke sini. Meskipun SCAJ adalah tujuan utama, tapi tak ada salahnya untuk melakukan petualangan coffee shop hopping yang tentunya tak kalah seru. Dan persinggahan petama kami adalah Verve Coffee Roasters!

Pengunjung di sini tak pernah sepi.
Pengunjung di sini tak pernah sepi.

Verve Coffee Roasters berlokasi di Shinjuku Station Tokyo. Kedai kopi dan roaster asal California Amerika Serikat ini ternyata dipadati banyak pengunjung saat kami mampir ke sana. Dari luar eksteriornya terdiri dari pintu dan jendela kaca yang diberi aksen kayu. Memungkinkan semua orang melihat kegiatan yang berlangsung di dalam kedai. Hasrat ingin ngopi rasanya sudah tak terbendung lagi. Kami pun mengamati seluruh penjuru kedai dan mencari-cari menu kopi apa yang layak dipilih untuk menuntaskan dahaga kafein siang ini.

Saat teduh. saatnya kopi diseduh.
Saat teduh. saatnya kopi diseduh.

Verve Coffee Roasters ini tak terlalu luas dan tak terlalu kecil. Tapi interiornya yang clean, modern dan simple ini membuatnya terkesan luas dan nyaman meskipun banyak sekali manusia yang berada di sana. Saya sendiri suka sekali melihat ruangannya yang didominasi warna putih dan elemen kayu. Pun tanaman-taman hijau yang menyegarkan mata menambah keindahan di kedai kopi yang mulai beroperasi sejak 2016 ini.

Penampakan menu di Verve Coffee Roasters.
Penampakan menu di Verve Coffee Roasters.
Suka sekali dengan tanaman hias yang bergelantungan itu. Cantik!
Suka sekali dengan tanaman hias yang bergelantungan itu. Cantik!

Di coffee bar para barista sibuk tiada henti menyeduh kopi pesanan pelanggan. Delapan Kalita Wave berjejer rapi. Bersanding dengan espresso machine Kees van der Westen Spirit 2 Group Black yang begitu gagah. Saya suka sekali suasana kedai kopi yang riuh karena mesin dan alat kopi. Suara Grinder Nouva Simonelli Mithos One & Mahlkonig Guatemala yang sedari tadi riuh menggiling kopi. Suara air dari tap water yang digunakan pengunjung, suara obrolan dari kejauhan dan keseluruhan harmoni yang dipeluk mesra aroma kopi yang harumnya luar biasa.

Rak aja bisa terlihat cantik di sini. :D
Rak aja bisa terlihat cantik di sini. 😀

Saya yang terpesona dengan kedai kopi ini akhirnya tak jadi-jadi memesan kopi. Malah berjalan ke rak yang dipenuhi jajaran biji kopi yang bisa dibawa pulang untuk oleh-oleh. Eh ternyata jika kamu membeli biji kopi di Verve Coffee Roasters, kamu bisa mendapatkan minuman secangkir single origin gratis. Wah untung tadi belum jadi pesan. Hi-hi-hi.

Yang mau kopi sila dibeli!
Yang mau kopi sila dibeli!
Kopi saya sudah tiba!
Kopi saya sudah tiba!

Saya membeli dua single origin yaitu Nicaragua El Limoncillo Yellow Pacamara yang honey process dan Kenya Kiruga Peaberry yang wet process. Karena beli dua single origin tersebut saya dan teman saya pun mencicipi dua kopi yang sama. Wah wah wah enak banget! Nicarague El Limoncillo-nya member notes mangga yang samar-samar tapi segar sekali. Sedangkan yang Kenya menurut teman saya itu notes-nya kayak ada papayanya gitu. Unik banget. Oh iya, harga one bag of single origin di sini ternyata harganya beragam mulai dari ¥ 1800 – ¥2600 per 200 gramnya. Karena pensaran sama satu jenis single origin bernama Honduras La Fortuna, akhirnya saya beli lagi satu kopi ini. Ya, hitung-hitung buat stok ngopi sekembalinya nanti ke tanah air.

Nitro Coffee, everyone!
Nitro Coffee, everyone!

Tak cukup hanya meneguk kopi panas, saya juga dengan bahagia sempat mencoba Nitro Coffee yang menyejukkan jiwa yang dibandrol seharga ¥600 saja. Untuk yang suka camilan jangan khawatir, di Verve Coffee Roasters juga disajikan banyak pilihan cake, pastry dan kue-kue kering. Tinggal pilih mana yang kira-kira cocok buat disandingkan jadi teman ngopi kamu. Kalau saya pilihnya croissant. Karena memang paling cocok buat jodohnya kopi. Di sini juga menjual beragam merchandise Velve, cascara dan alat-alat kopi manual brew. Asik ‘kan?

Souvenir dan alat kopi yang bisa kamu jadikan oleh-oleh.
Souvenir dan alat kopi yang bisa kamu jadikan oleh-oleh.
Yummy!
Yummy!

Sebenarnya saya sangat ingin berlama-lama di kedai kopi ini. Tapi kegiatan lain menunggu untuk dituntaskan. Untuk kalian yang mungkin sedang dan akan mampir ke Tokyo, jangan pernah lewatkan Verve Coffee Roasters karena kedai kopi ini memberi kebahagiaan tak hanya lewat rasa tapi juga suasana. Salam kopi.

Bekal untuk diri sendiri.
Bekal untuk diri sendiri.

Verve Coffee Roasters

NEWoMan Shinjuku 2F (Ekisoto), 5-24-55 Sendagaya,

Shibuya-ku, Tokyo, Jepang

PAKET CAFE

190 total views, 3 views today

Mustika Treisna Yuliandri

A girl who lives among words, world and wow-ness. A coffee-shop traveler and social media entusiast.

No Comments Yet

Leave a Reply

Your email address will not be published.