KEDAI KOPI MENJADI TEMPAT KERJA, MENGAPA TIDAK?

Semakin berkembangnya zaman, kedai kopi bukan hanya sekadar tempat ngopi atau tempat ngobrol saja, lebih dari itu. Kedai kopi kini menjadi fasilitas yang sangat mendukung kreatifitas dalam pekerjaan, sebagai tempat di mana bisnis bermula maupun bisnis berjalan.

MENGAPA demikian, bisa dilihat dari generasi millennial yang berlomba-lomba untuk menjadi freelance dengan pendapatan yang fantastis, atau berusaha mengembangkan bisnis mereka sendiri seperti membangun startup, dan kedai kopi menjadi lahan kreatif mereka.

Mengingat berkembangnya generasi millennial ini, pemilik usaha yang masih menerapkan konsep kantor konvensional pada umumnya, sudah mulai memikirkan sebuah ruangan kreatif yang disulap seperti kedai kopi. Kedai kopi di area kantor ini harapannya dapat mendukung kinerja para karyawannya, bisa dibilang kopi merupakan pelarian yang membahagiakan ketika pekerjaan mulai menjenuhkan. Kami pernah mengulasnya di sini, mengapa mesin kopi harus ada di kantor, salah satunya agar para karyawan bekerja lebih optimal pastinya.

Namun berbeda dengan mereka generasi yang berkembang, pekerjaan kreatif yang merintis bisnis dari ruang-ruang kedai kopi, dan bayangkan bagaimana kantor yang diidamkannya jika saja bisnisnya menjadi besar. Tentunya perkantoran yang nyaman dan juga kedai kopi, kopi sekarang ini seperti tidak boleh lepas dari lingkup dunia kerja. Dan mungkin ini beberapa alasan mengapa kedai kopi menjadi tempat kerja yang menarik.

credit: blog.cloudhq.net

ATMOSFIR KEDAI KOPI MENINGKATKAN KRETIFITAS
Harvard Business Review menerbitkan artikel yang menjelaskan bahwa white noise dapat meningkatkan sisi abstrak kinerja otak yang mana sisi abstrak ini meningkatkan kreatifitas seseorang. Penelitian white noise sendiri diselenggarakan oleh 2 orang yang berbeda dengan 2 tempat yang berbeda, namun memiliki kesimpulan yang sama, bahwa pada tingkat kebisingan tertentu dapat mempengaruhi kinerja seseorang. White noise ini sendiri sering dijumpai pada atmosfir kedai kopi yang memiliki kebisingan sekitar 70 desibel intensitas suara, hal ini biasanya terjadi di mana-mana ruang kedai kopi.

DI KEDAI KOPI DAPAT MENCIPTAKAN KENYAMANAN SENDIRI
Suasana kerja kantor pada umumnya memiliki berbagai karakter karyawan yang berbeda, cenderung ada yang menyukai bekerja dengan kenyamanannya sendiri. Situasinya akan berbeda jika bekerja di kedai kopi, walau sama memiliki banyak karakter orang di dalamnya, namun berbeda. Tempat kerja di kedai kopi punya keleluasaan tersendiri, berbeda dengan ruang kerja pada umumnya. Semisal, dengan earphone saja sudah dapat menciptakan kenyamanan tersendiri jika bekerja di kedai kopi, karena pekerjaan yang dikerjakan di kantor memiliki keterbatasan.

PEKERJAAN TIDAK SEPENUHNYA HARUS DI KANTOR
Penelitian yang dilakukan tentang karakteristik karyawan di era sekarang, banyak yang memilih pekerjaan yang menawarkan waktu fleksibel. Bukan berarti tidak ingin pergi ke kantor, namun pekerjaan yang lebih nyaman untuk dirinya sendiri dan tidak membebani. Terbukti malahan, banyak perusahaan yang menyediakan fasilitas yang nayaman seperti kedai kopi atau ruang rehat di kantor mereka lebih sedikit memiliki karyawan yang absen karena sakit. Karena bisa jadi alasan sakit ini, merupakan perlarian sejenak dari kejenuhan kerja, bukankah surat sakit bisa dibeli. Pekerjaan tidak sepenuhnya harus di kantor, menyediakan ruang kreatif di kantor bisa menjadi alternatif, salah satunya ruang kedai kopi.

credit: sketchstudios.co.uk

BUDAYA KERJA DI KEDAI KOPI DAPAT MENULAR
Penemuan yang dilakukan peneliti Belgia menyimpulkan bahwa pola kerja karyawan dapat menular, jika melihat orang lain lebih berupaya melakukan tugas dan lebih giat bekerja keras, hal ini dapat menciptakan suasana kerja yang baik. Berbeda jika membuat ruang kerja yang dikotak-kotakan, sekat ini membatasi suasana kerja yang baik. Kedai kopi yang di dalamnya banyak pebisnis, otomatis pola pikir pengunjung kedai kopi akan terpikirkan bisnis walau hanya mendengarkan obrolannya saja.

MENINGKATNYA KEPERCAYAAN KERJA TIM
Banyak karyawan yang enggan untuk bekerja secara optimal, karena merasa merkea dianggap sebagai pekerja bukan karyawan. Pekerja selalunya melakukan pekerjaan yang sudah menjadi tugasnya, berbeda dengan karyawan yang senantiasa bekarya, tapi sedikit yang menghargai karya sehingga enggan untuk memberikan yang terbaik. Sebabnya, harus membangun kepercayaan karyawan agar bekerja optimal, selain memberikan tim kerja yang sesuai, perlu juga memberikan kenyamanan kerja.

PROYEKSI PERKEMBANGAN EKONOMI ERA MILLENNIAL
Bisnis seperti apa yang akan terjadi di tahun 2020, proyeksi ekonomi di Amerika memproyeksikan sekitar 43% orang membutuhkan tempat kerja yang nyaman untuk melakukan tugasnya. Sementara model bisnis juga semakin berkembang dan bergerak, tidak harus pekerjaan duduk diam di ruang kerja yang sempit, misalkan ojek online atau tutor online berbasis suara, atau freelance lainnya yang membutuhkan tempat kerja yang ideal. Sebabnya kedai kopi menjadi proyeksi tempat kerja yang sangat ideal untuk semua orang ke depannya. Karena semakin berkembang, arti bekerja tidak selamanya bekerja di kantor, selama ada koneksi internet bekerja bisa dilakukan di mana saja.

Nah, menurut kamu bagaimana ruang kerja yang ideal?

src: inc.com img: linkedin

No Comments Yet

Leave a Reply

Your email address will not be published.