KEDAI KOPI MUNGIL & MENYENANGKAN ITU BERNAMA SWEET CUP

Seperti namanya, kedai kopi kecil di Amsterdam ini menghadirkan kebahagiaan yang manis untuk saya. Tak hanya berupa rasa, tapi pengalaman yang tak terlupa.

sweet-cup-amsterdam

KRITERIA kedai kopi yang baik menurut selera saya sebenarnya sederhana saja. Asal dia mampu membuat saya betah duduk berlama-lama maka kedai kopi itu pastilah istimewa. Hal ini saya rasakan waktu mengunjungi sebuah kedai kopi kecil nan nyaman bernama Sweet Cup. Kedai kopi ini begitu mungil terselip di antara deretan toko. Eksterior kedai yang berwarna putih dengan jendela kaca bertuliskan “Sweet Cup” terasa begitu menggoda memanggil-manggil untuk segera disinggahi.

sweet-cup-amsterdam

Awalnya tak ada niat untuk ngopi di sini. Kedatangan saya adalah mutlak jatuh hati pada pandangan pertama. Siang itu lengang. Tak ada satu orang pengunjung pun di sana. Hanya ada sang pemilik yang menyambut ramah dan ditemani seekor anjing jenis bassed hound terduduk santai bak tuan rumah. Seketika saya merasa berjodoh dengan kedai kopi ini. Suasana sunyi santai begini adalah sebuah hal yang langka di Amsterdam. Biasanya semua kedai kopi pastilah ramai oleh pengunjung yang ingin menuntaskan dahaga akan kafein.

sweet-cup-amsterdam

Saya menghampiri coffee bar yang tak terlalu luas. Di sana ada mesin espresso Synesso 1 Group yang ditemani dengan dua buah automatic grinder Mazzer Kony Silver dan Mahlkonig Guatemala. Meski kedainya kecil, tapi di belakang coffee bar adaa sebuah roaster machine Giesen 6 Kg. Barulah saya tahu bahwa Sweet Cup tak hanya sebuah kedai kopi, tetapi juga merangkap micro-roastery yang menyangrai biji kopi mereka sendiri.

sweet-cup-amsterdam

Kedai kopi yang kira-kira hanya mampu menampung 15 orang pengunjung ini dikemas begitu asik dari segi interiornya. Segalanya berpadu dalam nuansa sederhana yang begitu cozy. Kursi-kursi berjejer dan dinding di penuhi lukisan seni di sana-sini. Rak-rak yang berjejer dipenuh buku-buku dan alat-alat kopi. Mereka juga menjual alat-alat kopi seperti Chemex, Hario V60 dan lain-lain. Ya tentu juga menjual aneka single origin yang bisa kamu bawa pulang.

sweet-cup-amsterdam

Mampir ke sini tanpa ngopi adalah kesia-siaan. Oleh karena itu, saya memesan dua coffee filter yang sudah sedari tadi saya incar di buku menu. Saya memesan single origin Honduras Marcala yang pada saat teguk pertama bisa saya rasakan sensasi cokelat, sweet citrus dan medium body yang begitu kentara. Rasanya seperti hampir tak meneguk kopi sangkin kuatnya notes cokelat di sini. Sedangkan coffee filter kedua saya pesan Ethiopia Sasaba dengan tasting notes jasmin, molasses, stone fruit, medium acid dan low body. Cangkir kedua ini benar-benar unik. Hampir tidak ada rasa pahit dalam tiap tetesnya. Saya suka!

sweet-cup-amsterdam

Harga kopi di sini rata-rata dibandrol sesuai dengan alat seduh dan jenis kopinya. Untuk kopi yang diseduh dengan Hario V60 dibandrol seharga €3, Aeropress €3.5,  dan Chemex (0.5L) €.6. Sedangkan espresso dibandrol €.2.5 untuk yang single sedang yang double €2.9. Unik juga ya harga kopi tergantung dengan metode seduh manual yang digunakan.

sweet-cup-amsterdam

Karena waktu saya datang suasana sepi dan nyaman, maka saya banyak ngobrol dengan sang pemilik dan bertukar cerita soal industri kopi di Amsterdam yang begitu marak. Tak hanya baru-baru ini saja, Amsterdam memang terkenal sebagai kota dengan peminum kopi terbanyak. Masyarakatnya memang akrab dengan kopi dan takkan pernah melewatkan sehari pun tanpa kopi. Selain ngobrol saya tentu saja memanfaatkan waktu dengan membaca. Sambil menunggu kegiatan berikutnya, singgah di Sweet Cup Amsterdam adalah sebuah keputusan yang paling tepat menurut saya.

sweet-cup-amsterdam

 

Sweet Cup Amsterdam

Lange Leidsedwarsstraat 93HS,

1017 NH Amsterdam, Belanda

 

PAKET CAFE

 

 

 

1,075 total views, 2 views today

Mustika Treisna Yuliandri

A girl who lives among words, world and wow-ness. A coffee-shop traveler and social media entusiast.

No Comments Yet

Leave a Reply

Your email address will not be published.