KEDAMAIAN ITU BERNAMA MONKS COFFEE ROASTER

Berada di Monks Coffee Roaster seperti berada di ‘kedamaian’ lain di tengah hiruk-pikuk Kota Medan yang riuh ini.

MONKS Coffee Roaster mungkin adalah salah satu kedai kopi yang menjadi favorit saya di Medan tercinta ini. Kedai kopi yang tak terlalu luas dan merangkap roastery ini adalah sebuah kedamaian kecil di tengah lokasi perkantoran dan jalan utama yang sibuknya bukan kepalang. Monks Coffee Roaster memang berada di pusat kota. Lokasinya yang di kelilingi perkantoran dan menjadi saksi betapa riuhnya kota ini menjadikannya sebuah persinggahan yang menyenangkan.

Ajaibnya, meskipun coffee shop yang bersebelahan dengan Pantry Magic ini di kelilingi oleh keriuhan detak kota dan macet yang membahana, tapi saat kamu masuk ke dalamnya segalanya lenyap seketika. Dari dalam Monks Coffee Roaster kamu nyaris tidak mendengar riuh kendaraan atau terbayang padatnya jalan utama. Semuanya sirna seketika seperti memasuki dimensi lain. Sebuah dimensi yang dimajakan kopi dengan nikmatnya.

Meskipun lokasinya tak luas, kedai kopi ini memberi rasa nyaman yang tak terbatas. Untuk saya Monks adalah kedai kopi yang benar-benar untuk ngopi meskipun mereka menyediakan aneka main course dan camilan enak. Salah satu favorit saya di Monks Coffee Roaster tentu saja hot latte double ristretto dengan latte art super-fancy dari baristanya. Latte memang untuk diminum, tapi latte art yang indah sungguh menambah nilai secangkir kopi di mata saya.

Saat mampir ke Monks saya selalu mengusahakan agak pagi. Karena pada jam-jam istirahat kantor tempat ini akan padat pengunjung mereka yang berdasi. Mesin espresso Victoria Arduino bisa dipastikan takkan berhenti bekerja. Pun pesanan filter coffee dengan berbagai single origin yang mereka sangrai sendiri terus-menerus hadir di balik coffee bar.

Oh iya, karena merangkap roastery Monks Coffee Roaster menjual biji kopi mereka sendiri. Jika kamu ingin membawa pulang kopi di sini disediakan aneka single origin baik dalam maupun luar negeri.

Roastery berada di belakang kafe bersebalahan dengan smooking room area. Monks Coffee Roaster dengan ukuran kecil ini sering penuh pengunjung. Jika sudah begini makan para pengunjung terpaksa ‘diungsikan’ ke ruangan sebelah. Ruangan sebelah adalah Pantry Magic, toko alat-alat dapur yang sering disulap sebagai ruangan tambah untuk tamu-tamu Monks Coffee Roaster.

Kamu yang ingin mengeksploarsi beragam cara seduh manual di Monks semuanya tersedia. Kamu tinggal bilang saja dengan baristanya maka mereka akan menyeduh sesuai alat seduh yang kamu minta. Untuk yang lapar, jangan khawatir. Menu western food hingga indonesian food lengkap tersedia. Kalau saya sih suka breakfast menu-nya. Beberapa kali mencoba egg benedict untuk brunch tentunya ditemani secangkir latte. 

Yang membuat Monks Coffee Roaster ini sedikit berbeda dari kedai kopi lainnya di Medan adalah mereka hanya buka sampai pukul 19.00 malam saja. Mungkin karena mengikuti pasar mereka yang kebanyakan para pekerja kantoran di sekitar lokasinya. Maka dari itu jika ingin ngopi di sini kamu hanya bisa sampai sore atau paling tidak datanglah di waktu sarapan atau makan siang.

Nuansa Monks Coffee Roaster yang asyik dengan lantai bercorak peranakan yang khas membuatnya berbeda. Dan meskipun terletak di persimpangan jalan yang padat luar biasa, Monks Coffee Roaster adalah kedai kopi yang layak disinggahi. Setidaknya untuk saya yang mencandu kopi di sini. Karena buat saya, apalah arti lokasi yang padat begini jika saat ngopi hati mendadak lapang dan menghadirkan rasa senang.

Monks Coffee Roaster 

Jalan K.H. Zainul Arifin No. 55A/27 

Sebelah Pantry Magic

Medan, Sumatera Utara,

Indonesia 

Mustika Treisna Yuliandri

A girl who lives among words, world and wow-ness. A coffee-shop traveler and social media entusiast.

No Comments Yet

Leave a Reply

Your email address will not be published.