KELEBIHAN DAN KEKURANGAN KOPI ORGANIK

Sebagian orang beranggapan bahwa apapun yang berlabel organik pasti lebih baik dan sehat. Bagaimana dengan kopi organik? Apakah kopi organik pasti lebih sehat dibandingkan dengan kopi biasa?

PADA awalnya di masa belum ada pestisida dan bahan kimia pengusir hama, semua penanaman agrikultur dapat dikatakan organik. Namun, seiring perkembangan zaman, penggunaan bahan kimia guna mengusir hama, pupuk dan lainnya digunakan untuk membuat hasil tanaman kopi lebih maksimal dan untuk menghindari kecacatan buah. Bukan berarti kopi organik tidak menggunakan pestisida, hanya saja pestisida yang digunakan terbuat dari bahan alami dan tidak menggunakan bahan kimia buatan.

Credit: unsplash.com

Meski demikian, tidak dapat diartikan kopi organik memiliki kualitas yang lebih baik dari kopi pada umumnya, karena hal yang menentukan kualitas kopi adalah tanah, ketinggian daratan dan proses roasting. Untuk menjawab rasa penasaran kamu apakah kopi organik jauh lebih baik dari kopi pada umumnya? Cari informasinya di bawah ini yuk!

Credit: unsplash.com

Ada empat kelebihan dari memproduksi dan mengonsumsi kopi organik

  1. Karena seluruh proses dari penanaman hingga roasting tidak menggunakan bahan-bahan kimia, jadi kopi organik lebih baik bagi kesehatan karena tidak ada sisa-sisa bahan kimia yang terbawa oleh kopi saat dikonsumsi.
  2. Penggunaan pestisida atau penyubur yang mengandung bahan kimia, sedikit banyak akan menganggu lingkungan sekitar, seperti polusi, pencemaran terhadap tanaman lain dan menurunkan kualitas tanah. Karena kopi organik tidak menggunakan pestisida atau penyubur berbahan kimia lainnya, proses penanaman kopi organik menjadi lebih baik bagi lingkungan.
  3. Dalam proses produksi kopi, para petani sedikit banyak akan menghirup udara dari tanaman kopi. Jika dalam proses penanaman kopi menggunakan pestisida berbahan kimia, maka secara otomatis petani akan menghirup udara yang tercemar oleh bahan-bahan kimia. Oleh karenanya, proses penanaman kopi organik yang tidak menggunakan pestisida lebih aman bagi para petani.
  4. Kopi organik dapat menciptakan pasar kopi specialty, dimana anggapan konsumen akan kopi organik adalah kopi yang lebih baik, maka secara umum ekspektasi akan hasil kopi organik akan lebih tinggi. Hal tersebut mendorong para petani roaster kopi untuk memproduksi kopi organik dengan cara-cara yang benar dan dengan cermat guna menghasilkan kopi dengan standard mutu specialty.

Setiap hal tentu ada sisi positif dan negatifnya, begitu pun dengan kopi organik tak hanya memiliki kelebihan namun juga ada beberapa kekurangannya.

Credit: unsplash.com

Ada tiga kekurangan memproduksi dan mengonsumsi kopi organik

  1. Perlunya tersertifikasi oleh beberapa pihak di seluruh proses produksi kopi menyebabkan tingginya biaya produksi kopi.
  2. Harga yang mahal di pasar karena produksi tinggi dan belum tentu kualitasnya baik, karena kopi organik pada dasarnya hanya berbeda dari bahan-bahan suplemen yang digunakan dalam proses produksi dan bukan dari kualitas penanaman, tanah dan roasting.
  3. Banyak petani-petani kopi organik yang tidak dapat menjual produknya dengan harga organik dikarenakan mereka tidak mampu untuk ikut uji sertifikasi organik walaupun sebenarnya kopi yang dihasilkan masih sangat organik dan asli.

Itulah kelebihan dan kekurangan kopi organik. Setelah mengetahuinya, kamu lebih pilih kopi organik atau kopi biasa?

Foto utama dari www.unsplash.com

Penulis: Arrafina Muslimah. – Pernah menjadi jurnalis lifestyle di salah satu majalah remaja. Pencinta fashion, penikmat musik dan pecandu make-up dan skincare.

 

Mustika Treisna Yuliandri

A girl who lives among words, world and wow-ness. A coffee-shop traveler and social media entusiast.

No Comments Yet

Leave a Reply

Your email address will not be published.