KENAPA AIR SENI BISA BERAROMA KOPI?

Pernah tidak pada suatu waktu aroma air senimu mendadak beraroma (nyaris) seperti aroma kopi? Ternyata hal tersebut ada penjelasannya.

SAYA sendiri beberapa kali merasa bahwa air seni saya terasa beraroma kopi. Cukup kentara sehingga saya pikir hal tersebut terjadi karena saya kebanyakan minum kopi. Setelah saya diskusikan dengan teman, ternyata mereka juga mengalami hal yang sama. Penasaran dengan gejala ini saya akhirnya mencari tahu dan menemukan jawabannya.

Menurut seorang teman saya yang kebetulan dokter, aroma kopi pada air seni terjadi dikarenakan karena terlalu banyak mengonsumsi kopi. Seperti diketahui bahwa kopi mengandung beberapa senyawa antara lain polifenol yang di dalamnya terdapat asam hidroksisinamatik. Asam hidroksisinamatik ini memberikan aroma khas dan juga ternyata memberi manfaat baik bagi tubuh.

Aroma kopi pada urinmu terjadi dikarenakan asam hidroksisinamatik yang masuk ke dalam tubuh diproses dan dipecah oleh tubuh. Senyawa ini kemudian menjadi produk limbah yang disebut metabolit yang beberapa di antaranya dilepas dan dibuang melalui urin. Jadi metabolit inilah sebenarnya senyawa dalam kopi yang berperan dalam menciptakan aroma kopi pada air senimu.

Tak hanya itu, menurut yang disunting dari situs healthline.com, kopi yang sudah diketahu mengandung kafein ini dianggap sebagai diuretik yang cukup lemah. Jadi kafein ini mampu membuat kamu melakukan buang air kecil secara lebih banyak dan sering. Itu kenapa pada beberapa orang efek minum kopi adalah ‘ke belakang’ lebih sering. Nah, seringnya buang air kecil menyebabkan yang bersangkutan dehidrasi lebih cepat.

Dan ketika tubuh mengalami dehidrasi, air seni atau urin akan berwarna lebih pekat. Saat warna urin menjadi lebih pekat, aroma yang disebabkan senyawa metabolit tadi akan semakin tajam tercium. Jadi sangat disarankan untuk kamu yang minum kopi banyak dalam sehari untuk menyeimbangkannya dengan mengonsumsi air putih dalam jumlah besar juga. Selain agar tak dehidrasi, juga membantu agar pembuluh darahmu tidak menyempit. Pembuluh darah yang sempit akan menaikkan tekanan darah.

Sebenarnya aroma air seni yang seperti kopi tidak berbahaya asal yang bersangkutan tidak mengalami dehidrasi dan gejala-gejala lainnya. Namun, kamu tetap harus ‘mendengar’ tubuhmu dan memelajari reaksinya saat minum kopi dalam jumlah yang besar.

Artikel disunting dari healthline.com

 

Mustika Treisna Yuliandri

A girl who lives among words, world and wow-ness. A coffee-shop traveler and social media entusiast.

No Comments Yet

Leave a Reply

Your email address will not be published.