KENAPA HARUS MOKA POT?

Tidak ada keharusan saat memilih alat kopi, tapi ternyata moka pot memiliki keistimewaan tersendiri yang harus kamu pertimbangkan sesaat sebelum memilih memiliki alat kopi.

SEORANG kenalan berwarga negara Italia mengatakan bahwa moka pot bagi keluarganya seperti pintu dan jendela di rumah. Harus ada dan pasti ada hampir di semua rumah orang Italia. Moka pot bisa dibilang salah satu alat pembuat kopi tertua yang tak hanya bertahan hingga zaman Gelombang Ketiga tapi sudah ada saat kopi belum menjadi kompetisi di mana-mana.

Lalu apa istimewanya alat kopi yang bekerja menggunakan panas api (dan juga listrik) ini? Benarkah layak dimiliki pecinta kopi? Menurut saya tidak semua orang cocok ngopi dengan menggunakan moka pot. Meski begitu moka pot memang memiliki banyak keunggulan yang tak bisa ditepis dan tak ada di alat pembuat kopi lainnya.

Pertama, moka pot, katakanlah merek Bialetti, adalah alat seduh dengan harga ekonomis. Tak perlu merogoh kocek terlalu dalam kamu sudah bisa menikmati secangkir kopi nikmat setiap hari. Kedua, untuk pemula moka pot sangat mudah dioperasikan. Masalah yang sering dihadapi moka pot adalah level gilingan yang tidak pas atau konsistensi hasil seduh yang kadang berbeda-beda. Selain itu, semua orang bisa membuat kopi dengan alat ini.

Ketiga, sangat mudah dibersihkan. Cukup dengan melepaskan semua bagian dari moka pot lalu disiram pada air mengalir dan keringkan. Ya kawan, sesederhana itu. Pun kamu hanya membutuhkan kompor gas atau kompor induksi (sesuai jenis moka pot yang kamu miliki), moka pot bisa diandalkan untuk sebuah pagi yang sibuk. Jika dibandingkan dengan alat seduh manual seperti pour over atau Aeropress tentu moka pot lebih mudah dipelajari dan juga menghemat waktu. Tapi tentu hasil kopinya berbeda. Moka pot memberi hasil lebih pekat dan intens. Hampir seperti espresso atau Americano.

Sedang jika dibandingkan dengan kopi dari mesin espresso, tentulah sangat berbeda. Dengan mesin kita bisa mengontrol konsistensi, tapi juga diperlukan keahlian barista dan harga yang mahal pula. Belum lagi maintance mesin agak sedikit ribet. Untuk saya sendiri, moka pot mewakili selera saya yang sesekali suka kopi hitam yang intens. Bialetti Brikka adalah salah satu jagoan yang menghasilkan krema tebal dan nikmat yang berbeda. Oh iya, moka pot juga bisa dipakai di luar ruangan. Jadi asyik untuk teman berpiknik!

Oh iya, meski manual, tapi kini moka pot merek Bialetti sudah mengeluarkan moka pot yang bisa dioperasikan dengan tenaga listrik. Siapa tahu kamu malas menjerang kopi di atas kompor, ya kan?

Mustika Treisna Yuliandri

A girl who lives among words, world and wow-ness. A coffee-shop traveler and social media entusiast.

4 Comments
    1. 1. Apa saja, Robusta atau Arabica gak masalah tergantung selera
      2. Sebaiknya yang dark karena hasil seduhan Moka Pot itu seharusnya kuat dan nendang, layaknya Espresso
      3. 1 tingkat diatas gilingan untuk Espresso machine. Teksturnya seperti pasir. Kalau terlalu halus nanti kopinya bisa ada yang naik sampai ke carafe-nya dan kopinya bakal ada banyak ampasnya nanti.

Leave a Reply to Ucha kurnia Cancel reply

Your email address will not be published.