KENAPA KITA MALAS SEDUH KOPI SENDIRI?

“Karena kurang cinta,” kata seorang barista yang dulu pernah malas seduh sendiri juga.

“KARENA jika sudah cinta rasa malas pun mampu ditepis dengan sungguh mudahnya,” tambahnya lagi. Sebagai peminum kopi yang juga pernah malas seduh kopi sendiri saya tak menyalahkan mereka yang enggan ngopi dengan segala proses panjang tersebut. Karena jauh sebelum saya ‘jatuh cinta’ terhadap kopi, ritual seduh kopi sendiri memang terlihat begitu rumit dan repot.

Bayangkan pagi hari kita harus memanaskan air, mempersiapkan seperangkat alat seduh, menggiling kopi (itu pun dengan cara manual yang melelahkan), kemudian mulai seduh lalu dihabiskan dalam waktu setengah dari waktu menyiapkannya. Repot memang dan ya belum dihitung waktu membersihkan semua alatnya lagi. Dan itu harus kamu lakukan setiap hari. 

Kemalasan seduh kopi sendiri ini pun seketika sirna seiring waktu dan seiring dalamnya kopi menggorogoti hati saya. Dan beradasarkan beberapa kali diskusi dengan para teman barista dan coffee junkie akhirnya kami menyimpulkan beberapa hal kenapa orang malas seduh kopi sendiri.

Credit : squarespace.com

Tak Punya Waktu

Meski terdengar begitu klise dan menyebalkan. Tiga kata ini menduduki peringkat pertama. Berbeda dengan menggunakan mesin kopi otomatis yang menyajikan kopi dalam sekali klik, seduh kopi sendiri (dengan cara manual terutama) dinilai sangat menghabiskan waktu apalagi di tengah kesibukan yang menggunung.

Alasan tak punya waktu ternyata bisa dihilangkan saat orang sudah menganggap kopi dan ritualnya sebagai prioritas. Karena katanya jika ‘sayang’ pasti akan menyediakan waktu seberapa sempit waktunya. Setuju!

Tak Punya Alat Kopi

Ini adalah kendala semua pemula. Tak memiliki alat kopi membuat banyak orang malas memulai seduh kopi sendiri. Sedangkan untuk membeli alat kopi tak semua orang mau dan mampu menyediakan budgetnya. Padahal seduh kopi sendiri itu bisa dimulai dari kopi tubruk yang hanya membutuhka cangkir kopi, kopi dan air panas. Sudah!

Jika level minum kopi sedikit lebih tinggi, biasanya orang-orang akan berusaha memiliki alat kopi setidaknya alat kopi basic dan sederhana. Ya, meskipun keberadaan alat kopi di rumah belum tentu mampu menyingkirkan rasa malas seduh kopi sendiri.

Tak Ahli

“Malas seduh sendiri karena rasanya tak seenak para barista. Jadi ya mending ngopi di kedai kopi saja.” Poin ketiga ini memang sering dialami kita si peminum kopi pemula ini. Memang jika belum terlalu menguasai ilmu dasar seduh rasa kopinya tak seperti yang diinginkan. Ini yang selalu menjadikan kita malas seduh sendiri. Alhasil semua memilih untuk ngopi di kedai kopi demi rasa nikmat yang tak diragukan lagi.

Padahal seiring waktu dan semakin sering seduh sendiri, pastilah keahlian seduh juga ikut terasah. Yah, semua orang pernah menyeduh dengan hasil yang gagal sebelum menemukan nikmatnya sendiri. Asal ada kemauan, bukan?

Itulah tiga poin yang dominan menjadi alasan kenapa kita malas seduh sendiri. Kalau kamu, di masa-masa awal ngopi apa yang membuatmu malas seduh sendiri?

Foto utama dari ncausa.org

 

 

Mustika Treisna Yuliandri

A girl who lives among words, world and wow-ness. A coffee-shop traveler and social media entusiast.

1 Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.