KENAPA SUSU NABATI KERAP MENGENDAP DI DASAR CANGKIR KOPIMU?

Untuk mereka yang tidak mengonsumsi produk hewani, kehadiran susu kedelai adalah jawaban untuk menikmati cappuccino atau caffe latte. Tapi yang menyebalkan dari semua ini susu kedelai kerap mengendap dan mengumpul di dasar cangkir kopi. 

DAN itu adalah pemandangan yang tidak menyenangkan pada secangkir kopi susumu. Bayangkan saja susu nabati ini kerap berpisah dengan kopinya. Tak sama seperti susu hewani yang mampu melebur dengan kopi secara sempurna, susu nabati seperti kedelai dan almond biasanya berpisah dan tak lebur dengan kopi setelah beberapa saat.

Jika kamu memandang dasar cangkir kamu akan menemukan susu nabati ini menggumpal dan maaf jadi kurang berselera untuk dinikmati lagi. Lalu kenapa bisa menjadi demikian? Ternyata jawabannya ada dua faktor yaitu faktor keasaman dan faktor suhu. Kopi memiliki tingkat keasaman yang lebih tinggi dari susu kedelai. Saat bertemu kopi zat pada susu kedelai mengurai dengan reaksi yang biasa disebut dengan coagulant. 

Sedangkan faktor suhu ternyata mempercepat proses penggumpalan kedelai terhadap kopi. Semakin panas susu kedelai maka sedikit asam yang diperlukan untuk mengulurnya. Maka terjadilah penggumpalan tersebut. Para vegan dan mereka yang alergi terhadap produk susu hewani sangat mengeluhkan kopi yang tidak ‘indah’ ini. Padahal reaksi seperti ini harusnya bisa diminimalisir jika tahu caranya.

Tips untuk meminimalisir proses pengentalan pada susu kedelai di kopimu ternyata sederhana. Seperti yang dilangsir thekitchn.com, kamu harus memanaskan susu kedelai terlebih dahulu untuk mencegah proses pengentalan. Pun meski begitu kadang cara ini tak 100% bisa berhasil. Peneliti kopi lainnya mengatakan jika ingin mencampur kopi dan susu kedelai sebaiknya menuangkan terlebih dahulu susu kedelai yang telah dipanaskan itu ke dalam cangkir.

Setelah susu kedelai berada di dasar cangkir lalu tambahkan kopi secara perlahan. Ingat harus secara perlahan-lahan. Biarkan suhu pada kopi turun sedikit sebelum kamu mencampurnya dengan susu kedelai. Proses ini penting karena kopi yang suhunya turun mengurangi resiko mengentalnya susu kedelai setelah pencampuran terjadi. Ya meskipun pada akhirnya kamu tak bisa menikmati secangkir caffe latte dengan latte art yang indah, bukan?

 

 

Mustika Treisna Yuliandri

A girl who lives among words, world and wow-ness. A coffee-shop traveler and social media entusiast.

No Comments Yet

Leave a Reply

Your email address will not be published.