KINTO FARO: KARENA MENYEDUH ADALAH PROSES MENUJU NIKMAT

KINTO Faro adalah sebuah alat seduh kopi manual yang diciptakan oleh perusahaan pembuat alat-alat kopi asal Jepang Kinto Co. Kinto Faro diciptakan dengan desain simpel, sederhana namun tetap modern dan chic. Nama Faro sendiri diambil dari Bahasa Italia yang berarti “mercusuar”. Hal inilah yang kemudian diaplikasikan ke dalam desainnya yang berupa tumpukan dripper yang berisi stainless steel filter, server serta tutupnya. Kinto Faro diciptakan layaknya mercusuar yang diharapkan menerangi ritual minum kopi setiap hari. Karena menyeduh adalah proses menuju nikmat.

Credit by kostverlorenvaart.blogspot.com
Credit by kostverlorenvaart.blogspot.com

Kinto Faro memiliki lubang kecil pada drippernya dan menyertakan stainless steel filter yang ramah lingkungan. Perusahaan Kinto menciptakan Kinto Faro dengan pemikiran matang dan tentunya berbeda. Terbuat dari porselain berkualitas terbaik, Kinto Faro diproduksi di sebuah workshop di Desa Hasami di Nagasaki Jepang. Kehadiran Kinto Faro menyempurnakan koleksi seduh manual yang diusung Kinto yang telah hadir sejak 1972. Kinto tak hanya menciptakan alat-alat kopi fungsional tetapi peduli terhadap desain, kesederhanaan juga peka terhadap lingkungan. “Slow Coffee Style” yang menjadi selogan perusahaan ini diterapkan 100% kepada alat-alat kopi ciptaannya. Sudah pernah menyeduh dengan Kinto Faro?

Credit by shopgrosche.com
Credit by shopgrosche.com

Cara Menyeduh :

  1. Giling biji kopi pada level medium coarse. Untuk 2 – 3 cangkir kopi gunakan 28 gram kopi. Lalu masukkan ke dalam stainless steel filter pada dripper.
  2. Panaskan air pada suhu 88 derajat celcius. Letakan Kinto Faro di atas
  3. Tuangkan air dengan gerakan spiral hingga menyentuh berat air 70 gram dan tunggu 30 detik untuk menyempurnakan ekstraksi.
  4. Ambil stirrer lalu aduk bubuk kopi yang basah secara merata.
  5. Lalu lanjutkan pouring kedua hingga berat air mencapai 140 gram. Pastikan air jangan meluap pada dripper karena tetesan air pada Kinto Faro biasanya menetes lebih lama.
  6. Lanjutkan proses pouring hingga berat air kira-kira mencapai 340 gram.
  7. Selamat menikmati.

Foto utama dari nulinedistribution.com

pour-over

Mustika Treisna Yuliandri

A girl who lives among words, world and wow-ness. A coffee-shop traveler and social media entusiast.

No Comments Yet

Leave a Reply

Your email address will not be published.