KOMBINASI KOPI DAN MAKANAN, SERTA TRADISI NGOPI DUNIA

Tiap keberagaman manusia membentuk tradisi, dan akhirnya mempengaruhi karakter rasa makanan dan minuman. Lalu, bagaimana menentukan makanan yang sesuai untuk disandingkan dengan kopi?

MAKANAN seperti apa yang sebenarnya sesuai untuk disajikan bersamaan dengan secangkir kopi; cemilan ataukah makanan berat. Di era third wave, kedai kopi pun mengambil fokus tentang menu makanan yang menjadi peneman secangkir kopi. Tidak asal memilih makanan yang enak saja, makanan juga harusnya menambah nikmat si kopi saat diteguk. Beberapa makanan malahan akan membuat rasa kopi menjadi perlahan memudar, karena membuat indera pengecap kebingungan. Sebaiknya dalam menentukan menu makanan harus lebih menghargai lagi karakter rasa kopi.

Di Indonesia, sangat akrab sekali cemilan gorengan sebagai teman saat ngopi di tengah obrolan, kentang, ubi, pisang, tempe dan banyak lagi. Kalau menelusuri bahan cemilannya pasti tidak heran jika gorengan menjadi cemilan favorit yang sering disandingkan dengan secangkir kopi. Indonesia yang dikenal sebagai negara agraris pasti tidak kesulitan menemukan bahan cemilan tersebut. Jika ditelusuri, budaya masyarakat Indonesia sedari dulu sebagai petani tanpa sadar juga berkontribusi membentuk pola ini, mengapa gorengan menjadi cemilan yang akrab disandingkan dengan secangkir kopi. Bagaimana dengan negara-negara lain, bagaimana tradisi yang terbentuk sehingga menghadirkan pola yang sama dalam menyajikan makanan dan kopi.

Sweet and Salt; Negara Ethiopia

Tradisi yang berkembang di Ethiopia membentuk cita rasa yang hampir sama di sekitarannya dalam hal menikmati kopi. Minum kopi di Ethiopia dari awal mula budayanya berkembang, bisa dikatakan sebagai simbol sosialisme, karena negara penemu kopi ini memiliki seremonial tersendiri untuk minum kopi.

Biji kopi arabika yang di-roasted sendiri termasuklah dalam syarat seremonial di sini, dari mulai menggilingnya, ritual penyeduhannya dan menyajikannya sangat diperhatikan. Kopi yang dihasilkan memiliki karakter smooth dan rasa yang kaya. Dan umumnya memilih kacang-kacangan, popcorn, sebagai cemilan pada seremonial ini. Nah, sehingga menu makanan yang sedikit asin atau asin yang samar sangat sesuai disajikan untuk penikmat kopi di Ethiopia, melihat dari tradisi yang berkembang di sini.

Bitter and Sweet; Timur Tengah

Coffee house yang berkembang di Timur Tengah ditandai sejak masuknya kopi di sini sekitar abad ke 16. Pada abad ini gambaran umum yang tercipta dari orang-orang di coffee house adalah orang yang intelektual, kreatif dan sosialis, karena dari coffee house obrolan-obrolan serius tercipta. Karakter kopi pada saat itu lebih berkesan pahit walaupun masih memiliki rasa yang kaya. Sehingga mencari cara bagaimana menyeimbangkan rasa pahit dari kopi dengan makanan lain, agar lebih bersahabat.

Madu sangat terkenal pada abad ke 16, dan akhirnya makanan mengandung madu disandingkan bersama secangkir kopi. Tidak hanya madu, maknanan yang mengandung cinnamon dan cardamom juga menjadi sajian yang serasi di sini. Penikmat kopi di Timur Tengah sudah familiar dengan karakter kopi yang pahit dan sajian makanan yang manis.

Milk and Pastries; Eropa

Di Eropa, ketika kopi masuk dan menyebar ke banyak negara di sini, kopi tidak terlalu akrab, dan rasanya aneh menurut mereka pada masa itu. Namun sejak negara Perancis mencampurkan kopi dengan susu yang dikenal café au lait, sebentar saja kopi mulai banyak peminatnya. Sarapan dengan secangkir kopi susu menjadi sebuah keseharian di masa ini, ditemani dengan croissant, mereka mencelupkan potongan croissant ke cangkir kopi, dan rasanya sangat nikmat.

Kebiasaan minum kopi di pagi hari untuk orang Eropa mungkin tumbuh dan kembang dari kebiasaan sarapan dahulunya. Tidak hanya di Perancis, hampir di beberapa negara Eropa memiliki pola sajian yang sama. Itali dengan cappuccino dan pastries keju, di Swedia terkenal dengan sebutan “fika“.

credit: pinterest
credit: pinterest

Bagaimana dengan Indonesia?

Jika menilik bagaimana cara komoditi kopi masuk ke Indonesia, dan juga membenturkannya dengan kebiasaan masyarakat di Indonesia, bisa dibilang Indonesia sangat unik. Ragamnya suku di Indonesia juga memberikan pola yang berbeda. Di pulau jawa ada seduhan kopi yang mencelupkan bara api, di daerah lain berkembang tren minum kopi dengan cara membalikkan cangkir, dan misteri terciptanya sanger yang masih meninggalkan debat. Namun yang sama, hampir di tiap kota di Indonesia, maklum jika disajikan gorengan bersamaan dengan kopi.

Perbendaharaan kopi Indonesia sangat menarik untuk dijadikan obrolan. Menganalisa tradisi masyarakat untuk menemukan menu makanan yang serasi dengan menu kopi ternyata tidak begitu mudah. Lalu apakah gorengan dan kopi adalah teman yang serasi?

Coffee Pairing

Untuk mengkombinasikan makanan ke kopi bukan hal mudah tidak juga dibilang sulit, berikut sedikit tips untuk menentukan makanan yang serasi untuk kopi.

1. Identifikasi karakter rasa yang dominan dari kopi sehingga memudahkan untuk menemukan kombinasi makanan yang serasi
2. Melakukan eksperimen dengan metode seduh yang berbeda untuk mengetahui rasa kopi yang paling dominan
3. Memilih makanan yang memiliki karakter rasa hampir sama atau yang mengimbangi karakter rasa kopi

src: coffeekind.com thespruce.com img: canterburycoffee

3,869 total views, 14 views today

No Comments Yet

Leave a Reply

Your email address will not be published.