KONDISI LAHAN TANAM KOPI PENGARUHI RASA KOPI

Untuk para pelaku di industri dunia kopi saat ini, menjadi spesifik seperti sudah menjadi sebuah keharusan. Tidak ada lagi sesuatu yang asal di era speciality seperti sekarang ini. Bagaimana menyajikan secangkir kopi yang memiliki konsistensi rasa dari hari ke hari menjadi perhatian khusus bagi para pelaku di industri kopi.

PADA kesempatan kali ini, izinkan saya mengulas bagaimana para pembeli green bean memastikan atau berburu green bean dan dengan mudah dapat memproyeksikan bahwa karakter rasa dari green bean tersebut sudah pasti akan nikmat. Sama kita ketahui bahwa banyak sekali indikator yang mempengaruhi karakter rasa, tidak hanya dari teknik penyeduhan melainkan dari bagaimana para roaster mengoptimalkan green bean ketika tahap roasting dan menjadi coffee bean yang menarik.

Bahkan sebagai green bean buyer, mereka punya standarisasi bagaimana green bean yang layak untuk dibeli dan dipasarkan lagi ke pasar penikmat kopi. Tidak sedikit, di antara mereka yang awalnya membeli green bean hanya sekadar, kini mempelajari bagaimana kopi asal Gayo berbeda dari kopi asal Sidikalang. Atau bahkan lebih spesifik lagi, dalam satu daerah kabupaten produsen kopi mengapa bisa ada perbedaan karakter rasa kopi di tiap kebun di berbagai kecamatan produsen kopi di Indonesia. Semua pertanyaan tentang spesifikasi sebab rasa kopi yang muncul ini merupakan keberkahan dari era speciality coffee.

credit: dilworthcoffee.com

Dalam pasar internasional, pemburu green bean atau pembeli green bean mengenal istilah kondisi tanah yang pengaruhi rasa kopi disebut “terroir” yang berasal dari bahasa Perancis yaitu “terre” berarti tanah, bumi atau lahan. Namun, sebenarnya istilah terroir ini pertama dikenal pada kalangan penikmat/pemburu wine, tapi sebutan ini juga digunakan untuk pasar kopi dunia. Sedikit banyaknya, lahan tanam kopi meliputi beberapa hal yang mempengaruhi langsung karakter rasa dari kopi itu.

-Kondisi Tanah Lahan Tanam
-Curah Hujan Tahunan
-Rata-Rata Temperatur
-Bagaimana Kondisi Sinar Matahari
-Tingkat Ketinggian Lahan Tanam

credit: iStock

Bukan hanya itu saja, hal lain yang menjadi bahan diskusi di beberapa daerah juga menyangkut flora dan fauna yang hidup dan berkembang di daerah lahan tanam juga memberikan kontribusi pengaruh untuk karakter rasa kopi. Semisal pada suatu lahan tanam sekitaran ternyata juga ditanami jagung, maka kondisi lahan tanaman kan dipengaruhi dengan karakteristik tanaman jagung. Atau pada suatu lahan tanam ternyata sekitaran banyak ternak, maka hewan ternak ini juga mempengaruhi kondisi lahan tanam, apakah itu berpengaruh baik ataupun tidak hal ini juga perlu dipertimbangkan.

LAHAN TANAM TAK SELAMANYA SAMA
Kondisi lahan tanam di tiap tahunnya ternyata tidaklah sama, seperti kondisi tanah yang berangsur berbeda tingkat kelembapannya, atau curah hujan yang berubah-ubah dan tanggal musim hujan pun juga kerap berubah. Lahan tanam memang hanya salah satu faktor yang mempengaruhi karakter rasa dari kopi. Tapi, bagaimana lahan tanam dapat mempengaruhi rasa hal ini terletak pada tahap roasting, bagaimana roaster menarik kesimpulan untuk mengeluarkan cita rasa khas dari green bean.

src: driftaway.coffee img: dilworthcoffee.com

No Comments Yet

Leave a Reply

Your email address will not be published.