KOPI APA YANG PALING BANYAK KAFEINNYA?

Beberapa orang percaya bahwa robusta adalah yang paling banyak kafeinnya. Tapi ternyata bicara soal jumlah kafein tak hanya perkara jenis kopinya saja.

ADA beberapa faktor lain yang menyebabkan banyaknya jumlah kafein pada secangkir kopi yang kamu nikmati setiap hari. Lalu kenapa kita tiba-tiba membahas jumlah kafein? Kawan, beberapa orang mengonsumsi kopi bukan karena rasa dan ritual kenikmatannya saja. Banyak orang di luar sana yang mengonsumsi kopi demi mendapatkan ‘tendangan’ kafein yang membuat mereka berenergi. Itu kenapa jumlah kafein di dalam kopi yang mereka nikmati terasa begitu penting.

Pun kebalikannya, ada orang yang ingin menikmati kopi tapi tak mau kena efek kafeinnya. Ya, mungkin karena faktor kesehatan dan faktor X lainnya. Jadi sebenarnya kopi apa yang jumlah kafeinnya paling banyak?

Di nilai dari jenis kopinya, robusta memiliki jumlah kafein paling banyak. Setidaknya hampir lebih besar dua kali lipat jumlahnya dari kafein yang ada pada arabika. Jadi jika tak mau terkena efek besar-besaran kafein, kawan sekalian bolehlah memilih arabika saja. Tak hanya perkara jenis kopi, ternyata level sangrai kopi juga memengaruhi jumlah kafein pada si biji hitam ini.

Banyak yang menduga bahwa kopi yang disangrai gelap alias dark roast memiliki kafein yang lebih besar dari light roast karena rasanya pahit sekali. Padahal rasa pahit dan jumlah kafein sama sekali tidak ada hubungannya. Light roast lebih banyak kafeinnya dari dark roast. Kenapa? Karena semakin lama kopi disangrai, maka molekul kafein pada kopi ikut menghilang bersama panas. Otomatis jumlah kafeinnya berkurang, bukan?

Tak hanya sampai di situ saja, penentuan jumlah banyaknya kafein pada kopi ini juga ditentukan pada level gilingan. Semakin halus biji kopi digiling maka akan semakin banyak kafeinnya. Juga jumlah kopi ditentukan sesuai dengan metode penyeduhan. Jadi jika kamu ingin menyeduh kopi dengan jumlah banyaknya air yang sama tapi menggunakan kopi lebih banyak tentu kafeinnya lebih tinggi. Semakin banyak kopi yang digunakan, semakin banyak kafeinnya. Sesederhana itu.

Kesimpulannya jika kamu menginginkan kopi dengan jumlah kafein yang banyak maka kamu harus menyeduh kopi robusta yang disangrai light roast dan diseduh dengan cara Turkish Coffee atau espresso karena dua jenis ini yang menggunakan kopi yang digiling halus. Sekian dan mari mabuk kafein!

Artikel disunting dari thespruce.com dan beberapa situs kopi lainnya.

Mustika Treisna Yuliandri

A girl who lives among words, world and wow-ness. A coffee-shop traveler and social media entusiast.

No Comments Yet

Leave a Reply

Your email address will not be published.