KOPI KALYAN CIKAJANG JAKARTA

Minggu pagi untuk sebagian orang adalah saat tepat untuk bangun siang. Tapi bagi saya kali ini biarlah pagi akhir pekan diisi dengan ritual pada cangkir kopi.

ENTAH angin apa yang membawa saya hingga bisa mampir ke wilayah Cikajang. Sebuah kedai kopi bernama Kopi Kalyan menjadi tempat persinggahan manis di Minggu pagi. Sebenarnya saya sudah lama mendengar nama kedai kopi ini. Pun sudah sering melihat fotonya wara-wiri di media sosial. Tapi baru kali ini semesta mengizinkan saya untuk mampir itu.

Pagi itu Kopi Kalyan sungguh tenang. Suasana kedai yang memang mengusung tema minimalis membangun sensasi meluaskan sejauh mata memandang. Saya suka tema-tema minimalis dengan minimnya perabot dan hiasan. Jadi bisa fokus pada detail yang tak banyak tapi sungguh menarik hati.

Di coffee bar barista tampak asyik dengan kopinya. Sebuah mesin kopi La Marzocco PB dipilih menjadi jagoan yang dikemudikan baristanya. Tentu grinder sekelas Mahlkonig K30 dan Mahlkonig EK43 menemani sang jagoan tadi. Sebuah paket yang cukup mumpuni untuk menciptakan kebahagiaan pada cangkir peminumnya.

Kebetulan pagi itu saya belum ngopi. Dan seperti biasa segalanya harus diawali dengan filter coffee. Saya memesan single origin Kenya yang ternyata sedapnya di luar ekspektasi saya. Notes blackcurant, bergamot dengan sekilas bebungaan yang bersih dan segar cukup membuat saya bahagia berkecukupan. 55 ribu penuh kebahagiaan rasanya sungguh setimpal dengan apa yang saya dapatkan. Ha-ha-ha.

Tak hanya kopi Kenya, di sini juga menyediakan banyak sekali pilihan single origin. Saya sempat melihat single origin Bengkulu, Kerinci Sungai Penuh, Ethiopia Wonago dan Ethiopia Duromina yang disajikan di sana. Entah lain kali mungkin bisa bertambah jenis kopinya.

Karena ngopi pagi tak lengkap tanpa ditemani camilan maka saya pun memesan aneka pastry yang ada di sini. Sempat mencoba croissant dan kukis yang ada di sana. Lumayan juga untuk mengisi perut yang pagi-pagi sudah mengamuk untuk diisi. Oh iya, meski saya duduk di bagian indoor, ternyata saya mau juga duduk di bagian outdoor karena ternyata tempatnya sangat nyaman. Bangku kayu yang menempel ke dinding dengan bebatuan di lantai plus tanaman membuat ruangan outdoor yang sering di sepelekan tak kalah nyaman dengan indoor-nya.

Yah, secangkir kopi memang tak cukup juga. Saya pun memesan caffe latte yang dinikmati sambil mengerjakan beberapa hal yang sempat tertunda. Kopi Kalyan ini mungkin menemukan saat-saat terbaiknya di Minggu pagi. Saat orang-orang benar-benar datang untuk secangkir-dua cangkir kopi. Bukan sekedar foto-foto demi mengisi album media sosial yang tak pernah mencapai kepuasan.

Sekali mampir ke Kopi Kalyan, saya bisa memutuskan bahwa kedai kopi ini akan segera saya datangi lagi. Tak mudah melupakan sebuah tempat yang begitu menyenangkan dengan rasa kopi enak, suasana nyaman serta pelayanan yang juga membuat hati tenang. Kalian, ada yang sudah ke sini juga?

Kopi Kalyan

Jalan Cikajang No.61, RT.7/RW.5, Petogogan,

Kebayoran Baru, Kota Jakarta Selatan, Daerah

Khusus Ibukota Jakarta 12750

 

Mustika Treisna Yuliandri

A girl who lives among words, world and wow-ness. A coffee-shop traveler and social media entusiast.

1 Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.