KOPI MAMPU MEMBERI ENERGI BAHKAN SAAT TIDAK DIMINUM?

Kita semua paham benar bahwa secangkir kopi yang kita teguk akan memberikan tendangan energi yang kita butuhkan. Namun beberapa peneliti mengatakan bahwa kopi sudah memberikan energi bahkan ketika belum diteguk. Benarkah?

SIAPA yang bisa menolak bahwa secangkir kopi dengan kandungan kafein mampu memberikan stimulus yang mendongkrak energi dan semangat para penikmatnya? Itu kenapa kopi dinilai sebagai minuman pembangkit tenaga alami yang baik diminum di pagi hari, sesaat sebelum berolah raga dan di saat rapat untuk meningkatkan fokus dan konsentrasi.

Namun sebuah artikel dari mindbodygreen.com memaparkan bahwa ternyata kopi sudah mampu memberikan efek tertentu dan energi yang berbeda bahkan ketika kita belum meneguknya. Bagaimana hal itu bisa terjadi?

Sebuah studi yang dilakukan para peneliti dari  Consciousness and Cognition seperti yang disunting dari mindbodygreen.com melakukan riset kepada sekelompok orang. Para partisipan diminta untuk memikirkan sebuah nama merek kopi baru dan melakukan brainstorming. Saat mereka melakukan itu, terjadi stimulus dan reaksi terhadap tubuh mereka. Ada gejala yang merangsang gairah fisiologis pada tubuh ketika mereka memikirkan kopi. Menajamkan pikiran untuk lebih fokus bahkan ketika belum mengonsumsi kopi.

Lalu bagaimana hal itu bisa terjadi? Menurut para peneliti yang melakukan riset tadi, hal tersebut mungkin ada hubungannya terhadap pengaruh kopi kepada manusia di Amerika Serikat. Orang-orang di sana melekatkan kopi sebagai sebuah produk yang berkaitan dengan produktivias dan kewasapadaan. Sam Maglio, rekan penulis studi dan profesor di Universitas Toronto mengatakan kepada mindbodygreenc.com bahwa ada reaksi tertentu yang jika dilihat dan dinilai secara detail berdasar pada pikiran mereka terhadap kopi. Namun hal ini masih perlu diteliti lebih lanjut lagi.

Credit : wordpress-static.prelo.co.id

Tak hanya dengan memikirkan kopi saja manusia bisa berubah dan mendapatkan energi. Ternyata telah dilakukan penelitian bahwa aroma kopi yang dihirup mampu meningkatkan keterampilan penalaran analitis. Dilakukan penelitian terhadap beberapa mahasiswa. Mereka yang terpapar aroma kopi ternyata memiliki nilai aljabar lebih tinggi daripada mereka yang tidak.

Pada 2008, penelitian dilakukan terhadap tikus. Tikus yang terpapar aroma kopi ternyata lebih aktif dan mampu menyingkirkan stres secara efektif akibat kelelahan. Hal ini jelas membuktikan bahwa kopi memang begitu besar efeknya bahkan sesaat sebelum diteguk. Namun semua peneliti tampaknya sepakat bahwa meminum kopi adalah cara terbaik untuk mendapatkan energi dan kebaikannya.

Artikel dari www.mindbodygreen.com

Foto utama dari splash.com

Mustika Treisna Yuliandri

A girl who lives among words, world and wow-ness. A coffee-shop traveler and social media entusiast.

No Comments Yet

Leave a Reply

Your email address will not be published.