TIPS CARA TERBAIK SEDUH KOPI POUR OVER

Cara terbaik seduh kopi adalah cara ternyaman menikmati segala proses membuat hidangan kopi, dari persiapan, penyeduhan hingga penyajian kopi itu sendiri.

SERING di antara kita para penikmat kopi, bertanya tentang bagaimana cara terbaik menyajikan seduhan kopi pour over dengan penuh nikmat. Tentunya beberapa orang memiliki panduan masing-masing, dan tidak ada yang salah akan hal itu. Malah sejatinya, untuk menyajikan kenikmatan seduhan kopi pour over, terletak pada cara ternyaman menyeduhnya. Hingga pada akhirnya, cara ternyaman seduh kopi adalah dengan segera memulainya. Teori cukuplah untuk dipahami, selebihnya yuk belajar eksplorasi.

Kopi pour over diminati banyak para pecinta kopi karena mampu menghasilkan karakter rasa kompleks yang lembut. Untuk mengejar hasil seduhan kopi yang diinginkan tentunya harus membutuhkan daya fokus, keterampilan dan gerakan seduh yang stabil. Maka tidak heran jika para homebrewer menggunakan single origin tertentu dan berburu alat kopi yang sesuai dengan gaya seduh mereka. Hal ini dilakukan demi mengejar karakter rasa kopi pour over yang diinginkan.

Dengan banyak latihan dan peralatan kopi yang tepat, siapa pun bisa menciptakan hasil seduh sesuai keinginan. Setidaknya ada beberapa tips yang bisa memaksimalkan hasil seduh pour over kamu.

MEMAHAMI KONSEP POUR OVER

Sederhananya seduhan kopi pour over menggunakan bubuk kopi yang segar, sebuah filter dan dripper (penahan filter). Bubuk kopi yang sudah digiling, dimasukkan ke filter yang sudah ditempatkan ke dripper. Nantinya, air seduhan yang dituang akan membasahi bubuk kopi, terekstraksi melalui filter dan turun ke server.

Kenikmatan dari seduhan kopi pour over tercipta dari keterkaitan antar tahap, diantaranya membasahi bubuk kopi, disolusi dan difusi. Para pecinta pour over memaksimalkan hasil seduhan kopi mereka dengan memanipulasi hubungan ketiga tahapan ini. Dari mulai mengoptimalkan durasi pembasahan bubuk kopi, durasi seduh dan jarak tuang air seduhan hingga mengoptimalkan tahapan disolusi dan difusi.

Secara teori, disolusi merujuk pada proses pelarutan senyawa yang ada pada kopi. Ketika air seduhan bertemu dengan bubuk kopi, senyawa rasa akan menyebar. Selanjutnya, difusi merupakan proses senyawa kopi yang larut pada air akan menetes melalui dan meninggalkan lapisan ampas kopi hingga tiris. Umumnya keterkaitan teori ini dikenal dengan istilah ekstraksi kopi pada metode pour over.

MEMBASAHI FILTER DAN BILAS ALAT KOPI

Demi mencapai hasil seduhan kopi sesuai yang diinginkan, jangan sampai ada kesan rasa yang mengganggu. Umumnya kesan rasa yang mengganjal tercipta dari rasa filter terikut larut atau pun alat kopi dalam keadaan kurang bersih. Untuk hasil yang maksimal, tentu penting membahasi filter dengan air panas dan membilas alat kopi ketika ingin digunakan. Hal ini umumnya dikenal dengan istilah preheat, dilakukan untuk mengurangi kesan rasa yang mungkin terikut larut ketika proses ekstraksi.

GILINGAN BUBUK KOPI DAN RASIO SEDUH

Seberapa kasar bubuk kopi yang digunakan akan mempengaruhi ekstraksi senyawa rasa dari bubuk kopi. Semakin kasar bubuk kopi air seduhan akan semakin cepat teraliri, semakin halus bubuk kopi air seduhan akan semakin lambat teraliri. Terlalu lama air seduhan mengaliri bubuk kopi bisa sebabkan rasa pahit, terlalu cepat air seduhan malahan menyebabkan kopi yang encer. Dalam hal ini perlu keseimbangan untuk hasilkan kopi yang diinginkan.

Penggunakan bubuk kopi dan jumlah air seduhan memiliki keterkaitan pada hasil akhir dari sajian kopi. Seberapa banyak mililiter air seduhan yang tepat untuk mengekstraksi 1 gram kopi. Pada tahap rasio, tiap pecinta seduhan kopi pour over memiliki sudut pandangnya masing-masing. Namun umumnya, rentang rasio yang sering digunakan antara 1:12 hingga 1:16 tergantung pada karakter single origin yang digunakan.

CARA TUANG AIR SEDUHAN

Tidak heran jika banyak produsen alat kopi menciptakan kettle dengan berbagai jenis, dari mulai inovasi moncong kettle hingga pegangan kettle. Tentunya inovasi ini untuk melayani para pecinta seduhan pour over agar lebih nyaman selama proses seduh. Pegangan kettle ergonomis akan menambah kenyamanan dan membuat fokus, sementara moncong kettle lancip dengan fitur leher angsa memastikan aliran air seduhan stabil.

Gaya tuang air seduhan pun berbeda, ada yang meninggi dan ada juga yang rendah mendekat pada permukaan dripper. Tinggi rendahnya tuangan air seduhan ke dripper berguna untuk memanipulasi agitasi, meningkatkan/mengurangi ruang lapisan bubuk kopi selama proses ekstraksi.

ALAT KOPI YANG DIGUNAKAN

Jangan menganggap semua alat kopi sama, bahkan pada metode pour over sendiri, dripper mau pun server yang digunakan, juga berkontribusi menentukan hasil akhir dari seduhan kopi. Dripper V60 tentunya akan berbeda dengan dripper flat bottom, bahkan perbedaan alur tiris pada dripper V60 juga memberikan pengaruh ketika tahap difusi pada proses ekstraksi.

Server sebagai wadah hasil akhir dari sajian kopi pour over, mengambil peran pada tahap penyajian. Tapi jangan heran jika bentuk server berbeda-beda, hal ini merujuk pada perbedaan tiap server menjaga sajian kopi tetap nikmat. Memastikan suhu kopi tetap pada suhu nikmatnya, bahkan menjaga aroma kopi agar tidak pergi keluar server. Aroma kopi sendiri, memberikan pengaruh positif pada indra penciuman, agar ketika kopi disesap kesan rasa lebih leluasa diterima oleh indera perasa.

Tentang alat kopi yang digunakan, beberapa hari ini saya sedang senang-senangnya, takjub dengan hasil seduhan kopi pour over buatan seorang teman. Rahasianya ada pada dripper dan server yang saya gunakan.

Dripper dan Server dari Brewista GEM Series

Berkolaborasi dengan Stefanos Domatiotis Juara World Brewers Championship 2014, produsen alat kopi ternama Brewista meluncurkan dripper dan server bergaya futuristik. Paling menariknya lagi, dengan dripper dan server Brewista GEM Series ini, menambah kesan pengalaman seduh kopi pour over.

Tutup drippernya membantu menuang air seduhan tetap di tengah permukaan bubuk kopi, memusatkan aroma kopi sehingga mengoptimalkan pengalaman seduh kopi pour over. Menghirup aroma kopi ketika blooming sangat menyenangkan. Alur dripper yang terdiri dari dua tahap horizontal bagian atasnya dan vertikal pada bagian bawah, memastikan aliran air konstan dan stabil ketika ekstraksi, mengurangi kemungkinan over-extraction.

Servernya mampu menjaga suhu nikmat dari sajian kopi lebih lama, dinding server Brewista GEM Series di luar tidak berasa panas di dalam server suhu panas terjaga. Hal ini karena server menggunakan konsep double wall, sehingga tetap nyaman digenggam walau sajian kopi di dalam bersuhu panas. Bagian menarik lainnya ada pada dasar server, ketika tetes pertama sajian kopi jatuh. Tetesan kopi akan menyebar ke seluruh ruang server, memastikan lagi sajian kopi tetap nikmat ketika diteguk.

Yuk mengintip resep sang Juara Word Brewers Championship 2014, berikut resep proses seduh pour over yang saya temukan di kanal European Coffee Trip. Rekomendasi rasio untuk seduh kopi dengan dripper Brewista GEM Series dari Stefanos Domatiotis 15 gr biji kopi dengan 250 air seduhan.

Resep Pour Over sajian kopi 250ml
Rasio 1:16,7
Biji Kopi 15gr
Suhu air seduhan 93°C
Pouring 4 tahap
– 40-50ml selama 8-10 detik waktu tuang, jeda 30 detik
– 70ml selama 15 detik waktu tuang
– 40ml selama 10 detik waktu tuang, jeda 20 detik
– 90-100ml tuang sisanya, selama 60 detik waktu tuang
Total waktu seduh sekitar 2 menit 10detik.

Nah, buat kamu yang punya pengalaman seduh dan ada resep favorit cara seduh kopi pour over.
Yuk saling berbagi di sini!

sumber:
seriousseats.com make better pour over coffee how pour over works temperature timing
kanal youtube European Coffee Trip

 

1 Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.