LIMBAH BUBUK KOPI BISA GANTIKAN KEBUTUHAN MINYAK SAWIT

Minyak yang dihasilkan dari ekstrak buah sawit sangat dibutuhkan oleh masyarakat untuk memenuhi kebutuhan harian dari mulai kebutuhan rumah tangga hingga menjadi bahan mentah membuat kosmetik, lalu bagaimana jika limbah bubuk kopi bisa menggantikan kebutuhan minyak sawit.

BERMULA dari banyaknya limbah bubuk kopi yang dihasilkan di tiap kedai kopi seluruh dunia, dua pengusaha asal Skotlandia percaya dapat mengekstrak minyak dari limbah bubuk kopi. Dengan penemuan ini, Scott Kennedy dan Fergus Moore berharap dapat mengatasi permasalahan global yang dihadapi di beberapa negara dunia. Penebangan hutan yang kerap terjadi dan masalah limbah kopi yang mengkhawatirkan, dua isu ini secara bersamaan dicoba untuk diatasi dengan penemuan ekstrak minyak dari limbah bubuk kopi ini. Kedua penemu mantan pekerja kedai kopi ini, mengawali fokus mereka dengan serius mendirikan perusahaan bernama Revive Eco untuk selanjutnya mengembangkan minyak mereka sendiri.

credit: Revive Eco

Minyak dari ekstrak sawit banyak terkandung dan ditemukan pada produk rumah tangga bahkan pada beberapa produk kecantikan, hanya saja para pecinta lingkungan berasumsi bahwa permintaan minyak sawit berkaitan dengan kerusakan hutan hujan di Asia. Sebabnya banyak produsen yang menggunakan minyak dari ekstrak sawit dituntut juga untuk melakukan aksi membenahi isu lingkungan tersebut.

Di Inggris, limbah bubuk kopi ini sangat mengkhawatirkan dan menjadi isu yang serius ketika limbah bubuk kopi lambat terurai, di tahun 2017 sekitar 600.000 ton limbah bubuk kopi hanya berakhir di tempat pembuangan sampah. Bahkan di negara lain juga berakhir sama, limbah bubuk kopi hanya dibuang di tempat pembuangan, Brasil, Jerman, Jepang dan Indonesia masuk dalam daftar limbah bubuk kopi terbesar dunia di tahun 2017 dihitung dari estimasi banyaknya retail akan kopi di negara tersebut.

credit: Revive Eco

Revive Eco menawarkan produk minyak yang ramah lingkungan dan harapannya bisa memenuhi permintaan akan minyak untuk segala hal menggantikan permintaan minyak yang diekstrak dari sawit. Adanya produk minyak yang diekstrak dari limbah bubuk kopi ini, semoga bisa mengatasi isu pembukaan lahan untuk menanam kelapa sawit dan menebang hutan hujan. Tidak hanya mengatasi hal tersebut, secara langsung membantu mengurangi limbah bubuk kopi yang hanya berakhir di tempat pembuangan, dimanfaatkan menjadi produk yang ramah lingkungan.

Walau pun masih banyak yang harus dikembangkan untuk menggantikan kebutuhan akan minyak sawit, Scoot Kennedy dan Fergus Moore yakin produk Revive Eco bisa menjawab permintaan serta memiliki implementasi yang potensial untuk produsen makanan, minuman, kosmetik dan obat-obatan. Untuk saat ini sudah beroperasi dalam tahap pengembangan produk, Revive Eco sedang berkompetisi dengan 19 perusahaan global lainnya di Chivas Venture Competition dan masuk di tahap public vote untuk melangkah lebih jauh setelah menjadi perwakilan untuk Skotlandia dan Irlandia Utara dalam kompetisi ini.

src: weforum.org img: groundtoground.org

No Comments Yet

Leave a Reply

Your email address will not be published.