LIVE REVIEW: GLOBAL SPECIALTY COFFEE EXPO 2017 DI SEATTLE

Event kopi spesialti khusus Amerika kini bertransformasi menjadi eksibisi yang terbuka untuk global. Dan mereka memilih kota kelahiran Starbucks sebagai tempat penyelenggaraan pertamanya setelah ‘ganti nama’.

TIDAK ada lagi SCAA atau SCAE. Pasca bergabungnya dua organisasi kopi terbesar di dunia itu pada Januari 2017 lalu, kini kegiatan apapun yang sebelumnya berada di bawah naungan mereka berdua harus dinamakan Global Specialty Coffee Expo, dengan SCA—Specialty Coffee Association saja tanpa embel-embel Amerika atau Eropa—sebagai penyelenggara. Praktis SCAA 2016 yang kami juga hadiri tahun lalu di Atlanta menjadi event terakhir yang berada di bawah bendera SCAA.

Sebagai expo perdana yang kini membawa predikat “eksibisi kopi spesialti untuk segala bangsa”, Global Specialty Coffee Expo mengambil kota Seattle, kota para musisi sekaligus kandang Starbucks, sebagai tempat pelaksanaan pertamanya. Kegiatan ini tepatnya diadakan di Washington State Convention Center, Seattle, yang gedungnya sendiri pernah memenangkan Convention/Conference Venue terbaik di seluruh negara bagian Washington pada 2015 silam.

"Sambutan awal" di halaman depan WSCC.
Di halaman depan memasuki WSCC, kami disambut oleh “siren-siren” dari Starbucks.

SCA 2017, atau Global Specialty Coffee Expo, tahun ini masih mengusung tema yang sama: sebagai one stop shop bagi para pelaku industri kopi untuk mencari apapun yang mereka butuhkan dalam industri ini. Hanya saja, kali ini skalanya lebih besar, jajaran eksponennya lebih berjibun, dan pengunjungnya tentu saja semakin tumpah ruah dengan luar biasa.

Setidaknya itulah yang saya lihat pada saat memasuki hall ini pertama kali. Antrian lumayan panjang orang-orang yang ingin masuk ke expo dan keramaian di aula depan merupakan pemandangan biasa, padahal harga tiket yang ditawarkan lumayan mahal. Untuk tiket hanya 1 hari saja dibandrol USD 150, lebih dari 1,5 juta Rupiah. Tidak termasuk tiket masuk ke venue U.S. Coffee Championship. Beruntungnya, tiket kami diberikan gratis oleh Cafflano dan Espro. Terimakasih, ya, partners yang baik hati!

Keramaian yang menggila di hall depan sebelum masuk expo. Foto oleh Theory Collaborative.
Keramaian yang menggila di hall depan sebelum masuk expo SCA 2017. Foto oleh Theory Collaborative.
Di dalam hall, ramai dengan luar biasa!
Di dalam hall, tak kalah ramai dengan luar biasa!

Ada tiga sponsor utama untuk SCA 2017, dengan sponsor host adalah Starbucks. Ya, Starbucks! Sementara Portrait Country resmi tahun ini dipegang oleh Kenya. (Tahun lalu posisi ini diberikan kepada Indonesia). Sebagai official Portrait Country, mereka membuka expo dengan menampilkan tarian tradisional khas Kenyan Maasai yang tentu saja sangat menarik perhatian. Pertunjukan budaya mereka unik!

ini-booth-dr-kenya,-tarian-khas-mrk-sangat-menarik-perhatian-public
Bagian dari pertunjukan Portrait Country Kenya, tarian tradisional yang sungguh menarik perhatian.
Starbucks, sebagai sponsor host, punya booth cukup luas di sini.
Starbucks, sebagai sponsor host, punya booth cukup luas di sini.
Masih dari Starbucks.
Masih dari Starbucks.

Seperti lazimnya expo Internasional, apalagi sekarang konsepnya mendunia, Global Specialty Coffee Expo pun tidak luput dari sejumlah angka-angka fantastis. Terhitung ada lebih dari 700 exhibitors, lebih dari 500 booths dan lebih dari 13 ribu total pengunjung yang terdiri dari para roasters dan retailers, barista, pengusaha alat-alat kopi, penyedia layanan jasa, food and beverage professionals dan sejumlah orang-orang penting di dunia kopi—bahkan Darrin Daniel yang saya kagumi sempat terlihat menyinggahi expo ini kemarin.

Jajaran eksponen utamanya banyak diisi oleh nama-nama besar di dunia kopi antara lain produsen alat-alat kopi seperti Aerobie Aeropress, Bodum, Kinto, Mahlkonig, Compak Coffee Grinders; para manufacturers besar pembuat mesin-mesin roasting seperti Giesen, Probat, Diedrich; brands mesin-mesin espresso super canggih seperti Slayer Professional Espresso, Sanremo Coffee Machines, La Marzocco, lagi-lagi Nuova Simonelli, dan sejumlah booth kopi/biji kopi dari banyak negara-negara di dunia. Dari Indonesia, ada wakil dari Remarkable Indonesian Coffee dan Sunda Coffee Arabica Indonesia.

Image-uploaded-from-iOS-(12)
The San Franciscan Roaster.

Image-uploaded-from-iOS-(17)

Image-uploaded-from-iOS-(14)
Sanremo espresso machine.

Biasanya, salah satu tujuan kami saat mendatangi eksibisi-eksibisi kopi adalah untuk mencari tahu dan melihat: mainan baru apalagi yang dipamerkan di sini dan segera hits di masa depan. Beberapa diantaranya adalah produk terbaru dari Fellow, yaitu kettle yang temperaturnya kini bisa diatur. Lalu ada bean counter dari Acaia, bernama Acaia Orion, yang merupakan dosing system hasil kolaborasi antara Acaia dengan Khristian Bombeck dari Saint Anthony Industries. (Di perhelatan hari terakhir, Acaia Orion diumumkan sebagai pemenang Best New Product SCA 2017).

Dari mesin penggiling kopi Mazzer, ada grinder terbaru Mazzer ZM yang akan rilis bulan September mendatang. Grinder ini terlihat sedikit mirip dengan Mahlkonig EK43 namun memiliki layar LCD yang sungguh futuristik.

Mazzer Zm
Mazzer ZM, grinder terbaru dari Mazzer yang bisa auto dosing.
breville
Breville Oracle terbaru.
Coffee bike
Coffee bike, yang bisa menjadi inspirasi.

Global Specialty Coffee Expo diselenggarakan selama 4 hari mulai dari 20-23 April. Selain pameran produk-produk terinovatif, ada beberapa pengalaman interaktif yang tak kalah menarik pula yang kami bisa dapatkan di sini. Antara lain konsep eksibisi baru dari SCA, Design Lab. Ini adalah ruang khusus yang menampilkan sejumlah desain menarik dan artistik dari berbagai elemen kopi, seperti desain kemasan kopi, desain paper cup, dan desain kafe/kedai kopi yang bisa memberikan inspirasi bagi para pengusaha kedai kopi atau bidang serupa lainnya.

Ada pula Best New Product Competition, Uppers & Downers, Scientific Poster Session dimana para pengunjung bisa berinteraksi dan berdiskusi mengenai riset-riset tentang kopi langsung dengan para ilmuwan kopi yang terlibat dalam industri ini, dan tentu saja Tech Pavilion!

ini-ditengah2-antara-hall
Semacam “ruang untuk bernafas” di tengah-tengah antara hall.

Image-uploaded-from-iOS-(18)

Pada akhirnya, seperti eksibisi-eksibisi kopi Internasional lazimnya yang kami datangi, Global Specialty Coffee Expo tahun ini pun semakin melecutkan semangat dan membuat kami semakin bergairah dalam industri ini.

Sampai bertemu di event kopi berikutnya! 😉

 

jual-alat-alat-kopi

10,963 total views, 10 views today

Yulin Masdakaty

Tukang nulis yang menyukai animasi, film-film pahlawan super, dan jalan-jalan—sambil minum kopi.

No Comments Yet

Leave a Reply

Your email address will not be published.