MEDAN INTERNATIONAL COFFEE FESTIVAL 2016: SEMANGAT KOPI SUMATERA UTARA

SEMANGAT kopi berkibar di Atrium Hermes Place Polonia akhir pekan lalu (13 – 15 Mei 2016). Event kopi yang telah diadakan tiga kali berturut-turut ini menjadi ajang temu bagi mereka para pelaku dan penikmat kopi tak hanya di Sumatera Utara tetapi juga di Indonesia. Tahun ini Medan International Coffee Festival mengangkat tema “Spirit of Sumatera Coffee”. Oleh karena itu, banyak kopi-kopi asal Sumatera Utara yang dipamerkan dan dibicarakan diajang ini.

Jejeran Booth Coffee yang meramaikan even MICF 2016.
Jejeran Booth Coffee yang meramaikan even MICF 2016.

Dipilihnya kopi Sumatera Utara sebagai titik fokus event ini dinilai karena banyak yang belum tahu bahwa provinsi yang satu ini sangat kaya dengan hasil kopinya. Selama ini masyarakat Indonesia hanya tahu bahwa Sidikalang saja yang berasal dari Sumut, padahal banyak single origin berkualitas yang lahir dari tanah Sumut dan telah diekspor dan diakui kualitasnya oleh pelaku industri kopi internasional.

Seperti kopi Mandheling, Lintong, Silimakuta dan Dolok Sanggul, Karo dan Simalungun adalah sedikit dari nama-nama kopi yang memiliki kualitas terbaik baik dari cita rasa maupun prosesnya. Notes yang ada di dalamnya juga kaya dan tentunya nikmat saat diseduh. Selain kopi, diadakan juga beberapa rangkaian acara seperti coffee exhibition, cupping session, roasting demo, coffee brewing education, tattoo performance, photo contest, festival band hingga pemilihan Miss Coffee 2016.

Keseruan penikmat kopi di Medan International Coffee Festival 2016.
Keseruan penikmat kopi di Medan International Coffee Festival 2016.

Acara yang dibuka oleh mantan Menteri BUMN, Tanri Abeng ini juga mengundang beberapa pembicara dan pelaku industri kopi seperti Denny Sitohang, seorang pemilik coffee shop dan coffee enthusiast. Talk show yang diadakan ini menambah wawasan para pengunjung dalam mengenal kopi lebih dalam. Bagian menarik lainnya adalah banyaknya coffee booth yang berjejer di event MICF 2016 ini menyediakan sampel kopi yang bisa dicicipi gratis oleh pengunjung.

Tak cukup sampai di situ saja MICF 2016 juga dihadiri oleh Bembeng Pass Band yang ikut memeriahkan stage yang ada. Band lokal Selat Malaka juga turut serta menghibur para pengunjung yang memadati acara. Secara keseluruhan Medan Internasional Coffee Festival 2016 jauh lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya. Semoga tahun depan terus berinovasi menjadi lebih baik. Salam Kopi!

single-origin kopi

 

 

333 total views, 10 views today

Mustika Treisna Yuliandri

A girl who lives among words, world and wow-ness. A coffee-shop traveler and social media entusiast.

No Comments Yet

Leave a Reply

Your email address will not be published.