MELIPIR KE VETERAN COFFEE BINJAI

Tuntutlah ilmu sampai ke negeri Cina. Pergilah ngopi kemana pun kakimu melangkah.

“BINJAI sudah berubah!” Setidaknya itulah dikatakan seorang teman asal Binjai. Saya tahu memang kota yang bertetangga dengan Medan ini cukup mengalami banyak kemajuan. Kotanya berbenah dan berdandan menjadi lebih baik. Tapi saya tak berekspektasi apa-apa soal ‘berubahnya’ ini. Ternyata oh ternyata perubahannya juga menyentil sektor kafe dan industri kedai kopi. Masyarakat Binjai (khususnya anak muda) kini tak perlu jauh-jauh main ke Medan hanya untuk menikmati secangkir kopi dengan ambience yang menyenangkan. Binjai kini memiliki semua itu, kawan.

Let's enjoy your moment here!
Let’s enjoy your moment here!

Saya memang tak punya agenda khusus main ke Kota Binjai. Biasanya hanya sekedar lewat saat mau ke Bukitlawang dan Tangkahan saja. Atau paling-paling melakukan jelajah kuliner bersama beberapa teman yang juga hobi makan. Seperti kali ini pun saya hanya sebatas mampir. Maklum perjalanan panjang dari Bukitlawang cukup memakan waktu dan membuat perut lapar. Jadilah saya dan teman-teman mencari makanan di kota ini. Sehabis makan rasanya mulut masih gatal dan kebutuhan kafein rasanya memberi alarm ke tubuh. Ah, sebelum pulang sebaiknya ngopi dulu.

Veteran Coffee's coffee bar. Mengepul sudah asap di balik mesin kopi.
Veteran Coffee’s coffee bar. Mengepul sudah asap di balik mesin kopi.

Seketika tercetus sebuah nama coffee shop yang menjadi salah satu tempat nongkrongnya Anak Binjai. Yep, Veteran Coffee! Saya sudah beberapa kali dengar tentang tempat ngopi yang satu ini. Juga beberapa kali melihat teman-teman saya mengunggah beragam makanan dan jenis kopi saat mereka main ke Veteran Coffee. Jadi kenapa saya tak ikutan ngopi di sini juga. Hitung-hitung mengikut era kekinian masyarakat Binjai sekitarnya. Ha-ha-ha.

It's cafe latte time!
It’s cafe latte time!

Menggunakan bantuan GPS (terima kasih teknologi!), akhirnya sampailah kami ke Veteran Coffee. Kedai kopi ini berlokasi di Jalan Veteran Komplek Ruko Binjai Mas No. A1-A2 tepat di dekat taman. Dari luar coffee shop berbentuk ruko ini cukup mentereng dengan tulisan ‘Veteran Coffee’ yang besar dan membuatnya mudah ditemukan. Sore itu tempat ini tak begitu ramai. Hanya ada dua meja yang terisi. Ah, saya senang sekali kalau kedai kopi tak ramai begini. Suasana tenang dan nyaman membuat saya bisa ibadah ngopi dengan lebih khusyuk.

Mau rame-rame atau sendirian. Kopi tetap setia menemani kalian.
Mau rame-rame atau sendirian. Kopi tetap setia menemani kalian.

Veteran Coffee memiliki dua lantai. Bagian bawah indoor merangkap ruangan smooking area. Coffee bar yang berjejer alat-alat kopi seperti mesin espresso, automatic grinder Eureka & Feima serta alat seduh manual V60, syphon dan lain-lain berada tepat di depan pintu masuk. Sebelum memutuskan memilih mau duduk di mana saya tentu berkeliling ke sana kemari. Setelah mengintip ke bagian lantai dua, saya menilai lebih asik duduk di lantai satu karena bisa melihat aktivitas barista yang sibuk dengan kopinya.

Mari menyeduh kebahagiaan.
Mari menyeduh kebahagiaan.

Waitress datang menghampiri dan menawarkan buku menu. Karena kami berempat sudah kenyang luar biasa, maka kami memutuskan hanya ngopi-ngopi santai saja. Sebagai penggemar coffee filter, saya tentu memilih diseduh dengan Hario V60 dengan pilihan biji kopi single origin yang kalau tidak salah dari Jawa Barat (saya lupa pastinya dari mana, my bad!). Teman yang lain memilih Americano, hot café latte dan yang tidak minum kopi memilih jus jeruk saja. Sebagai camilan kami memilih french fries karena menu camilan lain sedang sold out pada saat kami mampir ke sana. Sambil menunggu pesanan datang saya berkeliling kedai kopi. Ternyata kedai kopi ini ada bagian outdoor yang berada di belakang gedung.

Kopiku nikmat, apa cerita kopimu?
Kopiku nikmat, apa cerita kopimu?

Akhirnya yang dinanti-nanti akhirnya datang. Coffee filter cukup lama disajikan karena automatic grinder yang dipakai untuk manual brew mengalami gangguan. Kasian mas-mas baristanya sampai-sampai mau menggunakan manual grinder tadi untuk menggiling biji kopinya. Untung setelah diotak-atik si mesin penggiling ini pun ‘sembuh’ juga. Rasa kopi yang saya pesan nikmat seperti biasa. Meskipun tidak istimewa, rasanya cukup bisa memuaskan saya yang seharian belum ngopi. Eh tapi café latte-nya enak lho! Semakin istimewa dengan latte art yang fancy. Sepertinya barista tahu kopinya bakalan dipakai buat foto-foto. He-he-he.

Sore itu lengang. Membuat ngopi lebih menyenangkan.
Sore itu lengang. Membuat ngopi lebih menyenangkan.

Kehadiran Veteran Coffee di Binjai membuat hati ini bahagia.Karena industri kopi ternyata sudah mulai menyebar sama rata di beragam kota. Tak hanya ibu kota dan kota-kota besar lainnya, tapi juga di kota-kota kecil. Berbahagialah kalian warga Binjai kini memiliki tempat kopi yang asik dan cukup lengkap jenis kopinya. Untuk Veteran Coffee, ditunggu kembali kejutan yang lebih asik biar saya mampir lagi ngopi di sini. Salam kopi.

Veteran Coffee Binjai

Jl. Veteran A1-A2

Komplek ruko Binjai Mas

Binjai – Sumatera Utara

 

PAKET CAFE

 

496 total views, 4 views today

Mustika Treisna Yuliandri

A girl who lives among words, world and wow-ness. A coffee-shop traveler and social media entusiast.

No Comments Yet

Leave a Reply

Your email address will not be published.