MEMBUAT LATTER ART, SIMAK TEKNIK MENUANG STEAMED MILK INI

Bagaimana sajian latte art bisa mencuri perhatian penikmat kopi, mungkin rahasianya ada pada desain di permukaan latte-nya, yang paling klasik adalah desain heart ataupun rosetta.

BARISTA dengan keahlian khusus pastinya tidak terlalu sulit untuk menciptakan bentuk heart ataupun rosetta dari goresan susu yang dituang ke espresso. Untuk menyajikan latte dengar tekstur art yang indah, tidak terlepas dari persiapan yang dilakukan. Mempersiapkan espresso dan juga mempersiapkan susu yang sudah di-steam juga menjadi perhatian lebih, seberapa perbandingan espresso dan susu untuk penyajian latte.

Terlalu banyak susu maka kesan art pada latte akan pudar, maka dari itu perlu menemukan rasio pas perbandingan antara susu dan juga espresso yang akan digunakan. Tidak hanya barista yang mencintai seni melukis di atas permukaan kopi, penikmat kopi juga banyak yang melatih dirinya di dapur mereka. Walaupun tidak memiliki mesin espresso, alternatifnya bisa menggunakan manual espresso maker seperti Flair, untuk membuat busa susu juga bisa menggunakan alat milk frother, ingin lebih maksimal bisa juga menggunakan steam untuk menciptakan busa susu menggunakan Bellman Stove Top.

Mengenai sejarah singkatnya, latte berasal dari Itali, dari sinilah popularnya minuman espresso dengan base susu. Namun siapa yang menyangka bahwa tren melukis latte berkembang di kedai-kedai kopi Amerika sekitar tahun 1980an dan dengan cepat menyebar ke seluruh dunia di tahun 1990an. Dalam membuat latte art rahasia tekniknya terletak pada ketingian dan gerakan milk jug, bagaimana gerakan milk jug dan ketinggian tertentu saat menuangkannya, sekejap dapat menggabungkan busa susu dan espresso, dan jadilah art pada secangkir latte kamu.

Teknik Menuangkan Susu Dari Milk Jug

Anggaplah persiapan espresso dan busa susu sudah dilakukan, langkah selanjutnya bagaimana menuangkan susu ke secangkir espresso.

credit: snapguide.com

Miringkan cangkir berisi espresso, beberapa barista juga ada yang sedikit mengaduknya dengan gerakan memutarkan cup.

Tuangkan susu dari milk jug agak tinggi namun tidak perlu terlalu tinggi, pastikan lapisan crema espresso bergerak ke atas, bukan bercampur dengan busa susu, busa susu berada pada lapisan bawah ketika dituang.

credit: snapguide.com

Setelah 3/4 cangkir terisi, kemudian dekatkan milk jug ke cup, berhenti sejenak tuanglah dengan perlahan karena di sinilah bagian tersulitnya, untuk mendesain art pada permukaan latte. Untuk membuat rosetta gerakan tuanglah dengan gerakan mendorong milk jug beberapa kali.

credit: snapguide.com

Jika tekstur sudah terlihat memungkinkan untuk sentuhan akhir, doronglah milk jug ke depan sampai tepi, nah jadilah bentuk hati, begitu juga untuk membuat rosetta sentuhan akhirnya sama.

credit: snapguide.com

Untuk membuat rosetta di latte, hampir sama dengan membuat hati bedanya ketika menuangkan susu gerakannya lebih banyak pada rosetta, dibandingkan membuat hati yang hanya sekali gerakan menuangkan susu kemudian mendorongnya ke arah depan.

site: baristainstitute.com img: nairobimagazine

9,146 total views, 275 views today

No Comments Yet

Leave a Reply

Your email address will not be published.