MEMILIH COFFEE BEANS UNTUK ESPRESSO

Bolehkah meracik coffee beans untuk secangkir espresso? Untuk menyajikan kopi yang nikmat bukan hanya memperhatikan coffee equipments yang digunakan, coffee beans juga menjadi perhatian penting.

ISTILAH House Blend mungkin sudah akrab di lingkup penikmat kopi, seni meracik coffee beans bukan hal baru lagi, banyak coffee shop seakan berlomba meracik house blend mereka untuk menampilkan rasa khas yang hanya ada di coffee shop mereka. Ternyata meracik house blend butuh banyak perhitungan agar karakter rasa yang diinginkan sesuai. Apakah meracik kopi untuk espresso sama dengan house blend pada umumnya?

Cara meracik espresso blend mungkin sekilas sama dengan cara meracik house blend, yang berbeda adalah tujuan akhir keduanya sedikit berbeda. Jika House Blend diracik untuk dripper cenderung ingin mengeluarkan karakter rasa kopi yang kompleks dan beragam atau juga rasa kopi yang balance. Espresso blend dibuat pada dasarnya untuk mengeluarkan rasa yang seimbang atau pun dibuat agar kualitas varietas tertentu akan terekstrasi secara optimal saat kopi dialiri air secara cepat untuk disajikan menjadi espresso.

Benarkah kopi dengan dry process akan memiliki crema yang lebih maksimal dibanding dengan proses lainnya? Sebenarnya crema yang maksimal ini merujuk pada faktor mekanis dari proses ekstrasi itu sendiri. Logikanya, dry process memaksa biji kopi untuk menyerap keseluruhan nutrisi buah saat dikeringkan, ini bisa saja menjadi jawaban atas kopi dry process sangat bagus untuk menampilkan crema yang maksimal pada espresso. Mungkin dry process bisa jadi alternatif espresso blend kamu.

Espresso Blend

Untuk menjadi seorang barista pun butuh banyak latihan, dalam segala hal latihan dan latihan adalah hal penting. Sebabnya harus banyak latihan untuk hasil yang memuaskan, agar espresso blend sesuai dengan apa yang diinginkan perlu latihan yang berulang. Kebanyakan mereka yang meracik kopi menginginkan karakter rasa espresso, selain nikmat disajikan one shot ataupun double, juga dapat beradaptasi bila disajikan dengan susu. Tapi ada juga yang meracik espresso blend fokus untuk menyajikan karakter rasa espresso yang tidak biasa. Beberapa diantara yang meraciknya, kebanyakan mereka meracik espresso blend berdasarkan kriteria ini, terlepas mereka memadukan arabika dan robusta untuk racikan espresso blend.

credit: impact831
credit: impact831

Sharper and sweeter, with more aromatics
Inginkan espresso yang lebih tajam dan lebih manis, dengan karakter yang lebih beraroma. Jika kamu sudah menyiapkan biji kopi untuk espresso, coba tambahkan dengan Central American Coffees. Persentase sekitar 25% mungkin kamu akan dapat karakter espresso yang diinginkan.

Body and sweetness
Menginginkan karakter espresso yang kuat dan manis, cobalah bereksperimen dengan kopi Sulawesi atau Sumatera karakter espresso akan berasa manis dengan body yang nikmat. Namun perlu diperhatikan juga level roasting agar ekstraksi optimal.

Earthy aggressive bite and more pungency
Ada juga yang menginginkan espresso sedikit berkarakter earthy dan agak spicy, mungkin bisa bereksperimen dengan dry processed Ethiopian. Biasanya Ethiopian berkarakter aromatic dengan fruity dan winey, tapi dengan dark roast kopi ini akan berkarakter sedikit pedas, dan sedikit manis dengan lighter roast. Sekitar 25%, kopi Ethiopian akan sajikan espresso yang seru.

Berikut hanyalah sekadar rujukan yang saya dapatkan dari beberapa referensi, espresso blend sukses bukan sekali percobaan meraciknya, pastinya perlu latihan beberapa kali. Memilih beans untuk espresso juga harus menyesuaikannya pada grinder yang digunakan.

src: legacy.sweetmarias.com img: Anastasia Belousova

311 total views, 35 views today

No Comments Yet

Leave a Reply

Your email address will not be published.