MEMULAI USAHA KEDAI KOPI BARENG PASANGAN? BACA TIPSNYA!

Bisnis kedai kopi memang semakin marak geliatnya. Banyak pasangan yang juga melirik bisnis ini untuk dikemudikan bersama.

MEMANG menjalankan bisnis bareng orang yang disayangi terdengar begitu asyik. Suasana kerja dan segala hal yang meliputinya akan berjalan menyenangkan bersama partner yang bisa dilakukan setiap waktu. Tapi sayangnya, bisnis kedai kopi yang kelak dijalankan bareng pasangan tak semudah kelihatannya. Beberapa pasangan yang sukses menjalankan bisnis kedai kopi mengaku mengalami kendala yang membuat pusing juga. Dan jika tak benar-benar ‘kuat’ menjalani bisnis ini, bisa berakhir karam tak hanya perkara bisnisnya tapi juga hubungannya.

Tapi jangan khawatir, jika kamu berniat membuka kedai kopi bareng pasangan Otten Coffee akan berbagi sedikit tips yang ‘dicuri’ ilmunya dari beberapa pasang owner kedai kopi yang sukses menjalankan kedainya.

 

Credit : winningpitch.net

Menyamakan Tujuan

Tujuan adalah langkah awal yang harus kamu tentukan sebelum berangkat memulai bisnis coffee shop ini. Meski kalian terikat dalam urusan hati, kalian tetaplah dua kepala yang berbeda. Menyatukan dua kepala bukan perkara gampang meski hati sudah menyatu sedari lama. Samakan tujuan, visi dan misi kedai kopi yang kelak kalian bangun ini. Jika sudah tahu, barulah sama-sama berangkat menyelesaikan hal-hal lain di bisnis ini.

Transparan

Tak ada yang boleh ditutup-tutupi. Mulai dari kendala budget, konsep, serta remeh-temeh perihal didirikannya kedai kopi harus jelas sejelas-jelasnya. Pun saat kedai kopi ini sudah berjalan. Segala sesuatunya harus dibicarakan dan diketahui masing-masing pihak jika tidak ingin timbulnya pertengkaran yang fatal.

Pembagian Tugas yang Jelas

Ingat kedai kopi bagaimana pun adalah sebuah bisnis, bukan panggung tempat siapa yang lebih menonjol di bisnis ini. Kamu dan pasanganmu harus benar-benar berbagi peran. Jika kamu memilih menjalanankan di depan bar maka yang lainnya harus berada di belakang bar menjalankan segala urusan manajemen dan administrasi. Keseimbangan peran ini mampu menggerakkan coffee shop-mu ke arah yang lebih baik. Karena jika keduanya ingin ‘tampil’ tanpa mengisi peran-peran kosong di kedai kopimu, maka takkan pernah berjalan sukses.

Apresiasi

Meski dia adalah pasanganmu, kamu tetap harus mengapresiasi keberhasilan apapun yang dia lakukan. Penghargaan kadang menimbulkan rasa percaya diri dan rasa dihargai. Jadi apapun yang terjadi jangan lupa saling mengapresiasi saat mencapai kesuksesan-kesuksesan kecil yang kalian raih.

Profesional

Maksudnya adalah meski saling sayang, tapi sifat-sifat manja, egois dan lain sebagainya harus dilempar jauh-jauh saat kalian berada di kedai kopi. Masalah ‘hati’ tidak bisa dibawa ke bisnis karena menggabungkan keduanya akan menambah kisruh saja. Meski begitu bukan berarti tak bisa bermesraan saat tugas telah selesai. Intinya harus bisa memilah kapan harus profesional dan kapan harus menjalin kasih.

Hitam di Atas Putih

Menurut kami poin ini penting sekali. Karena bisnis tanpa perjanjian adalah bisnis yang keliru tak peduli siapapun rekan bisnisnya. Karena kamu tak pernah tahu apa yang akan terjadi kedepannya, bukan?

Foto utama dari floridiansocial.com

 

Mustika Treisna Yuliandri

A girl who lives among words, world and wow-ness. A coffee-shop traveler and social media entusiast.

3 Comments
    1. tergantung konsepnya apakah ingin menggunakan manual brewing, atau dengan espresso machine, atau ingin espresso machine dan manual brewing di bar nya.

Leave a Reply

Your email address will not be published.