MENEMUKAN SKALA ESPRESSO YANG TEPAT

Seberapa penting memperhatikan rasio kopi untuk menyajikan espresso nikmat? Metode seperti apa untuk memastikan rasio espresso pada skala yang tepat?

JIKA kamu berpikir untuk menyajikan espresso tidak perlu sebuah teknik dan hanya perlu intuisi seorang barista, kamu salah. Kalau seperti ini maknanya selain barista, orang lain tidak bisa membuat espresso favorit mereka, bagaimana dengan mereka yang miliki impian punya espresso machine sendiri di rumah. Dalam menyajikan sajian kopi nikmat diperlukan kesungguhan niat dan latihan. Kuatkan niat serta jangan bosan untuk latihan dan latihan, sesekali eksplorasi dengan hal lainnya. Bahkan dalam prosesnya kamu akan menemukan metode ternyaman, dan banyak sekali kemungkinan eksperimen yang ingin kamu buat. Misalkan saja, tanpa sadar kamu bertanya apa jadinya kalau espresso disajikan dengan ice cube, atau sebelum menikmatinya kamu ingin tau reaksi rasa jika espresso dituang meninggi ke cangkir espresso lain. Who knows?

Di sisi lain, ragamnya metode dalam menyajikan espresso memberikan keunikan tersendiri. Dari mulai teknik dosing menggunakan dosing tools, distribution meratakan ground coffee dengan tools tertentu dan diakhiri dengan tamping, maka persiapan selesai. Dari pesiapan inilah menentukan apakah ground coffee yang nantinya dishot shower screen akan menjadi liquid espresso yang nikmat, atau barangkali menjadi espresso yang tak ramah di lidah. Beberapa barista percaya selain persiapan yang detail, mengawal skala gramasi dan waktu merupakan antisipasi agar rasa espresso tetap ramah. Apakah itu, saat ground coffee ditaruh di portafilter, atau saat ground coffee perlahan menjadi liquid espresso. Bagaimana mengawalnya, dengan menggunakan scale, tapi tidak semua scale sesuai untuk tiap espresso machine.

credit: fivesenses

Ground coffee di portafilter

Untuk lebih memastikan lagi, skala yang sesuai, kamu harus mengetahui berapa berat portafilter tanpa ground coffee. Sehingga saat mengisinya dengan ground coffee, akurasi rasio espresso lebih pasti, misalkan 1:1, 1:2 dan seterusnya sesuai yang diinginkan. Faktanya sangat sulit menjaga konsistensi rasa, jika rasio tidak akurat saat diukur, maka perlu dikawal. Pertama kamu harus menimbang berat portafilter menggunakan scale, dan scale masih dalam keadaan stand by selanjutnya mengisi ground coffee ke portafilter, lalu timbang lagi.

credit: five senses

Liquid espresso ke cup

Mengawal liquid yang jatuh dari spout ke cup ketika dishot, juga langkah penting menjaga konsistensi rasa. Sehingga volume liquid sesuai yang diharapkan, mudahnya letakkan cup diatas scale ketika liquid jatuh perlahan. Pastikan gramasi volume liquid sesuai rasio ground coffee. Jika menggunakan rasio espresso 1:2 yang maknanya, 1 gr ground coffee berbanding dengan 2 ml hasil espresso.

credit: five senses

Waktu Ekstraksi

Berapa waktu optimal saat ground coffee di-shot, tidak semua scale yang memiliki fitur waktu agar dapat mengawal waktu ekstraksi . Umumnya 25 – 35 detik, jika menggunakan beans yang sama 30gr espresso dengan 30 detik waktu ekstraksi apakah memiliki karakter rasa yang berbeda dengan 30gr espresso dengan 35 detik waktu ekstraksi. Walau tidak terlalu jelas perbedaannya, bagi mereka yang sangat peka akan karakter rasa, perbedaan waktu ekstraksi juga mempengaruhi karakter rasa.

Bagi barista yang menjaga konsistensi rasa secara detail, 3 hal inilah yang menjadi acuan mereka untuk mengawal skalanya. Dan lagi, barista – barista yang mengikuti championship juga menerapkan hal ini, agar rasa yang diinginkan sesuai. Bagaimana menurut kamu, apakah mengukur skala penting untuk sajian espresso? Scale yang bagaimana yang sesuai untuk proses membuat espresso?

src: fivesenses.com.au marcobeveragesystems.com img: Sam Zucker

6 Comments
  1. Saya msih blom paham..Kl berat portafilter 55mm harusnya diisi berapa gr kopi ? Misal kopi 12 gr brarti espresso nya 24 ml …gitu bukan maksudnya ya Mohon pencerahan

  2. @singgih untuk ml itu pada air, gram itu untuk kopi.

    @wahyu kalau pada timbangan itu ada namanya tera. jd berat portafilter tdk usah dihitung. perbandingannya single shot espresso itu kopi 10gr nanti hasilnya jadi 30ml espresso dalam 20 detik. bila dalam 20 detik espresso tsb menghasilkan lebih dr 30 ml berarti grinder harus dikalibrasi karena gilingan msh terlalu halus sehingga efeknya ekstraksi terlalu lama

    1. Bukan nya , malah terlalu kasar makanya ektraksi nya cepet jdi lebih dari 30. Kalo lama kan bakal kurang dari 30 selama kurang lebih 30detik

  3. Kak , mau tanya ketika kalibrasi espresso yg paling berpengaruh, untuk membuat secangkir espresso , di power tampingnya atau grinde size nya..
    atau kedua hal ini berpengaruh

  4. Saya ga paham, disitu tulisannya 1:1 dan 1:2

    Yang saya tahu 1:1 ristetto, 1:2 Espresso

    Kalau 10 gram = 30 ml itu namanya 1:3 dong

    Kalau 15 gram = 30 ml baru namanya 1:2

    Tolong di koreksi kalau salah, saya ga paham. Cuma paham hitung2an

Leave a Reply

Your email address will not be published.