MENGAPA BAHASA ITALI MENJADI PENAMAAN HAMPIR SEMUA SAJIAN KOPI

Pernahkah terpikirkan oleh kita, mengapa bahasa Itali mendominasi penamaan sajian kopi di daftar menu kedai kopi, padahal biji kopi bukan ditemukan di Itali.

SEKARANG ini sajian kopi bukan lagi sebuah kebutuhan yang hanya meredakan rasa ingin, lebih dari itu sajian kopi sudah seperti ritual harian yang penting untuk mengawali aktifitas. Malahan beberapa orang tidak bisa mencurahkan potensinya jika tidak mengawalinya dengan meneguk secangkir kopi di pagi hari. Sudah pasti, sajian kopi kini menjadi suatu hal yang penting untuk beberapa orang di muka bumi. Namun, bagaimana sebenarnya perjalanan komoditi ini hingga kini semacam menjadi gaya hidup yang tidak terpisahkan untuk seseorang.

Mereka yang menikmati kopi di rumah, kantor, atau di kedai kopi favorit sekali pun telah mendedikasikan diri menjadi penikmat kopi pasti tidak heran lagi dengan istilah-istilah sajian kopi yang menghiasi perkopian dunia. Espresso salah satu sajian kopi yang terbilang punya nilai intriksik sebagai sejarah yang tumbuh kembang menyebarkan minat ngopi di seluruh dunia hingga menjadi penikmat kopi. Memang benar espresso ditemukan di Itali, tapi tidak menutupi fakta bahwa biji kopi ditemukan di Ethiopia bertahun-tahun lalu sebelum sajian espresso lahir memenuhi kebutuhan para pekerja di Itali.

Espresso Budaya Kopi Italia

Istilah espresso bukan mengacu pada jenis biji kopi yang digunakan untuk disajikan, melainkan metode persiapan kopi. Penamaan espresso sendiri dilangsir dari proses pembuatannya, yaitu dibuat secara cepat ‘express’ dan kemudian lebih dikenal dengan ‘es-press-oh‘. Dikembangkannya metode pembuatan kopi espresso ini berawal dari kejenuhan penikmat kopi akan sajian kopi yang begitu lama, maka selanjutnya ditemukanlah mesin kopi yang mampu mempersingkat waktu seduh itulah mesin espresso. Di awal abad ke-20 mesin espersso pertama diluncurkan yang diproduksi oleh Milan Luigi Bezzera dengan menghasilkan espresso hanya hitungan detik.

Credit : regmedia.co.uk

Mesin espresso seperti awal mula revolusi dunia kopi, hingga ketika sajian espresso ini mulai merebak di Italia maka selanjutnya banyak negara-negara seperti kegandrungan sajian kopi ala Italia. Sebuah literatur menceritakan bagaimana perkembangan kedai kopi di Amerika Serikat dengan cara memberikan nuansa Itali pada kedai kopi mereka dari mulai arsitektur dan juga sajian kopi tentunya. Budaya menikmati kopi di Italia menciptakan sajian fenomenal espresso, dan budaya bisnis kedai kopi Amerika Serikat pada saat itu memberikan ruang terbuka lebih luas, nuansa ngopi di Italia bisa dinikmati di seluruh dunia. Sebabnya kini kita sangat fasih memesan sajian kopi ala Italia, seperti latte, cappucinno, macchiato dan sajian lainnya.

Bukan Sekadar Nama Sajian Kopi

Bisa dibilang, sajian kopi dengan penamaan Itali terkesan hanya pada lingkup espresso base, maksudnya adalah sajian kopi dengan espresso sebagai sajian utama. Tapi tiap nama pada sajian kopi bukan sekadar nama untuk terkesan ramah ketika disebutkan, tapi karena nama sajian kopi adalah identitas dari proses pembuatannya. Semisal latte, secara di Italia lebih dikenal dengan caffè latte yang maknanya kopi susu, tapi bukan berarti jika kita membuatnya sendiri dengan mencampurkan susu pada seduhan manual brew lantas disebut caffè latte, atau memesan secara terpisah espresso dengan busa susu tidak bisa disebut caffè latte.

Nama sajian kopi memudahkan kita untuk mengetahui bagaimana sajian kopi kita disajikan, tentunya kita dengan mudah mengetahui bagaimana cappucinno dan latte diciptakan. Memang benar banyak sajian kopi dari Itali meramaikan sajian kopi di kedai kopi kita, tapi bukan berarti sajian kopi dari negara lain tidak ada, seperti Americano dari Amerika dan Long Black dari Australia dengan komposisi yang sama espresso dan air tapi metode penyajiannya berbeda.

src: recipes.howstuffworks.com img; drugstoreespresso.com.au

No Comments Yet

Leave a Reply

Your email address will not be published.