MENGAPA DI ITALIA JARANG MENIKMATI KOPI TAKE AWAY

Di era sekarang ini orang-orang dituntut untuk serba cepat melakukan sesuatu dan untuk memenuhi kebutuhan mereka, bahkan dengan adanya digitalisasi hampir semua aktifitas bisa dilakukan dengan hanya mengandalkan telpon pintar mereka, termasuklah membeli kopi.

TAPI mungkin tidak dengan penikmat kopi di Italia, menikmati kopi di negara ini semacam ritual suci untuk beberapa orang, sebabnya tidak heran jika kedai kopi yang mengusung konsep take away bisa jadi tidak akan banyak peminatnya di sini. Secangkir espresso yang dinikmati di meja bar menjadi pilihan yang utama untuk masyarakat penikmat kopi di Italia, maka budaya ngopi di Italia terbentuk dari kebiasaan masyarakatnya menikmati kopi. Jika pun ada orang yang pesan kopi take away di kedai kopi di Italia, maka bisa dipastikan akan menjadi terkesan aneh, karena sangat jarang masyarakat Italia yang menikmati kopi dengan membawanya pergi dari kedai kopi.

BUDAYA NGOPI CEPAT
Di Italia sama halnya dengan negara-negara lain yang dituntut untuk mengejar waktu di segala aktifitas mereka, namun untuk memenuhi kebutuhan akan kafein kopi mereka lebih memilih minum kopi di tempat daripada pesan kopi untuk dibawa pergi. Sebabnya sajian espresso sangat sesuai untuk budaya ngopi cepat mereka, hanya tinggal pesan di meja bar, menunggu beberapa detik, meneguknya sekali minum kemudian membayarnya dan pergi. Hanya membutuhkan waktu 40 detik orang Italia menikmati espresso mereka kemudian pergi melanjutkan aktifitas.

credit: pixabay.com

RELAKSASI DIRI
Sebagian penikmat kopi di Italia menjadikan pengalaman ngopi mereka adalah ritual yang harus dilakukan di kedai kopi, bukan di ruang kerja atau pun di tempat-tempat lain yang menjadikan kopi sebagai teman aktifitas mereka. Penikmat kopi di Italia lebih senang menunggu sedikit agak lama dari pada pesan kopi untuk dibawa pulang, karena menurut mereka menikmati kopi dan menunggu serta melihat kopi dibuat dari meja bar adalah bentuk relaksasi diri.

TEMAN OBROLAN
Bahkan secangkir kopi juga termasuk teman ketika mengobrol, sebuah media komunikasi untuk bertemu dengan orang-orang baru di kedai kopi. Berbincang seputar kopi, dan tidak menutup kemungkinan hingga obrolan lain yang menemukan kesamaan menjadi pengalaman ngopi yang sangat mengasyikkan menurut mereka. Sangat berbeda jika membeli kopi untuk dibawa pulang, mereka tidak mendapatkan kesempatan untuk bertemu orang baru di kedai kopi.

Karena budaya ngopi di Italia yang begitu cepat, baru saja dibuat langsung diminum, maka sajian kopi di sini tidak bisa berlama-lama, harus langsung diminum. Seperti espresso yang disajikan tidak terlalu panas karena untuk sekali minum, atau sajian-sajian kopi lainnya seperti picolo juga disesuaikan dengan budaya ngopi di Italia. Namun demikian, tiap daerah punya cara menarik untuk menikmati kopi mereka, yang membentuk budaya ngopi hingga menjadi arif turun menurun hingga sekarang dan manjadi kebiasaan.

src: bbc.com img: unsplash.com

No Comments Yet

Leave a Reply

Your email address will not be published.