News Tips

MENGAPA MESIN KOPI HARUS ADA DI KANTOR

mesin kopi kantor, mesin kopi


Coffee is my favorite co-worker, benarkah kopi memiliki daya magis yang membuat karyawan kantor bekerja secara optimal?

Kini kopi sudah menjadi kebutuhan yang harus dipenuhi, bahkan para penikmatnya pun sudah mengerti mana kopi yang layak untuk diminumnya. Penikmat kopi sudah pasti akan memilih speciality coffee sebagai teman berpetualang di tiap harinya. Untuk mereka yang bekerja misalkan, dengan secangkir kopi pekerjaan adalah petualangan, tanpa kopi bekerja hanya rutinitas yang membosankan dikejar deadline dan target. Kopi selalu membantu mereka pushing their limit untuk mencapai hasil kerjaan yang maksimal, tanpa stress, tanpa bad mood seharian penuh. Kopi punya daya magis itu, benarkah?

Banyak karyawan di bidang apa pun, yang kecintaannya menikmati kopi seperti menikmati semesta, terjebak pada situasi yang mana sulit untuk memenuhi kebutuhan ngopi saat istirahat kerja. Dan, alhasil terjebak pada kopi biasa yang sering disajikan di pantry kantor. Mereka; para karyawan penikmat kopi pada era “third wave” sekarang ini, akhirnya menjadi asing di lingkungan kerjanya. Para karyawan akan mencari jalan alternatif untuk memenuhi kebutuhan mereka, menikmati kopi sesuai yang diharapkannya.

Tidak semua kantor menyediakan speciality coffee pada pantry mereka, bukankah kantor akan terasa nyaman jika fasilitas kantor menjawab semua kebutuhan para karyawannya. Sedikit banyaknya akan meningkatkan produktivitas karyawan. Solusinya adalah menyediakan mesin kopi di pantry. Jika masih saja menganggap mesin kopi adalah hal yang tidak perlu, mungkin kita bisa menjadikan pantry perusahaan-perusahaan besar seperti Google. Facebook, sebagai referensi.

Google, Facebook, dan banyak lagi perusahaan yang memberikan fasilitas mesin kopi pada pantry mereka dengan self service. Artinya mereka yang ingin minum kopi, atau kebutuhan lainnya saat istirahat, harus melayani dirinya sendiri, membuat kopi sendiri atau kebutuhan lainnya dengan sendiri. Berbeda, kebanyakan perusahaan di Indonesia terlalu memanjakan karyawan dengan layanan para office boy mereka.

mesin kopi kantor

credit: kaboompics

Kafein dan Jam Kerja
Saya akan membuatnya sederhana, mengapa kopi sangat penting untuk mereka yang bekerja di bidang apa pun. Pekerjaan tiap hari, pada dasarnya dilandasi dengan situasi mood, semakin baik situasi yang sedang dirasakan, akan semakin baik pula pekerjaan yang diselesaikan. Lingkungan kerja dengan mood yang baik, akan berpengaruh pada karyawan lain juga sebaliknya. Nah, dari kopi itu sendiri, ada hal yang mereka meminumnya akan menetralkan mood seseorang.

10 menit pertama. Lalu, bagaimana kopi bagi tubuh saat bekerja dengan tuntutan deadline yang melilit pikiran mereka. Di 10 menit pertama, kopi akan memberikan impuls pada aliran darah, detak jantung dan tekanan darah akan meningkat.

20 menit selanjutnya. Mereka yang meminum kopi, akan merasa lebih fokus dari sebelumnya. Dan efek dari kafein akan membuat mereka lebih mudah untuk mengambil keputusan serta memecahkan masalah yang ada. Kafein juga meningkatkan koneksi reseptor pada otak.

Menit selanjutnya. Seperti mendapat energi tiada habisnya, semangat yang tak putus, dan mood yang stabil. Tidak ada pikiran negatif yang membuat semua perkerjaan yang seharusnya mudah menjadi terlihat susah.

Jika masih bertanya-tanya mengapa mesin kopi diciptakan, atau kamu masih sering membayangkan untuk apa mesin kopi diciptakan, karena menurutmu manual brewing adalah the best method ever. Baiklah, saya akan mengutip cerita perjalanan mesin kopi La Marzocco.

Mesin kopi pada tahun 1927 tidak semenarik hari ini, karena masyarakat Itali pada saat itu lebih mencintai minuman anggur mereka. Pada tahun itu, anggur lebih mempesona karena dianggap memiliki rasa yang misterius, dan hari ini kopi lebih misterius dari minuman anggur.

Kakek dari Piero Bambi as President of La Marzocco mulai mengembang mesin kopi sejak perang dunia pertama bermula. Menurut cerita Piore Bambi, pengembangan mesin kopi tersebut sukses saat dikembangkan oleh ayahnya, Giuseppe Bambi. Dengan visi menciptakan mesin kopi dengan dua boiler, satu untuk kopi dan satunya lagi untuk air panas. Dan inovasi ini banyak diterima banyak cafe dan perusahaan pada tahun 1986/87, dari Itali La Mazocco diekspor ke Portugal dan Perancis.

Pada akhirnya, apa pun metode penyajian kopi, memiliki cerita yang sangat menarik untuk diceritakan dan tak henti membuat kopi menjadi bahan obrolan.

src: brightside.me, The Speciality Coffee Book

 


2,622 total views, 1 views today

You Might Also Like

No Comments

Leave a Reply