MENGENAL KEES VAN DER WESTEN – SPEEDSTER

Kees van der Westen memiliki satu slogan khusus untuk mesin seri ini: “Speedsters Never Die”.

SEJAK diciptakan pertama kali pada 1984, mesin-mesin produksi Kees van der Westen dengan cepat melesat menjadi primadona di kelas mesin-mesin espresso profesional. Mesin produksi Belanda ini bukan hanya digemari karena berbagai fitur super canggih dan sistem serba otomatis yang dimilikinya, namun juga desainnya yang futuristik dan tak seperti mesin espresso kebanyakan. Tampilannya garang, gagah perkasa, dan  bagi saya terlihat seperti sekumpulan robot Transformers yang sedang menyamar menjadi mesin espresso.

Menariknya, Kees van der Westen membagi seri-seri mesin espresso mereka berdasarkan group yang dibawanya menurut nama-nama tertentu. (Speedster adalah mesin espresso Kees yang khusus untuk single group. Mirage adalah mesin dua group, dan Spirit adalah mesin tiga group). Meskipun kapasitasnya hanya satu group, namun Speedster disebut-sebut sebagai sebuah kombinasi antara presisi ekstrim dan sistem pre-infusion yang menakjubkan. Cocok untuk kedai kopi di Indonesia yang lumayan sibuk, atau dipakai di event-event kopi, dan juga untuk para coffee geek yang selalu mencari kesempurnaan dalam sebuah karya seni.

Berikut adalah semacam ulasan dari mesin espresso Speedster.

 

KONSTRUKSI UTAMA

Mesin espresso Speedster terdiri dari dua boiler terpisah, antara lain: 1 steam boiler berukuran besar untuk menghasilkan air panas dan steam, dan 1 boiler per group yang khusus memanaskan air untuk keperluan brewing kopi.

Masing-masing boiler ini memiliki sistem pengatur elektroniknya sendiri untuk mengontrol suhu, heating element, dan juga dilengkapi dengan safety devices (pengaman) untuk menjamin suhu yang lebih stabil sekaligus presisi.

Meski kapasitasnya cukup besar, namun semuanya terjaga tetap aman dengan fitur steam boiler yang juga berukuran besar. Lalu ada over-rated heating elements pada kedua boiler, dan sebuah heat-exchanger di dalam steam boiler yang fungsinya untuk melakukan proses pre-heating (pemanasan) air yang akan dipakai untuk brewing pada boiler kopi.

 

· Steam Boiler

Steam boiler di bagian belakang memiliki kapasitas total 3.5 liter, dan sepenuhnya terbuat dari material 316L stainless steel. Ketebalan dinding boiler-nya sekitar 2 mm, sementara bagian flange setebal 6 mm. (Untuk memeriksa keadaan steam boiler, sebuah display/layar petunjuk dipasang di bagian depan mesin).

Untuk mengatur dan mengeset mesin ke dalam Eco mode juga termasuk gampang. Mesin akan beralih ke “format” Eco mode jika tidak digunakan, atau berada dalam kondisi idle dalam periode cukup lama. Pada keadaan idle ini, mesin akan menurunkan suhu hingga 70°C.

Seluruh elemen pemanas yang dimilikinya pun mampu mendukung daya hingga 1.800 watt, yang dipisahkan menjadi 2 heating element dimana masing-masingnya memiliki daya 900 Watt, dan disatukan dalam satu flange. (Tidak ada bagian yang bergerak dalam heating system ini).

Mengaktifkan fitur untuk air panas hanya semudah menekan tombol. Sementara valve body pada mesin terkoneksi antara bagian tabung dalam (inner tube) dan wand bagian luar (outside wand), dan simetris dengan bagian steam valve. Dua suhu berbeda untuk kebutuhan air panas pun disediakan dalam sebuah toggle switch.

Di dalam mesin, air panas akan mengalir melalui steam/hot water boiler menuju hot water valve dengan mengalirkannya terlebih dahulu ke pipa-pipa/manifold campuran. Pada manifold ini ada 2 selenoid valves yang juga dipasangkan, satu untuk air panas, satu lagi untuk air dingin.

Speedster dengan opsi crackle black body.

 

BOILER KOPI DENGAN GROUP

Boiler kopi pada Speedster dibuat dari bahan stainless steel tube berukuran 3 mm, dengan ketebalan 6mm. Ada bagian lubang yang berada di bagian atas coffee water boiler dimana group dipasangkan. Group pada boiler ini juga terbuat dari stainless steel berukuran 4 mm dan 5mm dimana semua material stainless steel-nya berjenis 316L.

Bagian group head dilas (welded) ke bagian group neck, dan group neck dilas ke bagian boiler. Semua pengelasan dilakukan di bagian luar dan di dalam boiler untuk mencegah timbulnya celah yang bisa mengakibatkan korosi.

Di sisi lain, air dingin yang masuk ke dalam (boiler) mesin akan dialirkan pertama kali melalui sebuah heat-exchanger yang berada di dalam steam boiler. Keluar dari heat-exchanger, suhu air umumnya akan lebih tinggi karena steam boiler berada di suhu 135°C. Keadaan suhu ini akan “diseimbangkan” dengan aliran-silang air dimana air panas air yang keluar “bercampur” dengan air dingin yang masuk (ke dalam boiler).

Suhu untuk keperluan brewing kopi diukur dan dikendalikan dengan sebuah probe yang sangat sensitif dan dihubungkan ke sebuah PID (proportional-integral-derivative) controller. Suhu air bisa diubah/diganti dengan mudah, yaitu hanya dengan menekan tombol di bagian depan mesin. Suhu air ini bisa diatur hingga ke level 0.1° Celcius.

 

· Group

Pada instalasi/pemasangan pertama, adalah penting untuk mengeluarkan semua udara dari coffee boiler. Karena udara bisa dikompres, sementara air tidak. Ketika group lever mengaktifkan group solenoid valve dan valve saat pertama kali, maka udara akan otomatis ditarik keluar seiring dengan aliran air yang masuk karena bagian pick-up tube berada tepat di bawah bagian group cover. (Ini merupakan poin paling penting di sistem group mesin-mesin keluaran Kees van der Westen, termasuk Speedster). Pada saat heating system telah mencapai dan berada pada suhu yang diinginkan/diatur sejak awal, maka suhu ini tidak akan terpengaruh oleh faktor apapun dan akan tetap pada suhu demikian sampai air panas benar-benar menyentuh bubuk kopi.

Pada saat proses brewing, air tidak akan pernah keluar dari coffee water boiler/group selama perjalanannya menuju (bubuk) kopi. Air akan mengalir melalui sebuah tube di dalam group, mulai dari bawah group cover, lalu menuju three-way solenoid valve yang terbuat dari material stainless steel. Dari solenoid valve, air kemudian diarahkan menuju tube lainnya di bagian bawah group. Kedua tube ini dipasang secara horizontal di dalam group neck dimana sistem ini akan bisa membuat suhu menjadi lebih stabil.

 

· Sistem infusi

Pentingnya sistem pre-infusion sesungguhnya tak boleh diremehkan. Mesin-mesin yang memiliki variasi brewing temperature/suhu brewing tidak stabil akan cenderung menghasilkan perbedaan spektrum rasa yang cukup besar pada bubuk kopi. Karenanya, adalah penting bagi mesin espresso untuk memiliki suhu yang tepat, stabil dan “strict” atau mesin tidak akan bisa mengekstraksi berbagai kompleksitas yang dimiliki oleh kopi secara utuh.

Salah satu faktor yang juga penting adalah pre-infusion bisa membuat proses pemanasan (warming) lebih perlahan sehingga akhirnya bagus untuk “melembutkan” kadar ‘lemak’ dan minyak pada kopi sebelum diekstraksi dengan tekanan tinggi. Proses ini tentu akan menghasilkan padatan (solids) yang lebih banyak pada espresso, dan pada akhirnya menghasilkan aroma yang lebih lembut sekaligus rasa yang lebih nikmat.

– Bagian pressure gauge terhubung dengan boiler kopi. Ini berarti, begitu solenoid valve dibuka maka saat itu juga tekanan tersebut “dihubungkan” ke bagian coffee puck. Gauge pun menayangkan ukuran tekanan ekstraksi (extraction pressure) yang sebenarnya, bukan hanya sekadar pump pressure. Sistem ini membuat barista benar-benar bisa memonitor proses infusi dan ekstraksi yang sedang terjadi.

– Begitu tuas/lever digerakkan, maka sistem pengisian otomatis pada steam boiler (steam boiler filling-up system) akan dinonaktifkan untuk mencegah kehilangan tekanan yang bisa merusak proses ekstraksi berikutnya.

 

· Sistem pengamanan (safety)

– Bagian steam boiler memiliki dua probes untuk mengawasi level air yang ada di dalamnya. Lower probe dipasang tepat di atas heating element. Pada saat mesin dinyalakan dan diisi pertama kali, maka level controller hanya akan menyalakan seluruh temperature controller, kemudian heating elements jika lower probe tersebut mendeteksi masuknya (aliran) air.

– Kedua temperature controller elektronik memiliki batas suhu maksimal yang bisa diprogram. Pada saat suhu sudah mencapai batas ini, maka tidak akan ada lagi sinyal yang dikirimkan ke bagian solid state relay.

– Masing-masing boiler dilengkapi dengan fitur saklar overheating cut-out. Ketika saklar ini mendeteksi adanya suhu yang terlalu tinggi, maka sistemnya akan otomatis memutuskan power ke semua elemen mesin.

Steam boiler dilengkapi dengan safety valve. Masing-masing sistem boiler kopi, termasuk heat exchanger, juga dilengkapi dengan expansion valve.

– Group solenoid valve bisa berfungsi sebagai valve tambahan, dengan rate 15 bar, sekiranya expansion valve aslinya gagal.

Speedster – crackle black body.

 

· Fitur-fitur khusus

Shot timers, dipasang dengan tampilan penuh, dipasang tepat di sebelah masing group.

– Total daya yang dikonsumsi (Watt) bisa dikurangi dengan mencabut electric bridge di bagian solid state relay pusat. Dalam posisi ini, ketika heating element pada coffee boiler diaktifkan, maka salah satu steam boiler akan otomatis dinonaktifkan. Ini bisa membantu mengurangi total watt antara 900-2.200 watt.

– Satu PID temperature controller terpisah untuk masing-masing boiler, dipasang dalam layar tampilan penuh.

Fitur PID.

Eco mode yang membantu lebih hemat energi pada masing-masing temperature controller, yang bisa diatur untuk (kebutuhan) malam hari dan/atau pada saat weekend.

– Drip tray yang bisa diatur ketinggiannya.

– Self-bleeding groups, artinya pada saat pertama kali dinyalakan, mesin akan menggunakan sistemnya sendiri untuk mengeluarkan/membuang udara dari boiler sehingga (group head) tidak perlu di-flush terus menerus.

– Sistem pengoperasian yang lebih intuitif dengan penggunaan tuas/lever. Group lever bisa digunakan untuk proses infusi otomatis ataupun manual.

Filter holder dari stainless steel dengan KvdW POM handles.

Group gasket yang terbuat dari bahan rubber dan tetap elastis hingga pemakaian dalam jangka waktu yang sangat lama.

  • Kapasitas steam boiler yang besar untuk ukuran mesin espresso single group, yaitu 3.5 liter
  • Kapasitas coffee boiler yang sangat besar, yaitu 2.1 liter.

 

Dengan segala kemampuan, fitur dan sistem super canggih yang dimilikinya, tidak heran jika Speedster yang meskipun single group tapi tetap memiliki performa menakjubkan dan tak pernah mati—seperti slogannya.

 

Foto utama diambil dari Flickr Mark, foto lainnya dari website resmi Kees van der Westen.

 

Yulin Masdakaty

Tukang nulis yang menyukai animasi, film-film pahlawan super, dan jalan-jalan—sambil minum kopi.

No Comments Yet

Leave a Reply

Your email address will not be published.