MENGENAL KOPI-KOPI TAK LAZIM DARI SELURUH DUNIA

KOPI tak melulu hitam. Oke, penggemar kopi yang mulai merambah dunia manual brewing barangkali sudah akrab dengan gagasan itu. Tapi tahukah Anda bahwa di beberapa Negara di dunia kopi juga disajikan dengan campuran macam-macam—bahkan kadang aneh—yang membuatnya eksotis?

Ya, terserahlah mau diakui atau tidak, hampir semua orang di dunia memang menyukai kopi, entah bagaimanapun cara penyajiannya. Atau seaneh apapun kelihatannya. Kopi adalah favorit yang tidak akan pernah habis dijelajahi. Eropa katanya akan mengimpor lebih dari 44 juta kantong kopi tahun ini, sementara para peminum kopi Amerika bisa menghabiskan total 40 juta Dollar untuk minuman itu. Sebegitu magisnya pesona kopi ini sehingga ia bisa menarik animo para penggemar dari berbagai latar di seluruh dunia. Well, berikut ini adalah beberapa pilihan kopi-kopi menarik dari berbagai Negara. Silakan berkenalan, siapa tahu Anda berniat mencoba ketika berkunjung ke sana suatu kali nanti.

 

Vietnam: Kopi telur

Kopi telur. Foto oleh Shilpa @Flickr.
Kopi telur. Foto oleh Shilpa.

Kopi ini sebenarnya lebih menyerupai makanan penutup ketimbang minuman. Komposisi dasarnya adalah dua kuning telur  yang masing-masing dicampur dengan setengah sendok teh susu kental, madu dan ekstrak vanilla lalu diaduk sampai mengembang. Setelahnya baru diisi kopi Vietnam yang panas dan hitam pekat itu. Campuran telur tadi akan mengapung ke atas dimana Anda kemudian bisa menyendoknya untuk dicamil. Atau (langsung) diminum kalau mau.

 

Turki: Turkish Coffee

Konon setiap keluarga di Turki memiliki resep rahasia masing-masing akan tradisi ini. Cara membuatnya biasanya dengan menyeduh bubuk kopi (yang digiling sangat halus) dalam sebuah panci khas Turki bernama cezve. Selanjutnya kopi itu kemudian ‘dimaniskan’ dan direbus beberapa kali di atas perapian. Agak rumit memang. Tapi hasilnya setimpal.

 

Austria: Kaisermelange

Menyiapkan Kaisermelange. Foto oleh Argzurc @Flickr.
Menyiapkan Kaisermelange. Foto oleh Argzurc .

Kaisermelange (atau berarti campuran ala Kaisar) adalah minuman popular di Austria yang komposisinya terdiri kopi dark roasted plus kuning telur, gula dan konyak. Beberapa orang di sana kadang mencampurkan kuning telurnya dengan gula dan sedikit susu.

 

Italia: Espresso Romano

Espresso Romano

Orang-orang Italia memang sudah terkenal sebagai sebagai peminum kopi, sekaligus ahli dalam menemukan campuran resep-resep jitu yang membuat kopi semakin nikmat. Mereka sering menyajikan espresso dengan potongan lemon di sisi cangkir. Maksudnya, supaya ketika menyesap espresso dari bibir cangkir, karakter manis dari espresso bisa terekspos oleh citrus dari lemon tadi.

 

Perancis: Café au Lait

Kopi khas Perancis bernama café au lait ini memiliki bahan dasar yang terdiri dari kopi yang diseduh dan susu yang sudah di-steam, komposisinya sama rata. Untuk menambah sedikit rasa, biasanya minuman ini juga dicampurkan dengan chicory.

 

Spanyol: Cafe Bombón

Cafe Bombón oleh Ceinwyn.
Cafe Bombón oleh Ceinwyn.

Minuman terkenal dari Spanyol ini bisa dikatakan ditujukan bagi mereka yang menyukai manis. Komposisi kopi ini biasanya terdiri dari kopi yang sangat kuat dicampurkan dengan susu kental manis.

 

Germany: Pharisäer

Pharisäer, oleh postcardlady.
Pharisäer, oleh postcardlady.

Orang-orang Jerman tahu bagaimana membuat sebuah minuman menjadi ‘hangat’, termasuk kopi. Pharisäer yang merupakan kopi khas mereka dibuat dengan menyisipkan dua ounces rum di dalamnya. Biasanya kopi ini memakai tipe dark roasted, lalu dicampurkan dengan rum dan gula untuk memberikannya rasa. Sebagai sentuhan akhir, mereka lalu membubuhkan whipped cream di atasnya.

 

Yunani: Frappé

Frappé adalah minuman es kopi yang dibuat dengan kopi instan, gula dan air yang diaduk hingga membentuk foam. Minuman ini ditemukan oleh marketer Nescafé di tahun 1957 dan menjadi jenis minuman yang kini popular di Yunani. Cara membuatnya biasanya dengan mencampurkan satu sendok teh kopi instan dan satu sendok teh gula, lalu diaduk dengan blender khusus frappé sampai membentuk foam, dan ditambahkan es dan air sebagai menu terakhir.

 

Amerika: Gibraltar

Gibraltar adalah wilayah di seberang laut Britania, tapi di Amerika nama ini berarti jenis kopi yang hampir mirip dengan latte. Ide tentang minuman ini berawal dari Blue Bottle Coffee di San Fransisco. Konon para barista Blue Bottle dulu suka membuat espresso di sela-sela pekerjaan mereka yang sibuk di belakang bar, tapi mereka menambahkan sedikit susu untuk ‘mendinginkan’ espresso supaya bisa cepat diteguk dan mereka kembali bekerja. Tapi siapa sangka kalau espresso double shot plus sedikit susu hasil racikan tak sengaja para barista ini kemudian menjadi salah satu signature coffee dari Amerika.

 

Mexico: Café de Olla

Café de Olla adalah minuman yang sangat popular di Meksiko, kopi jenis ini umumnya memiliki rasa manis dan spicy. Bubuk kopi dark-roasted dididihkan dengan satu liter air dalam panci di atas api rendah. Lalu dicampur dengan kayu manis, kulit jeruk dan gula merah. Ketika gulanya sudah larut, diamkan selama 5 menit sebelum dituang ke dalam cangkir.

 

New Zealand dan Australia: Flat White

Hampir sama dengan Gibraltar, flat white terbuat dari espresso double shot plus sedikit susu yang sudah di-steam. Singkatnya, kopi ini adalah jenis yang berada di tengah-tengah garis antara cappuccino dan latte.

 

Nah dari semua kopi-kopi tak biasa di atas, mana  yang barangkali paling ingin Anda coba? :p

 

 

beli-kopi

Yulin Masdakaty

Tukang nulis yang menyukai animasi, film-film pahlawan super, dan jalan-jalan—sambil minum kopi.

No Comments Yet

Leave a Reply

Your email address will not be published.