MENGENAL LEBIH DEKAT ESPRESSO CON PANNA

Espresso Con Panna bukanlah satu barang baru di industri kopi kita. Espresso dengan krim di atasnya ini sudah ada sejak lama hanya saja di Indonesia mungkin kita jarang menikmatinya.

SEJUJURNYA ada banyak sekali jenis minuman berbahan dasar espresso. Mulai dari cappuccino, caffe latte, macchiato, espresso romano, espresso con helio bahkan espresso con panna. Espresso con Panna ini selalu ada di menu kedai kopi. Salah satunya Starbucks. Tapi entah kenapa saya jarang sekali melihat orang di Indonesia memesan menu yang satu ini. Entah karena abai atau memang tidak tertarik menikmatinya. Padahal si espresso dengan krim ini cukup nikmat dan sangat menyenangkan di teguk.

Espresso Con Panna sendiri berasal dari Bahasa Italia yang berarti espresso dengan krim. Menurut Wikipedia, di Amerika Serikat menu kopi ini disebut dengan Cafe Viene sedangkan di Britania Raya dan Perancis disebut dengan Cafe Viennois. Semuanya tentu artinya sama yaitu espresso dengan krim! 

credit: starbucks

Lalu apakah ada hubungannya dengan Vienna atau kita kenal dengan Kota Wina di Austria? Well, di Wina sendiri ternyata menu kopi ini disebut dengan Franziskaner. Atau orang-orang Wina biasanya memesan dengan sebutan Wiener Melange dan biasanya yang hadir adalah espresso con panna!

Lalu apa komposisi kopi ini sebenarnya? Di banyak negara di dunia, espresso con panna adalah double shots espresso yang diberi dengan krim berkualitas tinggi dan disajikan di cangkir espresso atau biasa disebut dengan demitasse cup! Selain krim biasanya kopi ini ditaburi bubuk cokelat atau bubuk kayu manis.

Cara menikmatinya pun ternyata bukan langsung teguk melainkan krim harus diaduk terlebih dahulu bersama espresso-nya. Setelah diaduk rata barulah kopi ini dinikmati perlahan. Teksturnya menjadi creamy dan tentu berbeda dengan espresso biasanya. Beberapa orang menganggap minuman ini bukanlah minuman layaknya kopi yang dinikmati di pagi hari, tetapi bisa menjadi makanan penutup layaknya affogato yaitu es krim dengan kopi!

Untuk rasa yang lebih beragam biasanya para penikmatnya menambahkan vanilla essence dan daun mint agar rasanya ‘lebih kaya’.

Jadi siapa yang hingga detik ini tak pernah mencoba minuman ini?

Foto utama dari peets.com

Artikel disunting dari espressocoffeeguide.com dan situs lainnya.

 

Mustika Treisna Yuliandri

A girl who lives among words, world and wow-ness. A coffee-shop traveler and social media entusiast.

No Comments Yet

Leave a Reply

Your email address will not be published.