MENGETAHUI ARTI INFORMASI PADA KEMASAN KOPI

Artikel ini ditulis untuk para pemula yang sering bingung tentang istilah & informasi yang tertera pada bungkus kopi. 

SAYA kerap mendapati banyaknya peminum kopi pemula yang kebingungan berdiri di depan rak kopi dan membaca informasi panjang lebar mengenai kopi yang hendak dibelinya. Seperti diketahui bahwa Third Wave Coffee sudah memaparkan secara detail dan spesifik perihal asal-muasal kopi tersebut. Buat coffee expert, mungkin istilah semacam cupping notes, altitude, varietal dan lain-lain bukanlah hal yang asing. Tapi untuk pemula tentu keterangan seperti ini membuat pusing kepala juga.

Untuk mengurangi kepusingan itu, saya akan memaparkan sedikit apa yang dimaksud dari istilah-istilah yang ada di kemasan kopi tersebut. Semoga membantu ya.

Brand Kopi

Ini sudah pasti nama kopi yang mengeluarkan kopi tersebut. Biasanya keterangannya berada di paling atas kemasan dan paling besar font-nya. Misalnya: Otten Coffee, Padre Coffee dan lain sebagainya.

Single Origin dan Espresso Blend

Single origin berarti kopi tersebut hanya berasal dari satu daerah saja. Misalnya Papua Wamena, Ethiopia Sidamo dan lain-lain. Sedangkan Espresso Blend adalah kopi yang digunakan untuk membuat espresso dan blend berarti terdiri dari beberapa jenis kopi. Misalnya Epresso Blend Crema Espresso yang merupakan campuran dari beberapa single origin.

Region

Keterangan region berarti wilayah tempat kopi itu tumbuh. Biasanya dijelaskan secara spesifik. Jadi bukan hanya dijelaskan dari negaranya saja tapi perkebunannya sekalian. Misalnya kamu menemukan tulisan Ethiopia Guji Gigesa. Nah, itu dipaparkan jelas beserta regionnya.

Beberapa perusahaan kopi dan micro-roastery juga memaparkan nama petaninya juga.

Varietal

Mungkin banyak yang kurang tahu bahwa kopi terdiri dari beberapa varietal. Jadi varietal ini adalah jenis kopinya. Misalnya typica, heirloom, kartika, bourbon, catura dan banyak lagi. Berbeda varietal memengaruhi rasanya.

Proses Kopi

Berbeda dari varietal, proses kopi maksudnya adalah proses pascapanen dari kopi tersebut. Biasanya proses kopi meliputi wet process dan dry process. Lalu diturunkan lagi menjadi natural, honey, washed and semi-washed. Natural dan honey diproses lebih lama dan washed serta semi-washed lebih cepat. Proses kopi SANGAT MEMENGARUHI rasa kopi.

Level Sangrai 

Biasa ditulis dengan level roast atau tingkat kegelapan sangrai kopi. Ada beberapa level sangrai kopi dimulai dari light (terang), light to medium, medium, medium to dark, dark, dark and beyond. Semakin gelap rasanya akan semakin pahit. Jadi tentukan level kopimu sebelum membeli.

Tasting Notes atau Cupping Notes

Ini adalah titik penting yang akan mengarahkan kamu pada rasa kopinya. Cupping notes biasanya ditentukan setelah proses cupping oleh para Q-Grader. Jadi sedikit banyak cita rasa kopi yang dijelaskan pada tasting notes ini adalah valid. Misalnya single origin West Java Prenger dengan cupping notes syrupy body with molasses, spice, cocoa dan lain-lain. Cupping notes biasanya ditulis dengan Bahasa Inggris karena ada beberapa istilah kopi yang tidak ada padanan Bahasa Indonesianya.

Beberapa perusahaan kopi juga kadang menyertakan cupping score pada kopi mereka.

Altitude atau Ketinggian

Kalau keterangan yang satu ini adalah ketinggian dimana kopi tersebut ditanam. Misalnya Ethiopia Yirgacheefe biasanya ditanam 1750 atau lebih di atas permukaan laut. Seseorang yang sudah expert biasa mengira-ngira rasa kopi dari ketinggian kopi tersebut ditanam. Semakin tinggi kopi ditanam semakin flavourful kopinya.

Berat Kopi

Seberapa banyak kopi di dalam kemasan. Mulai dari 100 gram hingga biasanya 1 kg saja.

Tanggal Sangrai

Yang menjelaskan kapan kopi tersebut disangrai sehingga tahu mengenai kesegaran kopi tersebut.

Biji dan Tingkat Kehalusan

Meskipun lebih banyak yang menjual biji kopi utuh, tapi ada juga yang menjual kopi dalam bentu bubuk dengan tingkat kehalusan yang berbeda. Misalnya fine, medium dan coarse. Ini semua tergantung mau kamu seduh dengan apa kopimu.

Demikianlah sedikit penjelasan tentang informasi yang biasanya terdapat pada kemasan kopi. Mudah-mudahan sedikit membantu para pemula dalam menentukan kopi apa yang kelak dibeli. Ingat setiap kedai kopi atau rumah sangrai memiliki keterangan yang berbeda-beda. Jangan malu bertanya pada penjualnya biar tidak salah. Oh iya, kalau ada kekurangan dari info di atas jangan ragu menambahi di kolom komentar ya!

Difoto oleh Inez Japardi dari beberapa kemasan kopi yang berbeda.

 

 

Mustika Treisna Yuliandri

A girl who lives among words, world and wow-ness. A coffee-shop traveler and social media entusiast.

No Comments Yet

Leave a Reply

Your email address will not be published.