MENINGKATKAN RASA NYAMAN NGOPI DI RUMAH

Kita tak tahu kapan pandemi ini benar-benar usai. Yang kita tahu bagaimana membuat diri ini nyaman, aman dan berkecukupan dalam keterbatasan.

SAYA sudah tiga bulan tidak minum kopi di kedai kopi. Sebuah kegiatan yang tiga bulan lalu saya pikir akan membuat saya kehilangan. Untuk saya keberadaan kedai kopi begitu penting. Tak hanya perihal minum dan pulang. Tapi sebagai ruang menyenangkan tempat berinteraksi dengan manusia. Tempat merileksasi diri dari segala penat. Tempat mencuri inspirasi yang datang dari deru mesin, ceracau manusia di meja lain atau tanaman di sudut kedai.

Ternyata, pandemi memaksa saya untuk ‘bercerai’ dengan kedai-kedai kopi meski dua minggu terakhir beberapa kedai kopi di kota saya mulai beroperasi kembali dan mempersilakan pengunjung untuk duduk di kedai. Ya, meski dengan jarak. Saya sangat ingin mampir tapi sepertinya itu kurang bijak. Maka satu-satunya hal yang bisa saya lakukan adalah membeli take away atau pesan online. Tapi sampai kapan? Kita semua harus berhemat dan alternatifnya adalah menikmati kopi di rumah.

credit: cbc.cc

Kendala dari ngopi di rumah bagi banyak orang adalah tidak lengkapnya alat seduh. Monotonnya metode seduh serta printilan ritual kopi yang dirasa membosankan. Juga kenyamanan kedai kopi yang dirindukan karena rumah orang berbeda-beda. Tak semuanya bisa memenuhi ekspektasi ngopi kita yang tinggi-tinggi sekali.

Hal sederhana yang saya lakukan untuk meningkatkan kenyamanan ngopi di rumah adalah pertama, berinvestasi pada satu alat seduh yang saya tidak punya. Tak perlu mahal. Kamu bisa memulai dengan membeli Vietnam Drip yang sudah lama kamu inginkan atau coffee dripper baru yang berbeda jenisnya. Keberagaman alat seduh membuat kamu tak bosan dan tentunya akan seru karena kamu belajar metode seduh yang baru.

Kedua, rajin mengoleksi biji-biji kopi. Jika selama ini kebiasaan ngopimu adalah membeli sebungkus biji kopi dan menikmatinya hingga kandas selama berminggu-minggu, kenapa tidak mencoba membeli beberapa jenis dan menikmatinya secara bergantian. Kebosanan akan berkurang dan tentunya kenyamanan ngopi akan meningkat pelan-pelan.

Credit : features-assets.s3.amazonaws.com

Ketiga, coba nikmati kopi pagi dan siangmu dari cangkir berbeda. Saya tahu setiap orang punya cangkir favorit. Tapi kita semua tahu setiap kedai kopi punya cangkir yang beda-beda, kan? Setidaknya untuk mengobati rindu kita pada kedai-kedai kopi, kenapa tak mencoba minum kopi dari berbagai cangkir yang ada di rumah. Jangan salah, beberapa orang percaya bahwa cangkir kopi tertentu mampu meningkatkan kualitas ngopi. Coba sesekali pakai cangkir tua ibumu atau cangkir hadiah yang bentuk dan logonya lucu-lucu.

Keempat, ajak orang rumah ikutan ngopi. Kalau biasa ngopi sendirian, kenapa tak ajak ayah, ibu, kakak, abang atau teman sebelah kamar kos ngopi bersama. Setidaknya ada kawan bicara yang meruluhkan kebosanan di pandemi yang entah kapan akan sirna. Bukan begitu?

 

Mustika Treisna Yuliandri

A girl who lives among words, world and wow-ness. A coffee-shop traveler and social media entusiast.

1 Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.