MENYIASATI NGOPI HEMAT DI SAAT PANDEMI

Pandemi membuat banyak hal berubah. Salah satunya kebiasaan ngopi yang kini harus dipikirkan matang-matang.

BEBERAPA orang menganggap bahwa kopi adalah gaya hidup meski tak sedikit golongan yang menganggap bahwa kopi adalah kebutuhan dasar. Sesuatu yang harus dikonsumsi agar hidup berjalan lebih seimbang. Saya adalah salah satu yang menganggap kopi sebagai kebutuhan. Minum kopi saya lakukan paling tidak dua kali sehari, selain bulan puasa tentunya.

Kopi pagi, kopi siang dan sesekali ngopi di kedai kopi bersama teman-teman atau urusan pekerjaan. Dengan hantaman pandemi, saya dan beberapa teman mulai harus berpikir untuk lebih hemat dalam urusan kopi. Kopi tetap harus ada setiap hari namun kami harus cerdik agar urusan ngopi ini tak menguras kantong dan tetap membantu industri kopi sekitar. Lalu apa yang bisa dilakukan agar ngopi tetap stabil untuk kantong dan lainnya? Saya melakukan beberapa tips ini.

credit: shutterstock

Beli Biji Kopi dari Rumah Sangrai Lokal

Seduh kopi di rumah adalah salah satu cara paling ampuh agar berhemat. Hal ini berarti saya sudah mengurangi membeli kopi dari kedai kopi sekitar. Saya perlu menghemat, sedang kedai-kedai kopi perlu perputaran uang. Maka, saya memutuskan untuk membeli biji kopi dari mereka. Kedai-kedai kopi sekitar rumah saya menjual biji kopi baik yang mereka sangrai sendiri maupun dari rumah sangrai lain. Dengan membeli biji kopi saya menghemat cukup banyak ternyata. Dan tentu tetap membantu industri kopi lokal.

Beli Kopi Literan

Seseru-serunya seduh kopi sendiri, terkadang saya masih ingin juga ngopi di kedai kopi. Jujur ada perasaan rindu ke kedai kopi dan minum kopi hasil seduhan orang lain. Untuk itu, saya membeli kopi susu literan yang memang sedang tren dan digalakkan di masa pandemi ini. Dengan membeli kopi literan kita membantu industri kedai kopi lokal tetap bertahan. Pun ternyata jauh lebih hemat karena saya bisa menyimpannya di kulkas berhari-hari. Minum bisa berkali-kali dengan ongkos kirim satu kali bayar saja. Juga bisa berbagi kopi dengan anggota keluarga lain karena memang lebih ekonomis harganya.

Berbagi Biji Kopi

Saya kerap melakukan beans sharing ini kepada beberapa teman. Jadi kami ingin membeli dua single origin berbeda namun ingin berhemat biasanya saya dan teman melakukan beans sharing. Jadi dua jenis single origin 250 gram kopi dibagi dua. Lumayan melakukan penghematan dan sudah mendapat dua jenis kopi berbeda. Jadi ngopinya hemat sekaligus tidak bosan ngopi yang itu-itu saja.

Membuat Resep Kopi Super Simpel

Saat kebosanan ngopi yang itu-itu saja melanda, biasanya saya membuat resep kopi yang sederhana dan bahan-bahannya biasanya sudah ada di kulkas. Jeruk nipis, lemon, rempah-rempah, susu, buah-buahan dan lain-lain bisa dikreasikan dengan kopi. Resepnya juga bertebaran di banyak blog dan media sosial!

 

Mustika Treisna Yuliandri

A girl who lives among words, world and wow-ness. A coffee-shop traveler and social media entusiast.

No Comments Yet

Leave a Reply

Your email address will not be published.