MINUM KOPI SETIAP HARI MENCEGAH ANDA SAKIT JANTUNG

Biasanya orang beranggapan bahwa minum kopi bisa bikin jantungan. Lha ini malah sebaliknya: minum kopi justru bisa mencegah Anda sakit jantung.

ISU ini barangkali bertolak belakang dengan gagasan yang dipegang kebanyakan masyarakat Indonesia: bahwa minum kopi bisa bikin jantungan dan berdebar-debar. Kecuali Anda sedang kasmaran atau bertemu orang yang sedang Anda taksir waktu minum kopi, selebihnya mosi “kopi akan membuat jantungan” itu tak lebih dari isapan jempol saja. Banyak studi yang belakangan semakin menyimpulkan bahwa minum kopi dalam kadar sedang—sekitar 3 sampai 5 cangkir—setiap hari bisa menurunkan risiko penyumbatan arteri yang dapat menyebabkan serangan jantung.

Sebuah studi di Korea baru-baru ini membandingkan orang dewasa yang minum kopi dengan yang tidak. Hasil studinya, orang yang minum kopi 3 sampai 5 cangkir setiap hari memiliki risiko lebih rendah untuk mengalami endapan kalsium di dalam arteri koronernya. Kondisi ini merupakan salah satu indikator penyakit jantung. Jika Anda melewatkan kelas Biologi waktu sekolah dulu, arteri koroner adalah pembuluh yang membawa darah berisi oksigen ke otot-otot jantung. Jadi bayangkan saja jika pembuluh ini tersumbat.

Foto oleh Gabor Zornanszki @ Flickr
Foto oleh Gabor Zornanszki @ Flickr

Adalah Guallar dan rekan-rekannya di Rumah Sakit Kangbuk Samsung, Seoul, Korea Selatan yang menganalisa lebih dari 25.000 laki-laki dan perempuan dimana mereka diperiksa secara rutin dalam kurun waktu tertentu. Para peserta ini sama sekali tidak memiliki tanda-tanda penyakit jantung sebelumnya. Menurut Guillar sang peneliti, “Seseorang bisa saja memiliki penyakit jantung selama bertahun-tahun meskipun ia tidak melihat gejalanya.” Karenanya metode yang tepat untuk digunakan untuk penelitian ini pun adalah dengan melakukan teknik bernama computed tomography scan, yaitu pindai untuk mengetahui berapa tingkatan kalsium arteri koroner (CAC) seseorang. Dengan teknik ini, kita bisa tahu apakah orang tersebut berpotensi sakit jantung atau tidak, sekalipun mereka tidak memiliki gejalanya.

Nah, para peneliti ini kemudian membandingkan tingkat CAC orang-orang yang minum kopi dengan yang tidak. Hasilnya, orang-orang yang minum setidaknya 3 sampai 5 cangkir kopi sehari memiliki 40% kalsium lebih sedikit di dalam arteri koronernya dibandingkan mereka yang tidak. Di sisi lain, penelitian yang sama juga menemukan bahwa orang yang minum hanya satu cangkir kopi setiap hari memiliki 23% kalsium lebih sedikit di dalam arteri koronernya.

Hasil studi ini konsisten dengan 36 analisa berbeda di masa sebelumnya, berbagai analisa itu juga sama menemukan bahwa minum kopi berhubungan dengan menurunnya risiko serangan jantung dan penyakit lain seperti diabetes Tipe 2. Meski agak kontradiktif dengan keyakinan masyarakat selama ini, tapi menurut para peneliti, kemungkinan besar itu karena kopi sangat kaya akan anti oksidan.

Di tempat berbeda, seorang ahli epidemiologi di Institut Jantung Nasional di Maryland, Amerika bernama Jared Reis mendukung hasil studi di Korea tadi. Si ahli ini memang tidak terlibat langsung dengan studi itu, tapi ia menjelaskan bahwa mengingat besarnya jumlah partisipan yang diambil (25 ribu orang) sudah cukup membuat hasil studi itu akurat.

Jadi, kembali lagi. Kopi yang benar tidak akan membuat Anda jantungan atau berdebar-debar. Malah kopi mendatangkan banyak manfaat jika dikonsumsi dengan seimbang. Ada banyak tulisan dan referensi yang merincikan bagaimana tanda-tanda kopi yang benar, tinggal cari saja sepuasnya.

Selamat minum kopi! 🙂

online-coffee-store

Yulin Masdakaty

Tukang nulis yang menggemari komik, film-film pahlawan super, dan jalan-jalan—sambil minum kopi.

5 Comments
  1. Nice article…
    Sayangnya tidak didukung informasi kopi mana yang disebut kopi yang sehat mengingat pasar Indonesia beragam.

    Kopi yang sehat tentunya kopi asli, yang pahit itu…sedang kopi instan bisa jadi masuk golongan kopi yang tidak sehat ….

    Mohon pencerahannya 🙂

    1. Halo mas,
      Kopi sehat tidak selalu harus pahit. Pahit dari kopi bisa disebabkan banyak hal, mulai karakteristik si kopi sendiri, tipe roasting, sampai cara penyeduhannya. Dan menentukan apakah kopi itu termasuk sehat atau tidak, tidak sesederhana dengan menyimpulkannya hanya dalam satu kalimat meskipun “kopi sachet (menurut saya) sudah pasti tidak sehat”. Ada banyak faktor juga yang memengaruhi apakah kopi itu bisa disebut sehat atau tidak. Dan, FYI, kami sudah beberapa kali menguraikannya melalui beberapa tulisan majalah online ini.
      Mungkin boleh coba dilihat:
      http://majalah.ottencoffee.co.id/kenapa-kopimu-lebih-pahit-dari-biasa/
      http://majalah.ottencoffee.co.id/10-kesalahan-dalam-membuat-kopi/
      http://majalah.ottencoffee.co.id/kenapa-kopimu-tak-senikmat-biasa/
      http://majalah.ottencoffee.co.id/cara-menyeduh-kopi-yang-benar/
      Thanks.

  2. Tolong di jelaskan kopi yang benar itu kopi yang mana, 🙂 apakah kopi instant sachet seperti ka*** a** itu juga termasuk kopi yang benar, soalnya saya juga masih seeing minum kopi sachetan, hehebe

  3. Bicara kopi sehat ya otomatis minum lah kopi aseli Yang murni dari bubuk aseli Dan satu lagi….tanpa gula. Kalau bicara sachetan selain sudah mengandung gula Dan setahu saya terlalu banyak campuran nya
    Jika sudah terbiasa dgn meminum kopi tanpa gula maka akan bisa menikmati bagaimana Rasa kopi itu sendiri Dan tidak terasa pahit

Leave a Reply

Your email address will not be published.