‘NEW NORMAL’ DI KEDAI KOPI

‘New Normal’ telah diterapkan di mana-mana. Meski pandemi belum sepenuhnya usai, kita semua harus melanjutkan hidup dengan tetap berhati-hati.

SEMUA jenis profesi mulai bergiat kembali. Yang dulunya tutup, kini kembali buka. Yang dulunya kerja di rumah, perlahan mulai kembali ke tempat kerja. New normal digadang-gadang agar semua orang mau tak mau dipaksa beradaptasi dengan keadaan. Demi kelangsungan hidup, meski sebenarnya waswas di dalam hati.

Salah satu industri yang ikut serta perlahan bangkit adalah industri kedai kopi kita. Meski dulu beberapa dari pebisnis kedai kopi tidak tutup, tapi kini beberapa di antaranya memperbolehkan untuk dine in dengan tetap menerapkan protokol kesehatan new normal. Agak canggung memang ketika kembali ngopi di kedai kopi dengan beberapa aturan yang ada. Ngopi tak sama seperti dulu. Dan new normal tetaplah bukan normal yang sesungguhnya.

Berdasarkan pengalaman saya ke kedai kopi saat diberlakukannya new normal ini ada beberapa hal yang diterapkan antaranya:

Pengecekan Suhu

Tak pernah kita bayangkan masuk ke kedai kopi akan begini. Tahun lalu kita masuk dengan bebas merdeka. Namun kini suhu tubuh harus dicek oleh pelayan atau petugas keamanan kedai. Menurut saya ini baik dilakukan Agar semua orang berjaga-jaga atas ragam kemungkinan.

Mengenakan Masker

Tak hanya pengunjung yang mengenakan masker ternyata, para barista dan pelayan juga. Bahkan beberapa barista turut serta mengenakan kover wajah transparan. Semua dilakukan untuk mencegah penularan. Juga agar para pengunjung merasa lebih aman dalam mengonsumsi kopi yang disajikan.

Pembatasan Meja & Kursi

Yang ini paling kentara. Beberapa kedai kopi memberlakukan wilayah duduk berjarak. Ada yang menerapkan satu meja hanya boleh diisi oleh dua orang. Ada yang menerapkan pembatas transparan untuk mereka yang duduk berhadapan. Ada juga yang sengaja mengosongan beberapa kursi agar senantiasa berjarak.

Pembayaran Non Tunai

Pembayaran tanpa uang tunai sangat digalakkan demi mencegah penularan. Beberapa kedai kopi menggalakkan cara ini.

credit : shopback.com

Menerapkan Penggunaan Handsanitizer

Kalau yang ini sudah pasti saya alami sendiri. Beberapa kali masuk ke kedai kopi untuk take away pekerja di sana langsung mempersilakan saya menggunakan handsanitizer. Sebuah aksi yang cukup bagus dan jujur membuat perasaan sedikit lebih lega.

Meningkatkan Keamanan Kemasan Take Away

Pandemi membuat orang lebih banyak menggunakan jasa delivery. Dan hal ini dimanfaatkan oleh pebisnis kedai kopi untuk meningkatkan penjualan. Salah satu yang paling terasa di new normal ini adalah kemasan take away yang keamanannya semakin tinggi. Bungkus makanan ‘dikunci’. Minuman diberi bungkusan berlapis. Hal ini tak lain untuk meningkatkan trust dan rasa aman.

Intinya new normal adalah era ketika kita harus beradaptasi tapi tak meninggalkan sisi waspada. Apapun yang kamu usahakan untuk bertahan di gelombang new normal, jangan pernah lupa untuk mengutamakan keselamatanu dan sekitar.

Foto utama dari goodfreephotos.com

 

Mustika Treisna Yuliandri

A girl who lives among words, world and wow-ness. A coffee-shop traveler and social media entusiast.

No Comments Yet

Leave a Reply

Your email address will not be published.