PAPER CUP TERNYATA TAK HANYA KERTAS SAJA!

Banyak yang mengira bahwa menggunakan paper cup sedikit lebih baik untuk bumi dari menggunakan plastic cup sekali pakai. Sayangnya paper cup tak hanya kertas, ada hal lain yang membuatnya tetap buruk untuk masa depan bumi.

BERAPA banyak paper cup yang berakhir di tempat sampah di dunia ini? Jawabannya tak terhitung lagi banyaknya. Beberapa orang mungkin hanya memikirkan plastik saja yang akan merusak bumi jadi mulai menyingkirkan sedotan plastik, cangkir plastik sekali pakai dan tetek bengek yang ada plastiknya.

Padahal paper cup yang membuat hati terasa sedikit lebih baik saat menggunakannya pun sebenarnya tidak terbuat dari kertas saja. Kertas memang bisa didaur ulang dan dengan mudah lebur. Namun sialnya cangkir kertas sekali pakaimu yang kamu gunakan dalam hitungan menit itu tak bisa didaur ulang dikarenakan mengandung yep plastik!

Bayangkan jika paper cup hadir tanpa plastik, pastilah kopi akan meluber dan tumpah di temperatur sepanas itu, bukan? Ya, walaupun mungkin ada paper cup yang 100% kertas namun hingga detik ini mayoritas paper cup masih mengandung plastik.

Jika kamu perhatikan, bagian dalam paper cup dilapisi oleh lapisan tipis terbuat dari plastik. Itulah yang kemudian menjaga kopimu dari tumpah dan luber. Belum lagi tutup paper cup-nya yang sudah jelas terbuat dari plastik. Padahal sebenarnya kita tidak butuh-butuh amat dengan tutupnya itu kecuali sedang dalam perjalanan, bukan?

Tak hanya itu saja, seringnya juga kita diberi pengaduk plastik berlubang yang tidak terlalu jelas juga fungsingnya. Dalam secangkir kopi, kita sudah merasa bersalah dengan tiga plastik di genggaman: lapisan dalam cangkir kertas, tutupnya dan pengaduknya. Bayangkan jika itu terjadi setiap hari pada sekian juta penduduk di dunia? Masihkah kita bisa abai dengan sampah ini?

Jika terpaksa menggunakan paper cup solusinya adalah dengan tidak menerima tutup dan pengaduknya (jika bisa). Setelah dipakai sebaiknya didaur ulang. Pisahkan lapisan plastik di dalam cangkir kertas sebelum paper cup-nya dibuang. Agak repot, memang. Tapi penting untuk kelangsungan bumi kita. Atau rajin-rajinlah bawa reusable cup sendiri kalau tak keberatan. Habis permasalahan!

Hal-hal kecil yang sering dianggap sebelah mata ini harus lebih sering kita lakukan. Bukan apa-apa, kasihan generasi penerus kita yang tak bisa menikmati indahnya bumi dengan cara yang sama seperti kita. Bukan begitu?

 

Mustika Treisna Yuliandri

A girl who lives among words, world and wow-ness. A coffee-shop traveler and social media entusiast.

2 Comments
  1. Terimakasih Otten Coffe telah memberikan kami banyak pengetahuan secara umum yang tidak hanya dunia per kopi an

Leave a Reply

Your email address will not be published.