PATISSERIE BOUTIQUE IPOH PERAK

Saat saya memutuskan kembali ke Ipoh, Perak, Malaysia, banyak orang yang bingung karena menurut mereka Ipoh adalah kota yang membosankan. Padahal kota ini ternyata menyimpan banyak keseruan. Salah satunya kopi!

KALI ke dua ke Ipoh ternyata tak banyak yang berubah selain semakin banyaknya kedai kopi dan kafe modern yang bertumbuh di sini. Kota ini tetap menyenangkan, tenang, antik dan jauh dari hiruk-pikuk kota besar. Kemana kaki melangkah kamu akan menemukan gedung-gedung tua yang anggun terawat. Sebagian besar dari gedung tua itu dikelola pemerintah dan ada juga yang beralih fungsi menjadi tempat makan, kafe dan kedai kopi.

Salah satu gedung tua nan cantik yang dijadikan kafe itu adalah Patisserie Boutique di Jalan Sultan Yussuf. Kafe ini terletak tak jauh dari penginapan saya Brick Box. Beberapa kali saya lewati dan pandangi dan begitu saja berlalu karena saya pikir ini adalah kafe yang menjual pastry dan dessert. 

Namun ternyata rasanya penasaran juga karena saya melihat banyak sekali orang yang keluar masuk di sini. Apakah benar Patisserie Boutique ini memang senikmat itu? Saat memasuki kafenya saya merasakan suasana bertema Parisian dengan warna hitam dan putih yang dominan. Kafe tidak terlalu luas dan hampir semua meja terisi penuh. Meski tak berekspektasi apa-apa ternyata saya dikejutkan bahwa di sini juga menyediakan kopi. Saya menangkap mesin kopi di sana!

Langsunglah saya girang apalagi siang itu memang belum ngopi. Ada beberapa pilihan menu kopi di sini. Tapi sayang tidak ada filter coffee, manual brew dan sejenisnya. Tak apalah yang penting ada cappuccino dan teman saya memesan Affogato. Sambil menunggu pesanan datang saya mengelilingi kafe yang tak luas ini. Terbagi dari dua ruangan yang keduanya sangat terbatas luasnya.

Memang benarlah Ipoh ini kaya akan bangunan indah. Patisserie Boutique sendiri bedada di persimpangan jalan yang tak perlu berdandan banyak karena berada di gedung yang memang sudah indah dari sananya. Secangkir cappuccino saya tiba dengan tidak mengecewakan. Saya suka cappuccino yang rasanya balance. Tidak terlalu milky dan didominasi susu saja.

Tapi bukan cappuccino-nya yang membuat takjub. Affogato di sini ternyata berbeda. Jika di tempat lain Affogato adalah es krim yang dilumuri espresso saja, maka di sini Affogato-nya ditambahi potongan almond dan bulir cokelat. Jadi rasanya tidak membosankan dan lebih syahdu menikmatinya. Saya suka!

Rupa-rupanya tak cukup dengan kopi saja. Agak menyesal membolak-balikkan menu alih-alih ingin mencoba pastry dan dessert, kami malah tergoda mencoba salah satu pasta Spicy Raisin & Pine Nuts Pasta. Apa jadinya pasta yang satu ini? Benar saja pasta al dente dengan taburan kismis dan kacang gurih beserta bumbu yang entah apa isinya melenakan benar rasanya. Lucu juga pasta dicampur kismis namun herannya menagih hingga suapan terakhir.

Ah, memang aneh sekali datang ke kafe pastry tapi tidak memesan pastry. Tapi kami sama sekali tak menyesal karena Patisserie Boutique ini lebih dari sekedar kedai pastry. Bahkan kopinya pun bisa diadu dengan kedai kopi yang mengkhususkan dirinya menjual si biji hitam. Jika kamu singgah ke Ipoh suatu hari nanti, jangan lupa mampir ke sini. Dijamin bakalan tak menyesal malah mau nambah lagi dan lagi.

Patisserie Boutique Cafe

Jalan Sultan Yussuf No. 103, Ipoh, Perak, Malaysia
Telepon : +605-241-1385
Jam Buka : 11.00 – 18.00 . Tutup : Setiap Selasa

 

Mustika Treisna Yuliandri

A girl who lives among words, world and wow-ness. A coffee-shop traveler and social media entusiast.

No Comments Yet

Leave a Reply

Your email address will not be published.