PERBEDAAN REAKSI KOPI COLD BREW DAN SEDUHAN KOPI MANUAL

Tiap sajian kopi diseduh dingin atau pun diseduh panas, memiliki pecintanya masing-masing, lalu seperti apa perbedaannya.

SEBUAH penelitian mempelajari bagaimana reaksi senyawa pada kopi ketika diseduh secara cold brew dan diseduh dengan seduhan air panas. Masing-masing menampilkan hasil yang menakjubkan, menariknya senyawa antioksidan pada sajian keduanya memiliki perbedaan.

Dengan menggunakan dan membandingkan level sangrai biji kopi yang berbeda, peneliti mengidentifikasi tiap perbedaan yang terjadi diantara cold brew dan seduhan kopi panas. Disimpulkan, penelitian tersebut menghasilkan sebuah data memperlihatkan senyawa antioksidan lebih banyak ketika kopi diseduh panas dibandingkan ketika diseduh cold brew.

Penelitian ini dilakukan oleh peneliti asal Universitas Thomas Jefferson di Philadelpia, dengan menggunakan bahkan mengembangkan cara mereka menyeduh kopi. Sehingga mereka setuju bahwa grinder memiliki peran penting untuk konsistensi sajian kopi. Setelah mencoba berbagai metode pemanas air untuk menemukan konsistensi sajian, dan mereka merekomendasikan temperatur yang sesuai beberapa saat setelah air mendidih.

American Chemical Society (ACS) menjelaskan dalam sebuah pernyataan terkait penelitian ini, tantangannya ketika meneliti beberapa sajian kopi, peneliti harus melakukan penyeragaman sajian kopi dengan mengendalikan variabel yang ada. Mereka mengembangkan prosedur kapan air harus ditambahkan ke bubuk kopi, cara menuangkan air dan berapa lama, bahkan menerapkan durasi setiap langkah yang dilakukan.

credit: pexels.com

Menyeduh kopi dengan seduhan air panas menghasilkan senyawa antioksidan lebih banyak dibandingkan cold brew. Pada biji kopi light roast, perbedaan antara keduanya tidak terlalu jauh, tetapi untuk biji kopi dark roast perbedaan terlihat lebih besar. Bahkan temuan lain, senyawa karakter asam lebih tinggi terkandung pada sajian kopi seduhan panas dan kandungan lainnya yang terlarut, walau pun ditemukan nilai pH keduanya hampir sama.

Walaupun peneliti tidak menyinggung tentang persepsi peminum kopi yang menjelaskan sajian kopi panas lebih asam dibandingkan sajian kopi dingin. Dari data yang ditampilkan secara tidak langsung semacam membenarkan persepsi tersebut.

sumber:
popularmechanics.com

No Comments Yet

Leave a Reply

Your email address will not be published.