Cafe & Travel Indonesia Medan Sumatera

PILASTRO & PENGALAMAN PERTAMA MENEGUK MANUAL BREW

pilastro-medan


Segala yang pertama kali memang selalu berkesan. Seperti pengalaman pertama saya mengenal metode seduh manual di sebuah kedai kopi bernama Pilastro.

Selamat datang di Pilastro!

Selamat datang di Pilastro!

SEKITAR tiga tahun yang lalu, jauh sebelum saya menggeluti dunia kopi saya berkenalan dengan Benny Kurnia Winsen. Koh Benny, begitu saya akrab memanggilnya adalah pemilik Pilastro yang menjadi tempat paling berkesan buat saya hingga sekarang. Jauh sebelum hingar bingar Gelombang Ketiga merebak di Kota Medan, Pilastro telah mengusung manual brew methods. Saya yang dahulu begitu awam pun terkagum-kagum saat diperkenalkan dengan metode seduh manual. Karenanya hingga kini saya tak pernah lupa karena Pilastro adalah coffee shop pertama tempat saya meneguk kenikmatan yang tak terbantahkan.

Paling asik nongkrong saat senja. Menikamati ngopi tanpa riunya macet di luar sana.

Paling asik nongkrong saat senja. Menikamati ngopi tanpa riunya macet di luar sana.

Kini Pilastro masih berdiri gagah. Tak tergerus dengan banyaknya persaingan kedai kopi yang menjamur di Kota Medan. Konsistensi kedai kopi ini membuat penikmat kopi betah mampir. Tak sekedar mampir, saya pun sering belajar dan berdiskusi tentang kopi dengan pemiliknya. Jika kalian mampir ke sini, pasti ada-ada saja biji kopi ajaib yang menjadi guest beans mereka. Setiap saya datang pasti selalu ada single origin yang siap teguk dengan nikmatnya. Pilastro juga memiliki pilihan house blend dan biji kopi spesial untuk espresso base menu. Jadi jangan ragu merasakan aneka kopi dengan ragam biji yang rupa-rupa rasanya.

Seduh dengan Chemex memang tak pernah salah pilih.

Seduh dengan Chemex memang tak pernah salah pilih.

Selain unggul dengan kopinya, Pilastro juga memiliki menu snack, main course dan dessert yang memanjakan lidah. Mulai dari western cuisine hingga Indonesian Cuisine semua komplit menggoyang lidah. Ah tak cukup soal rasa saja. Nongkrong berlama-lama di sini juga asik sekali. Interior kayu dan lighting yang dipikirkan sebegitu baiknya menjadikan pengunjungnya betah. Coba sesekali duduk di coffee bar-nya dan memandangi sang barista beraksi. Coffee bar-nya berada di tengah, langsung bisa dilihat saat memasuki ruangan. Aneka amunisi penghasil kopi lengkap di sana. Mulai dari mesin espresso hingga automatic grinder jagoan Mahlkonig EK34 berdiri gagah di sana.

Ah! Ngopilah dulu yang lain bisa menunggu.

Ah! Ngopilah dulu yang lain bisa menunggu.

Kalau saya senang ke sini karena suasana dan manusianya yang asik. Barista dan waitres sungguh ramah dan sangat helpful sekali. Mereka juga tak keberatan jika saya tanya ini itu. Dengan sabar mereka menjawab dan memenuhi permintaan pelanggannya dengan perlakuan yang istimewa. Oh iya, jika mampir ke sini jangan lupa pesan kopi yang diseduh dengan cara manual. Ada macam-macam alat manual brew, mulai dari V60, Chemex, Syphon hingga Aeropress bisa kamu rikues. Ingat, beda alat seduh beda pula rasanya. Dan untuk yang suka kopi Pilastro tahu benar cara membahagiakan kamu semua.

Coffee bar tempat segala kenikmatan lahir.

Coffee bar tempat segala kenikmatan lahir.

Pilastro buat saya tak sekedar kedai kopi belaka, tetapi tempat semua pengalaman baik berawal yang sampai sekarang belum menemui akhirnya. Semoga kalian juga bisa merasakan pengalaman yang sama.

Pilastro

Jalan Bukit Barisan No. 3 H-I

Medan – Sumatera Utara

PAKET CAFE

10,796 total views, 1 views today

You Might Also Like

No Comments

Leave a Reply