RAHASIA MEMBUAT TEMPAT PENJEMURAN KOPI, INI TIPSNYA

Dalam hal proses kopi, dari mulai biji kopi hingga menjadi secangkir sajian kopi, tiap prosesnya berkontribusi menciptakan profil rasa si kopi, termasuklah tahap penjemuran biji kopi.

PETANI kopi pastinya sudah akrab pada tahapan mengeringkan kopi, apakah itu menjemur buah kopi sekaligus bijinya, ataupun hanya bijinya saja yang dijemur setelah melalui pelepasan antara buah dan biji kopi, tergantung proses pengolahannya. Untuk mendapat hasil jemur yang diinginkan, bukan hanya memilih proses pengolahan yang tepat saja, tapi wadah tempat penjemuran juga perlu dipertimbangkan.

Dalam tahap mengeringkan biji kopi, beberapa petani menggunakan 3 cara berbeda, ada yang menggunakan tempat penjemuran-drying beds untuk menjemur secara alami menggunakan matahari, ada juga yang mengeringkannya menggunakan mesin pengering, dan cara terakhir ada juga yang mengkombinasikan keduanya diawali menjemur alami dan mengeringkannya dengan mesin pengering. Untuk pilihan yang terbaik, ini merupakan opsional para petani kopi, penjemuran alami memerlukan investasi yang sedikit dengan manajemen yang banyak, menggunakan mesin pengering pastinya memerlukan investasi yang besar namun manajemen tidak terlalu banyak.

credit: citizen-times.com

Jika menginginkan kualitas yang baik dengan investasi yang tidak terlalu banyak, maka perlu menggunakan drying beds pada tahap penjemuran. Lebih baik membuatnya sendiri untuk menekan biaya keluar saat masa panen, berikut tips untuk membuat drying beds.

  • Memilih Lokasi

Menentukan lokasi untuk membangun drying beds penting, dan beberapa hal yang perlu diperhatikan ketika menentukan lahan yang akan dijadikan lokasi drying beds, antara lain.
– Lahan yang disinari matahari langsung dengan baik tidak ada pohon yang membayangi
– Sirkulasi udara pada lahan harus baik, daerah perbukitan sangat ideal dengan lahan yang landai
– Akses yang baik, memudahkan untuk jalur mengumpulkan biji kopi
– Lahan tidak tergenang air
– Lahan jauh dari bau yang mengganggu, lebih baik jauh dari restroom atau ruang penyimpanan

  • Bahan dan Alat

Setelah menentukan lahan lokasi yang akan dibangun drying beds, selanjutnya mempersiapkan bahan dan alat. Ada pun bahan dan alat ini menyesuaikan kebutuhan seluas apa drying beds yang akan dibuat. Kayu, kawat, paku, skrup, serta bahan dan alat lainnya yang dibutuhkan seharusnya sudah dipersiapkan.

credit: sprudge

  • Persiapan dan Mendirikannya

– Pertama, menandai lahan, titik mana saja yang akan menjadi penyangga, jarak kayu penyangga antara yang satu dengan yang lainnya 1.22m, namun ukuran jarak titik penyangga ini bisa diubah sesuai kebutuhan namun pastikan akan kuat menyangga biji kopi nantinya ketika dijemur.
– Kedua, mulailah menggali untuk membuat penyangga, kedalaman sekitar 46cm agar kayu penyangga kuat. Namun sebelumnya, kayu yang akan dipasang ke dalam lubang dilumuri cairan khusus seperti solar atau cairan lainnya yang dapat mencegah kayu dimakan oleh serangga. Bagian kayu yang terkena cuaca ada baiknya dipoles dengan wood sealer agar tahan terhadap cuaca.
– Pemasangan Rangka Drying Beds
Pastikan ketinggian kayu penyangga sedikit di atas pinggang, agar memudahkan untuk proses menjemur biji kopi nantinya. Satukan bagian atas kayu penyangga dengan penyangga lainnya untuk membentuk drying beds. Jangan sampai kerangka drying beds tidak sejajar, jika ada yang tidak sejajar, solusinya memotongnya atau menggali lebih dalam sedikit lagi.

credit: anamericaninpanama

  • Pemasangan Kawat

Dengan kawat yang dipersiapkan sebelumnya, kemudian memasangkan pada kerangka yang sudah dibuat tadi. Pemasangan kawat usahakan dalam keadaan datar, agar kuat ketika menampung biji kopi untuk dijemur nantinya. Agar kuat buat terlebih dahulu rangka kawat untuk menyangga kawat jaring di atasnya.

  • Pemasangan Bingkai Kawat, Plastik dan Terpal

-Dengan menggunakan kayu yang agak pipih, untuk memasang batasan drying beds, agar biji kopi tidak jatuh dari atas drying beds. Batasan ini dibuat mengelilingi tepi kerangka dari drying beds.
-Pada tahap selanjutnya, drying beds sudah selesai dan bisa digunakan, namun gunakan plastik berpori agar sirkulasi udara untuk menjadi alas ketika menjemur biji kopi. Jika dalam kondisi hujan, bisa menggunakan terpal untuk melindungi biji kopi. Disinilah fungsi kayu yang melengkung tadi, untuk memudahkan memasang terpal khusus, seperti melindungan dari hujan, atau menaikan suhu untuk menjemur biji kopi.

src: timwendelboe.no, exposure.ph img: venezianocoffee.com.au

1,510 total views, 2 views today

No Comments Yet

Leave a Reply

Your email address will not be published.